BENCI UNTUK MENCINTA

BENCI UNTUK MENCINTA
Akhir kisah.


__ADS_3

"Ini,,, ini tidak mungkin, kalian menikah saat aku pergi ke Singapura? Kamu jahat Bimo, kamu jahat!" Tangisan Viona kini menjadi senjata di hadapan semua orang, berperan seolah-olah dirinya wanita yang teraniyaya dan di hianati oleh Bimo saat ini.


Namun sayangnya video yang tadi Bimo putar di tempat itu membuat semua orang yang hadir di sana menjadi tidak respeck lagi pada Viona meski wanita itu kini berakting bak wanita tersakiti dengan hebatnya, karena semua jawaban sudah di ungkap oleh Viona sendiri dalam video rekaman cctv itu.


Kini semua mata tertuju pada sosok Anisa, wanita sederhana yang tadi di hubungi Bimo untuk datang ke hotelnya dan membawa serta buku nikah mereka, meski terkesan agak aneh, Anisa datang kesana melakukan apa yang di perintahkan oleh suaminya itu tanpa protes sedikit pun, bahkan dia sama sekaali tak tahu menahu kalau bakal ada acara jumpa pers yang di gelar oleh Viona di sana, terbukti dari dandanan Anisa yang tampak santai dengan celana jins robek andalan nya dan t-shirt bergambar mickey mouse kesukaannya, tanpa make up sama sekali, namun dibalik kesederhanaannya, pesona dan aura kecantikannya tetap bersinar siang itu.

__ADS_1


Karena bukankah kecantikan itu tak melulu berasal dari riasan wajah atau mereka pakaian yang di kenakannya, namun terkadang hati yang tulus juga akan memancarkan kecantikan tersendiri di mata orang lain.


Andai saja dia tau bakal ada banyak wartawan dan dirinya akan me jadi sorotan seperti ini, mungkin dia akan memakai pakaian yang sedikit agak resmi, bukan apa-apa, dia hanya takut jika penampilan perdananya di depan publik sebagai istri dari Bimo Mahesa pemilik hotel berbintang yang terkenal itu menjadi bahan gunjingan orang banyak dan akan mempengaruhi citra Bimo sebagai pengusaha hanteng, mapan dan perlente namun beristrikan dirinya yang tampilannya sederhana dan apa adanya.


"Angkat wajah mu, jangan menunduk seperti itu, tunjukkan kecantikan mu pada dunia, biar semua orang tau secantik apa wanita yang menjadi istri ku ini." Bisik Bimo seraya mengangkat dagu istrinya dengan lembut agar tak menyembunyikan dirinya lagi, Bimo tau kalau saat ini Anisa sedang merasa tak percaya diri, untuk itu dia ada di sisinya dan memberi semangat juga pujian pada istri kecilnya itu.

__ADS_1


Dari Anisa dirinya banyak belajar tentang berbagai hal, keikhlasan, ketulusan, dan kesetiaan membuat Bimo merasa menjadi sangat beruntung memiki Anisa yang Tuhan kirimkan padanya lewat jalan yang tak di sangka-sangka.


Cara Tuhan yang unik dalaam mempertemukan mereka membuat cerita hidup mereka menjadi lebih indah dan berwarna, semua itu juga menjadikan Bimo mengerti bahwa tak selamanya apa yang di inginkannya itu yang terbaik untuknya, seperti halnya dirinya yang sangat terobsesi dan keukeuh ingin menikah dan mendapatkan Viona sang artis yang di matanya selalu terlihat sempurna itu, ternyata tak se- sempurna kenyataannya.


Namun terbaik menurut Tuhan, meskipun kadang di awal akan sulit untuk meenerima, ternyata itulah terbaik untuk kita pilihan Tuhan, seperti halnya Anisa yang tiba-tiba saja hadir tanpa sengaja dalam kehidupannya, atas sekenario dari Tuhan mereka di takdirkan untuk menikah meski tanpa cinta, namun ternyata tanpa di sadari cinta sejati dan cinta sebenarnya ada di hati mereka namun belum tergali, seiring waktu berjalan mereka dapat menemukan kebahagiaannya dalam hubungan pernikahan yang tadinya hanya sebuah sandiwara demi untuk menyenangkan sang kakek, justru kini malah menjadi sumber kebahagiaan untuk semua orang, terlebih untuk mereka berdua.

__ADS_1


Apa pun itu jalannya, percayalah Tuhan tak pernah salah dalam membimbing dan menuntun umatnya dalam menjalani kehidupan, karena Tuhan menjanjikan kebahagiaan di dalamnya.


Terimaksih sudah mengikuti cerita ini sampai akhir, terimakasih atas dukungannya, semoga para readers semua selalu dalam keadaan sehat dan lindungan Tuhan, semoga anda semua bahagia selalu, jangan lupa mampir di cerita othor yang lainnya, sampai jumpa 🙏❤❤❤


__ADS_2