Berdamai Dengan Hati!!

Berdamai Dengan Hati!!
part 31 maaf kan aku!!


__ADS_3

rey makin gencar mendekati hana lagi, sering dia pura pura mengajak nya berkenalan seakan akan mereka baru bertemu kembali


dodi pun sering memancing mancing hana, tapi tetap saja hati hana masih tertutup


" na mantan yang masih lo inget siapa" saat ini dodi tengah menemani hana yang sedang di sibuk kan persiapan nya masuk kuliah


" mantan gua cuma atu doy, lo tau kan,, ?" hana mencibik tak suka dengan pertanyaan dari dodi


" brarti lo masih inget dong ma bang rey"


" gua ga amnesia doy, ya inget lah, pa lagi, kelakuan nya " hana memutar bola mata nya jengah ," lo ga gawe doy" tanya hana


" lo ngusir gua" hana hanya tersenyum


" bentar lagi masih istirahat , kenapa?"


" gua mo ke rumah linda sekarang, tadi pagi dia pulang" hana mulai merapikan buku buku nya


" ok bareng," dodi pun beranjak dari duduk nya


karna motor dodi rusak mereka pun berjalan kaki, setiba nya di depan rumah linda , rey pun tampak keluar dari rumah nya, tak menyia nyiakan kesempatan ini rey pun menghampiri hana yang tengah membuka gerbang pintu linda


" hai aku rey" rey menyodor kan tangan nya layak nya orang yang ingin berkenalan, dia pun memberikan isyarat dodi agar meninggal kan mereka


hana menatap rey dengan tatapan dingin, dia pun tak menerima uluran tangan rey begitu saja


" kamu bilang kita orang asing, maka nya aku pengen kenalan lagi sama kamu" rey masih menyodor kan tangan nya


" sampai kita kenal dekat lagi" rey memasang tampang percaya diri nya


" dasar ga tau malu" gumam hana dalam hati nya, mereka masih saling bertatapan ,


" hai kenapa lo ga masuk " linda mengejut kan mereka, " hai kak" sapa linda


" aku lagi ngajak temen kamu kenalan" sekali lagi rey menyodor kan lengan nya


" na , kak rey mo jabat tangan" linda menyikut nya


dengan hembusan nafas yang berat, mimik muka hana pun tak berubah, sangat dingin, akhirnya dia menerima uluran tangan rey , dan bergegas memasuki rumah linda


rey pun tersenyum bangga, " kaka berangkat dulu ya lin" linda pun mengangguk


linda dan hana tengah mengobrol ,


dert dert


ponsel linda berbunyi, di lihat nya pesan yang masuk , " nak kata kak rey salam sama lo"


" please lin jangan rusak mood gua hari ini" hana mengacak rambut nya frustasi


" ok ok beb kita lanjut lagi"


******


" na tolong kasih kue ini ke sebelah" pinta ibu rika,


" ok mah" hana mengambil bungkusan itu


hana mengantar kan kue ke rumah nathan, ternyata ibu nathan sedang keluar


" wah makasih na, ini buat kaka" nathan menerima bungkusan nya


" ini dari mamah buat tante," hana tak ingin berlama lama mengingat nathan yang belum menyerah " aku pulang dulu kak"


nathan menarik lengan hana dan membawa nya ke ruang tamu, mau tak mau hana ikut duduk dengan nathan


" kak aku mo pulang"


nathan malah berlutut di depan hana


" please na, "


" ga bisa kak" hana tau maksud dari nathan


" kenapa "


" kaka tau alesan nya, aku gak mau jadian sama tetangga lagi" hana berucap jujur


'" ini ga adil, " nathan malah memajukan wajah nya berniat mencium hana

__ADS_1


seketika itu pun hana mendorong nya keras


" aku ga suka di giniin," hana beranjak pergi,


" hana maafin kaka" nathan berteriak , tanpa di hirau kan hana


*******"


" lin kita keluar malem ini" ajak hana , kali ini linda yang sedang berada di rumah nya


" kenapa lo "


" hari gua buruk,, pengen refresh otak gua" linda pun tertawa mendengar ucapan hana


" ok , gua ajak maya, trus masa kita bonceng bertiga, kaya cabe cabean dong" linda begidik lucu


" tenang aja gua ngajak odoy,"


*****


" bang gua izin pulang duluan boleh" dodi meminta izin rey ,


" kemana lo"


" gua mo jalan sama hana , linda & maya" dodi sangat berhati hati pasal nya rey selalu murka jika tentang hana


" yakin lo ga ada perasaan apa apa ke hana dod," dodi mencoba mencari tau


" ga ada bang"


" sedikit pun"


" beneran bang"


" ok lo boleh pulang sekarang dengan satu syarat" rey mengajukan satu syarat dan dodi pun menyetujui nya


