Berdamai Dengan Hati!!

Berdamai Dengan Hati!!
Part 40 Bagai bumi dan langit


__ADS_3

Hana tengah memperhatikan sahabat nya Cici teman satu kost nya sedang berbicara dengan kekasih nya ,sesekali dia tersenyum membuat Cici merasa salah tingkah


"Lo ngapain sih ,,, nguping lo yah " Cici sudah mengakhiri sambungan telpon nya


" Dih , PeDe " Jawab Hana sembari dia melengos


" Trus ngapain" Selidik cici


"Lo LDRan beda propinsi lagi , percaya gitu sama cowok lo" Tanya Hana


" Kenapa mesti ga percaya" Ucap Cici


" Gak takut cowok lo selingkuh gitu?" Kata Hana santai


" G**a lo jangan sampai lah amit amit" Cici mengetuk ngetuk tempat tidur nya


" Modal utama LDRan itu ya kepercayaan " Cici menggurui Hana


" Basii" Jawab Hana , dia menceritakan kisah nya dengan Rey


" G**a mantan lo, berarti dari pada gua di selingkuhin mending gua selingkuh duluan " Fikir Cici


"Nah itu lo pinter" Hana tertawa


"Kenapa lo jarang banget ke apartmen Surya?" Cici penasaran padahal apartmen nya cuma sekitar 20 menit dari tempat kost mereka


" Kalo ga ada perlu buat apa" Jawab Hana


" Trus Surya juga ga pernah masuk ke sini, kalo ngejemput pasti di luar, trus langsung cabut lagi" Tanya Cici lagi


" Percaya sama gua , pacaran di tempat yang ada ranjang nya itu bahaya , bisa bisa lo pulang jadi bertiga lagi" Hana terkekeh Cici hanya manggut manggut saja


"Bener banget lo bilang" Cici pun setuju


****


Surya sedang memikir kan sebentar lagi hari ulang tahun Hana hadiah apa yang harus di berikan nya


" Kenapa lo ?" Tanya Dimas yang melihat Surya sedang melamun


" Cewek gua minggu depan Ulang tahun, gua kasih kado apa ya" Ucap nya bingung


" Dia suka nya apa?"


" Gak tau gua" Ucap Surya Polos


" What,,?? lo beneran gak tau?" Dimas Heran


" Udah berapa lama lo pacaran sih tapi masih gak tau dia suka apa" Dimas hanya geleng geleng kepala "Kenapa gak lo tanya aja sama si Heru" Usul Dimas


" Bener juga lo" Surya manggut manggut "Hana tu gak pernah ngajak belanja atau mau gua belanjain jadi gua bingung, selama pacaran gua paling bayarin makan , ke salon itu pun kalo kebetulan gua meeting" Surya menghela nafas nya, "Selebih nya gak ada"


" Kalo gitu lo kasih yang spesial , dia layak dapetin itu" Saran Dimas


***


"Kali ini kamu jangan nolak aku" Ucap Surya yang mengajak Hana ke butik ternama


" Gak mau ini berlebihan " Ucap nya Hana terperangah melihat harga yang tercantum, dimana satu gaun saja berharga puluhan juta,


"Ini cocok banget sama kamu" Surya mengambil gaun berwarna krem yang beraksen swarosky yang menunjukan bahu nya meski lengan nya panjang


Hana melihat gaun ini sangat indah, dia terperangah saat melihat harga nya , tangan nya menutup mulut nya yang menganga "Haaaa 17 juta " Dia pun menggeleng kan kepalanya


" Coba dulu!" Perintah Surya


Setelah Hana keluar dari fitting room , Surya tersenyum puas Hana begitu tampak anggun

__ADS_1


"Kita beli yang ini" Ucap Surya


" Tapi',,"


"Diam!" Perintah Surya lagi


Surya memilih kan sepatu yang senada dengan gaun nya yang berharga 8 juta, tas tangan nya yang berharga 13 juta, Hana tak bisa menolak nya


Surya terus mengultimatum Hana agar dia tak menolak


Hana sudah sangat cantik setelah dia di rias oleh MUA profesional


" Kemana kita yang?" Tanya Hana ,Surya hanya melirik sekilas dan kembali menyetir


" Sabar sayang " Ucap Surya lembut


Surya mengajak nya ke pantai , Hana tampak senang sekali karna memang dia sangat menyukai pantai


" Aku tutup mata kamu dulu ya sayang" Hana mengerjap kaget tapi dia menurut saja saat Surya memaikan penutup mata, Surya menuntun nya memasuki restoran


Desir angin pantai sangat terasa membuat nya sangat tenang, langkah Surya terhenti dia membuka penutup mata Hana, tampak meja yang sudah di hias dengan indah, bangku yang berhadapan, sungguh malam ini hanya untuk mereka, saat Hana tengah terperangah Surya memberikan nya sebuket bunga mawar, wajah Hana sangat berseri dia tak dapat menutupi rasa bahagia nya


Hidangan mewah pun tersaji , entah berapa biaya yang di keluarkan Surya malam ini, Hana tak berniat menanyakan nya dia tau kekasih nya itu pasti akan tidak suka


Surya bangun dari duduk nya dia memakai kan kalung ke leher Hana "Aku gak tau kamu suka hadiah seperti apa, berlian ini hanya mewakili tentang kamu, kamu seperti berlian , berkilau indah dan sangat berharga "


