Berdamai Dengan Hati!!

Berdamai Dengan Hati!!
Part 60 Tak Pernah Padam


__ADS_3

Perusahaan Hana telah membuka perumahan di daerah nya, tempat yang asri namun dekat dengan pusat kota, dan jalan tol menuju ibu kota, setelah 3 tahun lebih menunggu, akhirnya Hana mendapat mutasi ke daerah nya, karena dia adalah manager pemasaran.


Hana tengah bersiap di kamarnya, saat ketukan pintu terdengar "Kenapa mah?" Bu Rika menghampiri


"Keluar yuk, ada ibu Wati, katanya mau silaturahim sama kamu" Ajak bu Rika


"Tante Wati,,, mau apa?" Tanya Hana heran,


"Mamah juga gak tahu, katanya kangen, udah lama gak ketemu" Jelas Bu Rika


"Baiklah,,, ayo" Hana pun bergegas keluar


Greeep


Bu Wati langsung memeluk Hana, membuat Hana salah tingkah "Tante apa kabar" Hana melepaskan pelukannya dan mencium tangan bu Wati


"Baik,, kamu apa kabar sayang?" Bu Wati mengusap bahu Hana


"Aku baik juga Tan" Hana tetap ramah "Ayo tan duduk.


"Masuk Rey,,," Ucap Bu Rika


Hana pun menoleh ke arah pintu, ternyata Rey tengah mengobrol dengan pak Agus "Rey,,,?" Ucap Hana heran.


"Oh,, ia Hana, dia sekalian ikut, mau cari informasi tentang rumah,," Jelas ibu Wati


"Oh gitu,, " Setelah mengobrol ringan, Hana pun pamit "Maaf Tante, aku pamit dulu ya, harus berangkat kerja" Hana melirik Rey "Kamu bisa ke kantor, nanti aku jelasin lebih rinci type type rumah nya"


"Ok , makasih ya Hana" Ucap Rey, mereka berbicara seperti tak pernah terjadi apa apa


Setelah berpamitan Hana pun berangkat bekerja, walaupun ada rasa penasaran di hatinya, kenapa orang tua nya sudah biasa biasa saja berbicara dengan Rey.


**********


Tok tok tok


"Bu Hana ada yang mencari,,," Ucap seorang pegawai "Katanya sudah buat janji bu, tapi bu itu bu,,, "


"Kenapa siska,,," Hana tertawa melihat tingkah pegawainya itu


"Itu,,, itu Rey bu, youtuber terkenal itu, yang lagu lagunya duh,, lagi gilai pokoknya,,, masa ibu gak tau sih,,,? Tanya siska heran


"Sst,,, udah ah sana kerja,,, suruh dia masuk" Hana menghentikan ocehan pegawainya itu


Tok tok tok


"Ia masuk,," Hana bersikap profesional

__ADS_1


"Selamat siang bu Hana, terima kasih untuk waktunya,," Ucap Rey


"Sebenarnya ini memang bukan tugas saya, anda bisa langsung ke bagian pemasaran, tapi saya sudah janji untuk membantu anda,,," Ucap Hana dengan nada ketus nya " Baik pak Rey saya akan jelaskan" Hana melihat jam tangannya sebentar lagi waktu istirahat


Hana membuka laptop nya menunjukan type type rumah nya.


"Kamu suka yang mana?" Tanya Rey


"Maksud nya apa,,?" Hana menatap Rey sinis "Ini pak Rey,, ada 6 type rumah, tapi bapak juga bisa hanya membeli kavling tanah, untuk type type rumah nya ini pak, Hana menunjukan setiap gambar di laptop nya


Morenggo luas tanah 283m2


Pratap luas tanah 242m2


Premio luas tanah 260m2


Kanthaka luas tanah 218 m2


Cato luas tanah 250m2


Terakhir ada Valegro pak Rey dengan luas tanah 295m2, dengan berbagai level View yang menarik" Hana terus saja menjelaskan, Rey memperhatikan dengan seksama "Bagaimana pak Rey anda berminat" Tanya Hana


"Kamu pilih yang mana,,?" Rey balik bertanya "Kamu suka yang mana, View apa yang kamu pilih ,,? Tanya Rey dengan serius


"Maksud kamu apa sih Rey,,?" Hana mulai kehilangan kesabaran "Tolong jangan buang waktu aku Rey,,,!" Hana berucap kesal, sekali lagi Hana melihat jam tangan nya "Sudah waktu jam makan siang, aku gak mau ngeladenin lelucon kamu ini"


Hana terdiam sejenak "Kamu gak modus kan,,?"


Rey pun terkekeh "usiaku itu bukan waktunya lagi modussin cewek" Ucap nya menahan tawanya


"Baiklah,,, karena ini ada kaitan nya sama pekerjaan, ya udah ayok,," Ucap Hana, di pun bergegas bangun dari kursinya.


Saat mereka berjalan, menjadi pusat perhatian, Hana yang tampak elegan, dan Rey tampil elegan tapi santai mereka terlihat sangat cocok sekali,


"Pake mobil aku aja yah,,," Ajak Rey


"Pameerr,,,!" Ucap Hana pelan


Rey pun terkekeh "Aku masih bisa denger suara kamu lo,,," Rey membukakan pintu mobilnya. Hana hanya terlihat memainkan bibir nya, "Kamu mau makan di mana?"


"Terserah!" Hana fokus memainkan ponsel nya


"Ok!" Rey membawa Hana ke sebuah Resto yang tak jauh dari tempat kerjanya Hana.