******


mereka berempat bersiap menuju kafe yang tunjuk dodi, suasana yang sangat tenang berhiaskan lampu lampu yang menerangi malam,


" keren juga dod tempat nya, " ucap maya


" ni kafe suasana nya romantis gini, jangan bilang lo mo nembak hana ya" linda berkata asal, hana dan dodi pun berbarengan bereaksi seperti ingin muntah


" gila lo " hana menoyor linda


di tengah obrolan mereka yang melantur entah kemana, terdengar sayup sayup sebuah lagu lawas dari rio febrian yang berjudul maaf kan


kasih sudah ku akui


semua salah ku padamu


beri aku kesempatan


untuk buktikan cinta setia pada mu lagi


hana menganga menutup mulut nya tak percaya melihat seseorang yang meng cover lagu itu


oh maaf maaf kan diriku


yang telah membuat hati mu terluka


hanya kau cintaku


ku tak pernah pikir tuk pergi dari mu


walau hanya sekejap saja


hana langsung membelalakan mata nya,


" kerjaan kalian ini" hana meninggikan suara nya, linda dan maya pun menggeleng kan kepalanya


jangan pernah kau berfikir


untuk tinggal kan diriku


beri aku kesempatan


untuk buktikan cinta setia pada mu lagi

__ADS_1


" odoy pasti lo kan, maksud lo apa, udah jadi sekutu lo ma dia" hana tak bisa menahan amarah nya,


kan ku peluk diri mu


tak kan ku lepas lagi


untuk buktikan cinta ku


kan ku hapus luka mu


akhiri semua ini


hanya untuk mu


hooo


" dengerin dulu penjelasan gua na, bang rey masih sayang banget sama lo" dodi menahan lengan hana yang ingin beranjak pergi


hooo janji ku


janji ku pada mu


tuk mencintai mu


sekali dalam hidup ku


kasih ku drngar kan


hanya engkau yang bisa


temani hidup ini


sampai akhir usia kitaa


" lo tau doy , gua udah pernah ngedenger kata kata yang lebih manis dari lagu ini" hana menahan amarah nya


" bukti nya apa di ninggalin gua, gua fikir lo sahabat gua, yang bisa ngertiin gua , tapi ,, gua kecewa sama lo" hana beranjak pergi


rey yang di atas panggung menyadari bahwa hana tetap berkeras hati


" hanaa , aku tau salah ,, sekali lagi kasih aku kesempatan'" rey mengutarakan isi hati nya


tak perduli dengan sekitar yang sedang memperhati kan nya


hana menghentikan langkah nya, tak di pungkiri hati nya masih bergetar, apa lagi melihat usaha rey yang terus menerus meminta ampunan nya, seperti saat ini hati nya tentu saja tersentuh, bukan hal yang mudah mengakui kesalahan nya di muka umum seperti ini,


" aku tau aku salah tapi please , aku cuma pengen maaf dari kamu" rey menerus kan ucapan nya


" jangan,,, pernah,,, ganggu ,, hidup gua lagi" dengan suara lantang yang bergetar hana pun akhir nya bersuara, dia pun bergegas meninggal kan mereka


entah bagai mana perasaan rey saat ini, mungkin inilah perasaan hana yang dulu di rasakan nya saat rey meninggal kan nya


" ternyata dulu kamu sesakit ini, mungkin lebih sakit dari apa yang ku rasakan saat ini, maaf hana , mungkin aku memang pantas mendapat kan nya" gumam rey dalam hati nya


dua sahabat nya itu pun mengikuti hana, mereka memang tak tau apa apa, ini murni rencana rey dan dodi


" na tunggu , kita beneran gak tau" linda menjelas kan, hana pun mengangguk


dia percaya , karna melihat ekspresi mereka yang sama terkejut nya saat rey mulai bernyanyi


" ia gua tau , kalian kesana aja lagi, gua mau ke toilet dulu" hana ingin menyegar kan diri sejenak


saat linda dan maya kembali ke meja mereka


terlihat rey sudah ada di sana


" kak rey nekat banget sih, udah tau hana masih belum maafin kaka," linda mengingat kan rey


" aku cuma mau minta maaf, bingung harus kaya gimana, kalian tau kan dia udah nge block kontak kaka, di dunia nyata pun susah banget di ajak ngomong nya, " rey pun tertunduk


" belom waktu nya kak, biar waktu yang menjawab dan memyembuh kan luka hana" maya pun menimpali nya


" nasib gua gimana, hana marah sama gua," dodi menggaruk tengkuk nya yang tak gatal itu


" itu derita loo'' maya dan linda mengatakan nya berbarengan


*****


semoga semua readers sehat sehat semua nya ya, di jauh kan dari virus yang sedang merebak ini,, aamiin☺️

__ADS_1


__ADS_2