BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)

BABY CEO (Tragedi Cinta Satu Malam)
Aisya


__ADS_3

"semua adil dalam cinta dan perang"~siti Aisyah Khumaira AZ Zahra.


•••~happy reading~•••


"sekertaris Wahyu"Wahyu menoleh,sedari tadi ia sibuk melamun memikir kan keadaan gadis yg jauh di sana.


"Hem"singkat,Aisyah sekuat mungkin menahan emosi nya,semenjak Nisa kembali waktu itu sikap sekertaris Wahyu kembali seperti dulu pada nya,dingin dan datar.


"Saya di pinta mengantar kan berkas ini tuan"sekertaris Wahyu hanya mengambil nya dengan tatapan datar nya,ia tahu sikap nya menyakiti Aisyah namun,ia harus tegas pada gadis ini agar tak terlalu berharap.


"Sekertaris Wahyu kalian dari Korea kah?apa kabar Nisa aku sangat merindukan nya"ingin rasa nya Aisyah tergelak mendengar perkataan nya sendiri,ia benci harus terlihat baik-baik saja.


"Dia baik,saya permisi nona"tanpa memperduli kan tatapan amarah Aisyah, sekertaris Wahyu melangkah menuju ke dalam ruangan nya, meninggal kan Aisyah yg benar-benar emosi.


"Nisa dan Nisa, bahkan setelah kepergian nya dia selalu merebut segala nya dari ku"gumam Aisyah kesal,netra nya memerah tak lama air mata jatuh turun membasahi pipi nya.


Prinsip hidup nya SEMUA ADIL DALAM CINTA DAN PERANG, prinsip yg selalu ada di hidup nya.


Berbagai cara sudah ia lakukan,mulai dari menolong Irfan Lukman hingga menghasut nya menjauh dengan ancaman ia bunuh diri jika Irfan tetap menikah dengan Nisa, merebut perhatian sekertaris Wahyu, hingga yg paling parah adalah membantu kakak ipar nya memaksa Nisa menjadi istri kedua dari sang Abang, berharap hidup sang sahabat menderita namun terbalik.


Terbalik ya,Aisyah tak mendapat kan Irfan atau sekertaris Wahyu, tapi setidak nya melihat Nisa menderita begitu menjadi istri kedua,tapi apa takdir terlalu baik untuk nya.fakta nya sang Abang Yusuf amat mencintai Nisa,lagi dan lagi gadis itu mendapat kan cinta,selain cinta ia juga sudah mendapat kan puncak kejayaan nya sebagai desainer terkenal di Korea, sementara ia? sekertaris Wahyu yg ia incar dan sudah lumayan dekat tapi kembali nya Nisa mengacau kan segala nya.


"Aku benar-benar membenci mu nis"aura kebencian amat terlihat dari netra Aisyah,sudah mendarah daging itu pantas untuk dendam Aisya.


Dengan langkah Cepat Aisyah masuk ke dalam lift,ia tak sadar sedari tadi sekertaris Wahyu mendengar semua nya, terutama kata kata benci itu.


Terkadang sekertaris Wahyu tak habis Fikir kenapa Aisyah sebenci itu pada Nisa,si gadis penyabar yg selalu menerima segala cobaan dan ujian,tak pernah marah dan selalu tersenyum,pantas saja sang nona muda hingga kini belum bisa sepenuh nya memaaf kan Aisyah.


Amerra benar, dia benar karena memihak Nisa walau pun tetap terlihat akur dengan Aisyah,bagi nya di sini Nisa yg korban bukan Aisyah yg berlagak seperti korban.


Di sisi lain.


Setelah menyelesai kan semua pekerjaan rumah,amerra memutus kan untuk mengantar kan makan siang sang ayah ke ruko, sama seperti kebiasaan nya dulu sebelum menikah.


Tak lama amerra keluar dari dalam rumah,dia tampak cantik dengan kemeja Marron dan rok plisket impor Korea berwarna hitam selutut,rambut nya ia kuncir setengah.

__ADS_1


Tak lupa tangan nya membawa rantang, karena jarak dari rumah ke ruko tidak terlalu jauh,bumil cantik itu memutus kan untuk berjalan.