Saat turun Hana di sambut dengan sebuket bunga mawar yang cantik, Hana pun heran, tapi Rey tetap santai, Rey memilih Resto danau dimana tempat mereka makan adalah saung di tengah tengah danau itu. Sekali lagi Hana di buat heran, jembatan yang menuju tempat itu di penuhi dengan kelopak mawar merah, lagi lagi Rey hanya diam dia tak berkata apapun, sampai hidanganpun tersaji dengan sendirinya tanpa Hana memesan,


"Kamu masih suka ini kan,,,?" Tanya Rey saat semua hidangan sudah tersedia

__ADS_1


"Hmm,,, yaudah yuk makan biar menghemat waktu" Hana seolah tak perduli


Makan siang pun berakhir, akhirnya mereka melanjutkan perbincangan tentang rencana Rey memilih type rumah.


"Kamu suka yang mana?" Lagi lagi itu yang Rey tanyakan


"Huhh,,," Hana membuang nafas nya kasar "Tolong Rey,,, hentikan! Aku serius" Hana mulai kesal


"Aku juga serius Hana,,," Mereka pun saling menatap "Aku mau kamu yang pilih rumah ini, karena aku hidup bersama kamu, membesarkan anak anak kita, dan kita akan menua bersama" Rey menggenggam tangan Hana "3 tahun aku menahan diri,, untuk tak mengejar kamu,,, 3 tahun aku lalui dengan kesendirian,,, 3 tahun tak pernah sedikitpun cinta aku berkurang, 3 tahun aku berjuang,, tapi aku gak bisa melupakan kamu Hana,,, aku mohon,," Tiba tiba sebuah sampan mendekat, musik pun di mainkan, sebuah lagu dari Ed Sheran menjadi pengiring nya, sampan itu pun bertuliskan "Will You Marry Me ?" Rey mencium tangan Hana "Menikahlah dengan ku Hana, aku gak bisa hidup tanpa kamu" Hana pun terkekeh mendengar ucapan Rey, suasana romantis di siang bolong ini sungguh sangat indah, Rey telah mempersiapkan nya dengan sempurna.


Hana menahan tangisnya, apa yang Rey katakan, ia juga merasakannya, begitu tersiksa nya dia terus membohongi dirinya sendiri, hati hampa dan kesepian yang ia rasakan selama ini begitu menyiksanya .


"Kamu ngelamar aku di siang bolong gini,," Hana mengitari sekeliling nya


"Kamu mau aku lamar di malam hari?" Jawab Rey "Aku ulangi nanti malam"


Hana pun terisak "Aku benci kamu Rey!" Tangis Hana pecah "Aku benci kamu,,," Tangisnya pun semakin menjadi, dan Rey mendekat . Hana mendaratkan pukulan nya ke tubuh Rey "Kamu puas Rey,, apa kamu puas,,,? kali ini kamu menang Rey,,!"


"Rey menarik Hana ke pelukannya,,, kita yang menang Hana ,,, cinta kita yang menang Hana!" Mereka pun menangis haru, Rey mengambil sebuah kotak cincin di saku nya, dan memasangkan nya di jari Hana "Aku ulangi lagi ya,, Kamu mau kan jadi istri aku?" Tanya Rey sekali lagi dan Hana pun mengangguk


Menuju jalan pulang ke kantor Hana, tak henti hentinya mereka saling menatap dan tersenyum, kali ini mereka akan memutuskan untuk menikah, terlalu lama sudah mereka menunggu terlalu banyak air mata, kali ini mereka ingin bahagia tak perduli apa kata mereka, Hana sudah berdamai dengan hatinya, dan mengubur semua masa lalu pahit nya bersama Rey, dia hanya ingin bagahia, tak ingin membohongi perasaan dan hatinya lagi, sudah lelah ia berlari dari kenyataan, nyata nya dia sangat kesepian, hanya Rey yang dia inginkan.


"Nanti aku jemput" Mereka sudah sampai di kantor Hana


"Aku bawa mobil Rey,,," Hana sudah bersiap siap turun "Orang tua aku,,, gimana?" Hana sangat cemas


"Aku malem temuin mereka ya,," Ucap Rey seraya membelai rambut Hana "I miss you,, miss you so bad, kamu tahu aku tanpa kamu ,,, makan aku telen,, tidur aku merem,,," Canda Rey dan Hana pun tertawa


"Hemhh,, basi, makan kamu telen? gak di kunyah dulu" Balas Hana


"Kamu pikir aku uler, main langsung hap aja" Mereka pun terkekeh berdua "Tenang aja sayang, aku akan terus berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan papah mamah kamu,,, Doain aku ya " Rey menyentuh wajah Hana, dan Hana pun mengangguk


"Aku masuk dulu ya Rey" Hana membuka pintu mobil nya


"Ia calon istriku, love u,,," Ucap Rey dengan nada manja, dan hanya melirik dan tersipu


*******


Sore hari nya di kediaman Hana setelah pulang bekerja, Hana menjadi gelisah, bagaimana caranya untuk mengatakan pada orang tuanya, apa mereka akan msngerti.


Akhirnya Hana pun memberanikan dirinya "Pah Mah,,, Aku mau ngomong sesuatu'" Hana menghampiri mereka "Tadi Rey,,,,"


"Suruh dia datang malam ini,,," Pak agus memotong ucapan Hana "Temui Papah dan Mamah, kita bicarakan,!"


"Baik pah" Hana pun segera menelepon Rey


*****

__ADS_1


Di restui apa enggak ya kali ini,,,?🤔 kita liha di part selanjutnya ya😉


__ADS_2