
" Mau makan dimana kita Na" Tanya Rey melihat kiri dan kanan, mencari tempat makan untuk mereka singgahi.
"Mmm terserah Kaka aja deh, Hana mau nelpon Mama dulu, takut nanti Mama khawatir" Sahut Hana merogoh saku nya dan dia pun panik saat dia tersadar tenyata ponsel nya tertinggal di kamar nya.
" Duh gimana nih, HP gue ko bisa ketinggalan yah, gimana ni ngabarin Mama nya," Hana sangat terlihat khawatir karna ini pertama kali ia pergi tanpa meminta izin, Hana bukan takut Mama nya marah, tapi dia takut Mama nya pasti akan mencemas kan nya
Rey yang melihat Hana secemas itu heran, dia bertanya tapi tak ada jawaban & Rey pun mendongak kan dagu Hana
" Kamu kenapa?" Tanya Rey
" Aah, kak Rey ngapain pegang pegang" Dengan nada terkejut, Hana memang masih polos, dia tak pernah sedekat ini dengan lelaku.
Rey pun tertawa , begitu lugu nya anak ni, yang membuat nya semakin menyukai & ingin rasanya mendekati Habna lebih jauh lagi
" Kamu dari tadi Kaka tanya diem aja Na, kenapa sih,mikirin apa kayak nya cemas bener nih? Tanya Rey lagi
" Hana belum kasih tau Mama kak, nanti takutnya mama nyariin," Hana menundukan wajah nya ia pu menjawab dengan lemas.
" Mama kamu galak??" tapi seingat Rey ibu Rika itu baik, kenapa harus marah fikir nya.
" Gak ko kak, Mama tu gak suka marah marah, tapi pasti dia khawatir, Hana gak pernah kemana mana ga izin dulu, Mama kan tau nya Hana pulang sehabis Magrib" Jawab Hana masih menundukan wajah nya
" Ya udah yuk makan dulu, nanti kita langsung pulang, " Rey pun menyunggingkan senyuman nya, dan Hana pun akhir nya membalas senyuman nya, mereka saling bertatapan, sungguh pemandangan yang indah,yang melihat mereka pasti menyangka bahwa mereka ini adalah sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta.
Rey pun melajukan kembali motor nya mereka belum memutus kan akan kemana mereka pergi, di tengah perjalanan mereka mengobrol tentang kehidupan sehari-hari mereka, tanpa di sadari ternyata sudah semakin jauh saja, mereka benar benar menikmati suasana kebersamaan ini.
"Kak, kita mau makan di mana,? kayak nya ini udah jauh banget dari rumah," Tanya Hana yang melihat sekitar , rupanya memang mereka sudah jauh dari komplek tempat tinggal mereka.
" Waduh, kita keasyikan ngobrol nih, jadi lupa berhenti, tapi udah tanggung, kita ke alun alun aja ya, balik lagi jauh, kalo ke sana kan paling bentar lagi nyampe gimana?" Seru Rey seraya mengangkat bahu & tangannya menandakan ia meyerah kan keputusan nya kepada Hana.
Sejenak Hana berfikir dulu, kapan lagi dalam hati nya, sebentar lagi liburan selesai Rey kembali kuliah, dan entah kapan dia pulang kembali, saat ini Hana hanya ingin menghabis kan waktu bersama Rey, akhir nya Hana pun setuju
"Aku ingin pulang tapi aku ingin tetap di sini, berdua menghabiskan waktu hanya dengan mu, aku ingin menatap mata dan indah senyum mu, aku tak tau rasa apa yang ada di hatiku yang jelas malam ini aku tak ingin berlalu begitu saja" Gumam Hana dalam hati nya
Hana pun tersenyum menandakan ia setuju dengan Rey & mereka pun melanjut kan perjalanannya kembali, sesampai nya di alun alun mereka duduk lesehan di taman yang sedang ramai di karenakan memang malam adalah malam Minggu
"Kamu malam Minggu ga ada yang nyariin nih, malah jalan sama Kaka" selidik Rey
Hana mengerut kan dahi dia tau apa maksud Rey " Hana masih kecil kak, kakak sendiri gak punya pacar? malam Minggu malah ngajak aku" Hana pun tak kalah menyelidik Rey.
__ADS_1
" Enggak kok, Kaka lagi jomblo sibuk kuliah dan ngamen Mulu nih, lagian ga ada yang mau ni sama Kaka," Canda Rey, memang dia sekarang ini lagi sendiri dia sibuk kuliah dan menyalurkan hobi nya di bidang seni sebenarnya penghasilan nya manggung di kafe tidak seberapa , tapi fikir nya dari pada nongkrong tak jelas lebih baik mengisi kegiatan dengan yang fositif dan menghasilkan uang.
"Kak, Hana mau mie cup aja makan nya, kita ga usah cari makan aja yah, ribet antri sama nunggu pesenan lama datang nya, mending makan mie aja lebih praktis" Hana melihat tempat makan yang penuh, bahkan bakso gerobak pun sangat mengantri.