"Eh neng ame,wah lama tidak kelihatan nih! bagaimana sudah isi belum"beberapa ibu-ibu yg di lewati oleh amerra, sempat-sempat nya menggoda ibu hamil cantik yg lewat di hadapan mereka.


Kebetulan amerra adalah sosok yg pandai bergaul,tak jarang ia ikut bergosip bersama ibu ibu di komplek, karena itu banyak yg mengenal nya.


Begitu mendengar amerra akan menikah,mereka semua terkejut karena setahu mereka pacar amerra sedang berkuliah di luar negeri.


"Alhamdulillah Bu sudah"dengan malu malu amerra menjawab,wajah nya memancar kan kebahagiaan tersendiri.


"Wih!anak muda memang cepet yah neng"amerra semakin malu mendengar godaan dari para ibu ibu.


"Ya sudah Bu,ame pamit dulu ya, assalamualaikum"


Tak lama ia telah sampai di ruko, setelah masuk dan menemui ayah nya amerra duduk tampak nya sang ayah ingin membicara kan hal serius.


"Ame,ayah lihat Kevin mencintai mu"amerra mengangguk membenar kan"lalu kau? hubungan kalian semakin dekat nak,buka lah hati nu untuk Kevin,ayah tau dia laki laki yg bertanggung jawab tidak seperti Rendy yg pergi tanpa kabar"tuan Adi memberi kan wajengan panjang pada sang anak,bukan beliau tak tahu bahwa sang anak masih memendam rasa pada cinta pertama nya.


"Ayah, ame sedang berusaha"amerra memaling kan wajah nya menghindari tatapan dari sang ayah.


"Nak,Rendy sudah memiliki pasangan sendiri,kau juga harus bisa bahagia"tuan Adi menarik nafas pelan"kau bisa bahagia sayang,walau pun bukan dengan orang yg sama"tangan keriput itu terangkat,membelai halus dan lembut rambut sang anak.


"Ayah sangat mendukung nya nak, berbahagia lah dengan Kevin tanpa bayang-bayang masa lalu mu"amerra mengangguk Cepat,belum sempat menjawab tiba tiba getar handphone terdengar tertera id pemanggil.


Mas Kevin💗


(Cieee cieee si ame pakai emoji love hihihi)


Melihat sang suami menelfon dengan sumringah amerra menarik tombol hijau.


📞📞📞


"Halo assalamualaikum mas"~amerra.


"Wa'alaikumsallam sayang, katakan pada mas kau sedang apa Hem?"~kevin.

__ADS_1


"Lagi menemani ayah makan siang,mas tidak bertemu dengan nona seksi kan?"~amerra.


"Em,,tidak sayang,lagi pula untuk apa dia menemui mas"~kevin.


"Benar kan ular keket itu tak menemui mas,awas jika Ra dengar mas bertemu dengan nya,Ra patah kan leher mas"~amerra.


"Tidak sayang,mas mana berani"~kevin.


"Oh bagus lah"~amerra.


"Sayang,nanti mas pulang mau titip apa Hm?"~kevin.


"Emm,apel hijau"~amerra.


"Oh baiklah,jangan lupa makan, istirahat yg teratur dan yg pasti selalu bahagia.baik lah mas tutup dulu yah sayang"~kevin.


"Assalamualaikum mas"~amerra.


"Wa'alaikumsallam"~kevin.


Amerra mengukir senyum bahagia, begitu pun dengan Kevin.


Di ruangan nya,ia tak berhenti tersenyum mengingat hubungan nya dengan sang istri semakin kemari semakin membaik.


Ah memikir kan Ra saja membuat nya tersenyum,apalagi melihat wajah ayu nan kalem milik amerra Kevin tak yakin ia bisa berhenti tersenyum.


"Aku mencintai mu Ra sayang"Kevin menatap bingkai di pojok meja kerja nya, terdapat foto nya bersama amerra ketika pemotretan meternity sewaktu di Korea Selatan.


# assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


Author balik lagi, terpecah kan sudah misteri ada apa kah dengan Aisyah? kenapa dia selalu ingin merebut sesuatu dari sang sahabat alias Nisa,ternyata ada dendam guys.


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote


Sarange 💗💗

__ADS_1


I love you all para readers kesayangan author bidadari ayah


Kamsahamida 🙏🙏🙏


__ADS_2