Berdamai Dengan Hati!!

Berdamai Dengan Hati!!
Part 08 PeDeKaTe


__ADS_3

Hana masih bingung , pesan yang datang dia kira dari Maya, dia terus saja merutuki dirinya , kalau di jelas kan bisa besar kepala Rey fikir Hana, Dia memutus kan biar saja kalau dia mau mungkin dia akan mengirimi pesan nya lagi, tapi kalau pun Rey menyerah mendekati nya itu tak masalah untuk nya karna memang Hana belum siap menjalin hubungan.


*R**ey*


Apakah Hana seserius ini? apakah dia benar benar menganggap candaan dari nya sangat melukai nya, harus kah dia menyerah di awal atau terus berusaha mendapat kan gadis nya itu, tapi hati nya ternyata sudah yakin, kali ini dia tak akan menyerah


" Mungkin saat ini Hana hanya lelah, gua biarin aja dulu lah, mungkin besok dia berubah fikiran", Fikir Rey


*E**sok hari*


Hari ini sangat sibuk, panitia mempersiap kan acara, ada games untuk anak anak, ibu ibu maupun bapak bapak, untuk acara makan bersama keinginan warga di lakukan jangan terlalu malam , di karnakan banyak anak anak,


untuk belanja bahan bahan makanan untung saja ada warga yang menjadi donatur karena memang punya lapak sayuran di pasar .


Dion sibuk membagi kan tugas, ada yang menyiap kan sound, menyiap kan games & peralatan masak, dan sebagian membungkus kado untuk hadiah hiburan, untuk bahan makanan ibu ibu komplek yang menyiap kan, sedangkan Hana & Rey mereka mendapati tugas yang hanya benar benar berdua , seksi repot itu julukan mereka, mereka mengurusi semua kekurangan di acara ini


" H & R, bungkus kado kurang! " Teriak seseorang


Awal nya Hana merasa keberatan, tapi mereka berdalih agar lebih singkat


" Siap!!" Sahut Rey


" Ayo Na kita ke pasar lagi" Ajak Rey


Entah sudah yang keberapa kali mereka pergi ke pasar, tapi yang di heran kan Rey, Hana sama sekali seperti tidak bermasalah, seperti tidak terjadi apa apa, Hana dan rey berkomunikasi dengan lancar


" Kenapa sih mereka tuh nggak di cek dulu apa aja yang kurang, baru juga nyampe adaa aja yang kurang" Hana terus saja ngedumel, bukan karna malas, karna cuaca nya memang sedang panas - panas nya


" Ya memang udah tugas kita kan Na, namanya juga seksi repot" Jawab Rey


Ingin rasa nya Rey bertanya tentang semalam, karna dari tadi belum ada kesempatan , mereka terlalu sibuk tentang hari ini


" Na"


" Kak"


Tiba tiba mereka bicara secara bersamaan


*D*eg deg


Jantung Rey berdegup kencang lagi, apakah Hana akan memaafkan nya, fikir Rey


" Ya sudah kamu duluan aja na ngomong nya" Ucap Rey


"Kakak aja deh" Pinta Hana


" Udah kamu duluan aja" Rey pun mempersilah kan Hana untuk melanjut kan bicara nya


" Hana,,, Hana,, mm Hana aus Kak, berenti dulu yuk bentar di tukang kelapa" Pinta Hana dengan polos nya.


*B*rukk


Rasa nya jantung Rey seperti akan copot, dia fikir Hana akan berbicara apa


" Ya ampun Kakak lupa, kamu sudah haus banget ya" Sesal Rey


Hana hanya menimpali dengan cengengesan


dan mereka pun memarkirkan motor nya di kios es kelapa


" Bang es nya dua ya " Pinta Rey kepada abang tukang es


"Ia jang" Jawab abang tukang Es nya

__ADS_1


" Hana biar Kakak aja yang bayar sekalian" Saat Rey melihat Hana yang merogoh saku nya


"Enggak apa - apa kak, Hana bayar sendiri aja" Hana merasa sungkan


" Enggak usah na" Pinta Rey sekali lagi


" Nanti Hana di kirain sengaja minta di bayarin lagi" Jawab Hana polos


Rey pun terkekeh "Enggak apa - apa Hana, Kaka ga punya fikiran nyampe kesitu kok" Jelas Rey


" Takut nya" Hana pun tersenyum "Makasih kak" Ucap Hana saat menerima es kelapa yang Rey sodor kan, tak butuh Waktu Lama untuk Hana menandas kan minuman nya itu karena dia memang sangat kehausan "Kak kita buruan balik lagi yuk, Hana takut mereka nunggu lama, bisa bisa habis di bully nanti kita" Hana merasa takut diri nya menjadi bahan perbincangan lagi.


" Ok siap " Rey pun menyetujui nya


Dan benar saja dugaan Hana saat mereka sampai, tatapan teman - teman nya seperti menghakimi mereka, Walau pun sebenar nya tak besrsungguh sungguh.


