
Follow Ig author:Nis3263.
Happy reading.
"kurang apa pengorbanan ku untuk kalian, terkhusus kau Amerra"Nisa menatap nyalang penuh rasa kecewa,ke arah Ameera.
"Kau tau,aku sudah banyak berkorban untuk mu,untuk persahabatan yg kita jalin bersama,saat kau menuduh ku tidur dengan Rendy pun aku tetap memaafkan mu,aku selalu mementingkan diri mu diatas segala-galanya ame! bahkan di atas penyakit yg semakin menyiksa ku"
Nisa terpundur kebelakang saat dadanya kembali terasa nyeri,tampak nya pasokan oksigen ke paru-paru nya mulai menipis.
"Nisa"Ameera mendekat, hendak menyentuh tubuh sang sahabat,sebelum di tepis kasar oleh Nisa.
"Jangan pernah menyentuh ku!anggap saja kita tidak saling kenal"Nisa berjongkok,dada nya kian sesak, nafas nya mulai putus-putus bahkan memendek.
Hanya menunggu seorang bodyguard untuk membawa kan kantung pernafasan,tapi rasa nya Nisa sudah tak tahan.
"Jangan memandang ku dengan pandangan iba!aku terlalu baik-baik saja untuk di kasihani"Nisa berdiri sembari memegangi dada nya yg terasa sesak,lalu mulai berjalan menjauh.
Air mata nya kembali menetes, ketika kenangan sebuah kejadian mengingat kan nya pada sosok sekertaris Wahyu.
Satu bulan yg lalu.....
__ADS_1
Nisa tengah duduk di atas bangku taman,dengan pensil untuk mendesain milik nya sendiri,kaca mata bertengger indah di mata tajam milik gadis itu.
"Nona"Nisa menoleh ketika sebuah suara memanggil nya,tapi tak urung dia kembali melanjut kan perkerjaan yg tertunda.
Walau pun mengambil cuti Nisa tetap tak bisa lepas dari belenggu perkerjaan dan tanggung jawab nya,dia terlalu sibuk sendiri.
"Ada apa sekertaris Wahyu?"Nisa membuka suara nya ketika sekertaris Wahyu belum membuka suara.
"Tidak!udara nya sangat sejuk ya nona"Nisa menganggukkan kepalanya pelan,udara di sini memang sangat sejuk,di tambah jika di sebelah nya terdapat seorang laki-laki tampan.
"Hem,aku tetap tak ingin tinggal di sini,walaupun aku dilahirkan dan di besar kan disini"Nisa berujar pelan.
"Kenapa? karena suami anda?"tebak sekretaris Wahyu santai, perkataan nya sedikit menyiratkan kecemburuan.
"Saya akan membantu nona nanti"sekertaris Wahyu mendongak,di bawah pohon besar, mereka tengah mengobrol, sesuatu yg jarang terjadi, karena kesibukan masing-masing.
"Terima kasih, selain tampan anda juga seseorang yg bisa di andal kan"Nisa mengucapkan dengan sangat tulus.
"Setelah bayi nona Ameera dan tuan muda lahir, saya akan melamar anda secara resmi nona"
Nisa yg sibuk menggores kan pensil di atas kertas terhenti,apa kah laki-laki yg di cintai oleh nya tengah melamar nya,tapi apa-apan,ada ya orang yg melamar dengan nada sangat dingin.
__ADS_1
"Kau melamar ku tuan sekertaris?"Nisa memicing kan mata tak percaya,tapi anggukan yg di dapat dari sekretaris Wahyu berhasil membuat netra nya membulat.
"Saya mencintai mu dengan sangat tulus nona,bahkan semua hal mampu saya lakukan demi melindungi mu,mulai dari mengirim mu ke Korea,membantu mu untuk lepas dari kakak Aisyah,semua nya nona, setidak nya itu dapat membuktikan sebesar apa cinta saya?"
"Aku tahu, semua nya terlalu berat untuk di lewati seorang diri, terima kasih, terima kasih karena bersedia menggenggam tangan ku,melewati semua ujian ini"Nisa berkata tak kalah tulus.
Kembali ke masa kini.
"Maaf"Ameera bergumam lirih ketika punggung Nisa menjauh dia sadar bahwa dia selama ini egois,dan juga manja.
Semua yg dia inginkan selalu didapatkan,mungkin itu yg membentuk diri nya hingga kini,dia melupakan semua pengorbanan yg telah di berikan oleh sang sahabat.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Author balik lagi yah guys.
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote
Sarange 💗💗
I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah
__ADS_1
Kamsahamida 🙏🙏🙏