
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"ini untuk mu,kau pasti belum makan kan?"Nisa mengulur kan bekal yang ia masak sendiri,di rumah sang ayah.
"Terima kasih nona Kim"sekertaris Al menerima nya dengan senang Hati.
"Astaga,uncle al.paman itu sangat tampan,kau akan kalah dengan nya!."celoteh karra,mendekat ke arah Mark dengan langkah mungil nya.
"Uncle?hello!"
Mark menunduk, tersenyum ramah pada baby karra yang melambai kan tangan pada nya.
"Hallo princess."Mark menggendong tubuh gembul baby karra.
Berada dalam gendongan laki-laki yang tidak kalah tampan dari pria idaman nya, sekertaris al.sontak saja karra langsung memekik bahagia.
"Aku!!uncle benar-benar tampan!"ujar baby karra dengan sangat polos,mata nya mengerjap lucu.
Jadi pengen punya anak kan.mark menggeleng pelan,masih menggendong baby karra.
__ADS_1
"Kau juga sangat cantik."Mark mengusap kepala karra.
"Benar kah?jika karra cantik,apa uncle mau menikah dengan karra saat dewasa nanti?,karra pasti tumbuh menjadi gadis cantik?."dengan polos Nya baby karra melamar William,di hadapan Nisa yang berstatus sebagai istri sah nya.
"Ahhaa,maaf princess.uncle sudah punya istri yang cantik."tolak Mark.
"Ish!karra kan cantik,uncle Al nggak mau.bilang karra masih kecil,uncle juga nggak mau.huwa...papa!"mendadak karra menangis, karena lamaran nya kembali di tolak.
Kevin gelagapan bukan main,dengan cepat dia mendekat,mengambil alih tubuh sang putri.
"Anak anda sangat menggemas kan tuan julliano,masih kecil tapi sudah bersikap genit,entah berapa laki-laki yang sudah dia goda?"Mark mencair kan suasana.
"Anda adalah laki-laki kedua setelah Al."jawab Kevin sopan.
"Iya-iya sini sama uncle"Mark menggendong baby karra,berjalan mendekat ke arah Nisa.
Cup.
"Jangan melamun honey."Mark mengecup dahi Nisa,mengelus nya pelan.
Diam,Nisa menoleh sejenak.sedari tadi,dia sibuk melamun bagaimana hari-hari nya bersama sekertaris Wahyu di kantor ini.perjuangan nya, mendapat kan hati sekertaris killer dengan tingkat kesetiaan pada tuan muda di atas rata-rata.
__ADS_1
Sesuatu yang sulit di lupa kan.
"Nisa?!ini kau kan?"Rendy yang baru datang memekik,hendak memeluk tubuh Nisa, tapi Mark lebih dulu menahan nya.
"Dia suami mu?"tanya Rendy.
"Iya,dia suami Nisa yang ku ceritakan waktu itu en"Amerra menjawab.
"Terima kasih,terima kasih karena menjaga nya dengan baik, mendampingi nya selama dia terpuruk,terima kasih."ujar mark, berterima kasih pada Rendy.
Mata Rendy berkaca-kaca, secepat kilat dia memeluk Mark, menjadi kan karra sebagai penghalang.
"Jaga dia,jaga dia untuk ku.dia lemah,bahkan sangat lemah, jaga sahabat kecil ku itu,dunia terlalu kejam pada nya."Rendy menepuk punggung Mark, menghapus air mata yang terus mengalir.
"Uncle en!karra Ndak suka!uncle en,uncle Al,sama uncle tampan kok suka sama aunty ini sih?!karra kan juga cantik?!."karra menatap Nisa sengit,dengan pipi gembul nya yang mengembang.
"Karra tidak boleh seperti itu!"Amerra melarang.
"Uluh-uluh uncle lebih suka aunty Nisa lah,kan aunty Nisa lebih cantik bukan begitu Al?"Rendy bergelayut manja di lengan Nisa,sembari menggoda karra.
"Tentu tuan!"jawab sekertaris Al apa ada nya.
__ADS_1
"Huwaaa!"tangis karra semakin mengencang,dia membenam kan wajah nya di leher Mark.
"Cup,cup"Mark menepuk pelan punggung karra.