" Yaah Hana masa makan mie cup , di rumah aja bisa, ga usah ke sini, masa Kaka cuma traktir mie doang" Ucap Rey yang merasa tak enak bila harus makan mie instan saja.
" Kakak bisa beliin Hana eskrim juga'" jawab Hana dengan polos nya, Rey hanya tersenyum mengangguk kan kepala nya
kalo cewek lain biasanya memilih makan di kafe gadis kecil ini hanya memilih makan mie cup sambil lesehan di rumput
rumah hana
" Pah, Hana ko belum pulang juga ya udah jam 9, padahal tadi Mama cuma nyuruh bantu bantu sebentar katanya Hana mau pulang habis magrib Pah" Mama Rika sangat khawatir bahkan dia mengingat anak bungsu nya itu belum sempat makan karena terburu buru.
" Mungkin Hana masih bantu Bu Rani mah, mama sudah telpon Bu rani?" Jawab pak Agus ayah Hana
" Sudah pak tapi ga di angkat, mama telpon Hana ternyata ponsel nya tertinggal di kamar'" Rika benar benar sangat cemas
T**ok tok tok
Pakk Agus langsung membuka pintu berharap itu adalah anak bungsu nya yang sedang di tunggu nya
" Terima kasih pak, Bu Rika ada? saya ada perlu" Jawab Bu Rani seraya memasuki ruangan tamu.
Bu Rika langsung menghampiri Bu Rani karna tak sabar untuk menanyakan tentang Hana.
" Eh Bu Rani silah kan duduk, ngomong ngomong Hana mana ya Bu?" Tanpa berbasa basi lagi ia bertanya, karena Rika memang sangat mencemaskan putri bungsu nya itu.
Bu Rani langsung mengerutkan dahi nya
" Bukan nya Hana sudah pulang bu dari tadi? malahan saya sempat berpesan ke Hana kalau saya akan ke rumah ibu setelah selesai acara, maksud nya saya mau menyelesaikan pembayaran & juga ada sedikit masakan untuk di Cicipi " Bu Rani menyerah kan 2 box kue nya
" Ya Allah bagaimana ini, kemana Hana, tidak biasanya dia pergi tanpa kabar begini" Mama Rika semakin panik mendengar penjelasan Bu Rani
" Coba telepon saja Bu" kata Bu Rani
" Hana ponsel nya ketinggalan Bu , saya akan telpon Linda & Maya mungkin Hana bersama mereka" Mama Rika mengambil ponsel Hana untuk menelpon mereka.
Tut Tut Tut
__ADS_1
" Hanaa! ah Lo sih ga ikut kita berdua aja nih , gak ada Lo kan ga seruu!" Linda langsung menjawab telpon nya tanpa tau kalau dia sebenarnya sedang berbicara dengan mama Rika.
" Linda ini Tante , mau nanya Hana sama kamu gak? tadi Hana nganterin kue dari sore belom pulang sampai sekarang, padahal kata Tante Rani Hana sudah pulang dari habis magrib" Rika menjadi semakin cemas
" Masa Tante, ini Linda cuma sama Maya, tadi di ajakin makan bakso katanya enggak mau, Linda sama Maya bantu cariin ya Tan" Linda & Maya bergegas pulang untuk mencari Hana karna mereka pun tak kalah cemas nya,
Hana & Rey
Saat Hana sedang menikmati eskrim nya, Rey terus saja menatap keluguan gadis ini, & tanpa mereka tau ternyata di rumah semua orang sedang mencari cari hana.
Dan tiba2 datang seorang pengamen menghampiri mereka.
"Misi kak numpang ngamen ya" saat pengamen itu baru saja hendak memainkan gitar nya, tiba - tiba Rey meminta izin dia ingin memainkan gitar nya sendiri
" Bang saya aja ya yang main gitar nya, Abang nanti yang nyanyi nya" Pinta Rey & di setujui oleh pengamen nya " Lagu Anji ya bang"
" Oh tuhan ku cinta diaaa
sayang dia ingin kan dia
utuh kan lah rasa cinta di hati kuu
untuk diaa,
Rey hanya memaikan penggalan lagu itu sedikit saja.
Entah mengapa rasanya Hana berbunga bunga, karna saat memainkan gitar nya tatapan Rey selalu tertuju pada nya,
setelah selesai memainkan gitar nya mereka seperti nya masih enggan untuk pulang
waktu yang berjalan pun rasanya begitu cepat dan seakan tak pernah cukup , tanpa mereka sadari kalau di rumah Hana, mereka sedang panik mencari nya yang belum kunjung datang juga.
" Ya ampun kak jam 10 lewat, udah malem banget ini, ayok Kak kita pulang sekarang duh pasti Mama udah khawatir banget ni Hana belum pulang," Hana pun langsung menarik narik tangan Rey seperti anak kecil yang ingin di beli kan mainan.
Rey pun terkekeh geli melihat nya, dalam hati ia berkata mungkin seperti ini kali ya kalau nanti mereka berpacaran.
" Enggak berasa banget ya kirain Kaka ini masih jam 8," Goda Rey "Ya udah ayok kita pulang Rey pun beranjak dari duduk nya.
Dan mereka pun segera bergegas pulang.
__ADS_1