" H & R,,,, kita tuh lagi kerja bakti , kalian malah ngilang" Ucap Dion


"Kak Dion , kita tuh tadi cuma mampir di tukang es kelapa doang, minum nya pelan pelan , ga bisa kaya anaconda nelen orang langsung hap! kak Dion mau nyobain bolak balik di motor pas lagi panas - panas nya gini" Ucap Hana yang sedikit kesal


Dion pun terbahak bahak mendengar jawaban dari Hana


" Enggak deh, makasih" Ucap Dion sambil menarik hidung mancung Hana


Rey pun menyikut perut Dion " Berani Lo ya"


" Lo siapa? pacar bukan, abang bukan, oh ia gua inget, lo tu tetangga nya!" Dion pun berlalu sambil terbahak bahak,


" Anjiiirrr, Dion!! Lo itu ya"rey pun setengah berlari menyusul nya


"Yon, Hana tu kaya nya biasa aja gitu? gua jadi bingung tu anak ngambek apa kagak ya" Rey bermaksud meminta pendapat Dion


" Entar aja curhat nya bucin, kerjaan numpuk nih" Jawab Dion sembari berlalu santai


"Elo malah ngatain gua bucin " Rey mendengus kesal


" Kak Rey yang lain juga pengen es kelapa" Kata Hana


" Siapa?" Rey mengernyit kan dahi nya


" Tuuh " Hana menunjuk ke arah teman nya yang sedang asik mebungkus hadiah, dan mereka pun melambai kan tangan


" Jirr bangkrut gua!!" gumam Rey dalam hati


Acara hari ini pun sukses, walaupun terbilang dadakan , terlihat jelas kekompokan warga, kebersamaan yang indah, dengan keanekaragaman suku mereka sangat harmonis, hadiah pun di bungkus sangat epik, walau bukan hadiah mahal, hanya lah perabotan rumah tangga, dan ATK untuk anak anak tapi acara ini sungguh meriah.


" Alhamdulillah terima kasih untuk kekompakan ini, acara yang terbilang sangat dadakan ini telah berjalan sangat lancar, untuk hadiah walaupun tak seberapa yang penting bikin heboh ya ibu ibu,!" Dion memberikan sambutan nya


" Dan untuk penutup rangkaian hari ini saat nya kita makan besar!!" Ajak Dion kepada semua Waga


Telah tersedia nasi liwet yang telah tersusun sangat panjang, warga tumpah ruah di bagi tiga kelompok anak anak, sebelah kiri ibu - ibu dan kanan para bapak, dan panitia tentu saja terakhir , mereka sibuk mengabadikan momen ini, acara telah usai padahal baru jam sebelas , karna memang permintaan warga,


"Mah Hana pulang nya belakangan ya , beres beres dulu, trus makan bareng sama panitia dulu Mah" Hana menghampiri ayah dan ibu nya.


" Ia sayang , kamu bawa kunci ya , takut Mamah sama Papah udah tidur, tapi jangan terlalu larut ya, pulang nya harus ada yang nganter" Pinta ibu Rika


" Siap mah!" Hana mengangkat tangan nya memberi hormat


" Na ayo makan" Ajak Linda


" Wah udah siap aja nih" Hana melihat hidangan yang tersedia


" Udah laper banget gua" Kata Maya

__ADS_1


Karena berhadap- hadapan Hana pun kebetulan berhadapan dengan Rey


Saat mereka sudah siap memulai makan


" Ini sebelah sini ga usah pake Sambal " Kata Rey


" Iih , pake aja kalo Kakak gak mau buat Hana aja" Pinta Hana


" kamu suka sambal?" Tanya Rey


" Idiih dia mah bukan suka tapi doyan" Kata Maya


" Biarin suka - suka gua dong , orang enak" Kata Hana


"Jangan kebanyakan makan sambel nanti mules Lho" Kata Linda


" Tinggal ke WC, beres deh" Jawab Hana santai


Rey pun terkekeh melihat gadis di depan nya itu dengan mulut penuh yang terus mengunyah, Hana terus saja berbicara


" Kak makan , jangan bengong aja, di ambil Hana lo jatah nya" Lili pun berkomentar


" Sssstt, lagi makan enggak boleh ngomong terus" Kata Hana, padahal dia juga sibuk mengoceh


" Tapi kalo foto boleh dong" Ucap Tata


*C*ekrek cekrek


Entah berapa foto yang mereka ambil , dan Rey pun harus ikut ikutan, dengan tingkah remaja di depan nya itu


" Udahan aku mah" Hana pun bangun


" Na kamu udah? masih banyak Lho" Ucap Dion


" Aku kenyang kak enggak kuat, takut ngantuk" Jawab Hana


" Jangan pulang dulu ya kita kumpul kumpul dulu" Ajak Angga


"Ya ka tadi Hana udah izin sama Mamah" Kata Hana


Saat hana beranjak , Rey pun mengikuti nya


" Pepet teruss" Teriak Dion, Rey hanya menoleh & tersenyum,


Hana mencari tempat duduk yang nyaman, rasa nya dia lelah sekali hari ini


" Na kakak pengen nanya yang kemaren malem" Tanya Rey dia sudah duduk di samping Hana


" Hmm ituu" Hana menahan tawa nya


" Kamu marah?" Tanya Rey


" Enggak ko kak" Jawab Hana


" Terus chat yang semalem itu?" Rey pun di buat nya bingung


Hana pun tertawa " Aku kira itu Maya, soal nya dia ganggu mulu, semalam Hana gak lihat dulu langsung bales aja" Ucap Hana


Rey pun tersenyum "Ah aman dong gua" Gumam Rey


10 menit terasa hening,


" Na , Hana?" Tak ada jawaban, saat Rey menengok ke samping

__ADS_1


" Jiahh dia malah tidur!" Rey pun sejenak menatap Hana


" Ko kamu bisa tidur ya, sambil duduk mana masih rame lagi" Rey bicara sendiri karna lawan bicara nya entah berada di alam apa


__ADS_2