Hana menyentuh kalung nya "Sangat indah," Ucap Hana dia sangat tersentuh saat Surya mengatakan diri nya seperti berlian


Surya meraih tangan Hana , dia memakai kan jam tangan mahal di pergelangan tangan gadis itu "Terima kasih untuk setiap waktu yang kamu berikan untuk aku" Surya mengecup lengan nya "Selamat ulang tahun bidadariku"


Hana tak bisa menahan rasa haru nya , dia memeluk Surya erat erat, dia tak bisa berkata kata " Makasih sayang untuk Hari yang indah ini"


******


Sementara itu di kafe milik Rey , Dodi ,Linda, Maya ,Tata, dan Lili tengah berkumpul sebenar nya mereka bermaksud memberi kejutan tapi seperti nya Hana masih sibuk dengan Surya


"Si Hana masih sibuk sama cowok nya" Linda tampak merengut, Rey memperhatikan karna dia ikut berkumpul


Notif grup WA mereka berbunyi ,Maya terlebih dahulu membuka nya


" Wauuu , haaa," Maya terperangah


"Kenapa sih lo " Ucap Tata


" Buka grup, buka grup cepetan" Perintah Maya


Serentak mereka pun menganga , " G**a si Hana ,, kereeen , " Ucap Linda


" Pantes dia lupa sama kita" Tambah Lili


" Kenapa sih" Tanya dodi yang tak masuk grup itu


"Si Hana lagi pamer" Ucap Maya


" Dia lagi makan mewah di pinggir pantai, dapet berlian 150 juta, dapet jam 30 juta, baju nya 17 juta , sepatu nya 8 juta, tas tangan 13 juta," Ucap Linda bersemangat , ke empat gadis itu sangat heboh di buat nya


Rey terdiam mendengar nya, tentu saja ke 4 gadis itu lupa akan kehadiran dirinya


"Itung ,,itung cepetan " Ucap Tata dan Lili pun segera mengambil ponsel nya memulai menghitung


"218,000,000, " Ucap Lili sembari menunjukan ponsel nya " Mereka heboh kembali


Surya pun beranjak, Dodi yang menyadari itu menghentikan celotehan gadis gadis di hadapan nya itu


"Lo itu pada ga bisa jaga mulut apa, kasian kan bang Rey" Ucap Dodi meninggikan ucapan nya


Mereka pun kompak terhenti dan menutup mulut nya "Maaf kita kan ga nyadar" Ucap Linda

__ADS_1


Dodi pun beranjak menyusul Rey, sebenar nya mereka berkumpul di sini atas permintaan Rey, dia ingin membuat pesta kejutan kecil kecilan, maka dari itu dia mengumpul kan 4 sahabat Hana


*******


Hana tengah tertawa Surya melihat nya sekilas, "Kenapa? " Tanya Surya yang sedang mengendarai mobil nya untuk mengantar nya pulang


"Aku lagi nunjukin harga hadiah kamu sayang" Hana kembali tertawa " Aku gak bisa bayangin gimana heboh nya mereka"


"Pamer maksud kamu" Surya menahan tawa nya


"Bukan cuma nunjukin doang , ngasih tau" Ucap nya merengut


" Sama aja sayang" Surya menahan tawa nya "Kamu gak pernah minta apa apa sih , aku bisa kasih kamu yang lebih dari ini" Surya melirik Hana sekilas dan menyentuh wajah nya


"Gak perlu sayang ini udah lebih dari cukup" Kata Hana


********


"Bang ?" Dodi menepuk bahu Rey yang sedang berdiri di teras atas kafe nya "Lo kenapa?"


"Lo liat sendiri kan gimana heboh nya mereka"


Rey menghela nafas nya


"Bang mereka ga nyadar , maafin lah" Pinta Dodi


" Bukan mereka yang salah , gua Dod yang gak nyadar diri, gua harus nya tau Hana udah bahagia , gua harus nya seneng dan ga boleh ganggu dia lagi, salah gua Dod yang terus berharap, salah gua Dod semua emang salah gua" Rey mengacak rambut nya frustasi


Dodi tak mampu berkata lagi "Mungkin emang saat nya Lo lupain Hana bang udah ada Aqila bang"


Rey mengangguk, "Lo liat Hadiah gua buat Hana," Rey menunjuk sekotak coklat, seikat bunga dan boneka teddy bear "Hadiah gua gak berharga Dod, buang aja" Ucap Rey pasrah, "Gua mo balik duluan , tutup nya terserah lo aja lah" Dia pun berlalu


"Kak Rey " Maya menghentikan langkah Rey


"Gua balik dulu , salam aja buat Hana" Rey berlalu


Rencana untuk membuat pesta kejutan di rumah Linda pun di batal kan, akhir nya mereka menunggu kedatangan Hana di rumah nya


***


Mobil Surya sudah memasuki pelataran rumah Hana waktu menunjukan pukul sebelas malam , Surya menemani nya masuk


lampu rumah nya pun di matikan


" Selamat ulang tahun" mereka kompak


Sudah berkumpul teman teman nya, tak lupa ada juga Heru


Acara sederhana pun terlaksana , Hana sangat bahagia ulang tahun terindah bagi nya, Surya tetap menemani nya dari acara berlangsung sampai selesai


Dan setelah selesai pun mereka undur diri


Hana mengantar teman teman nya Surya dan Heru sampai gerbang, ke empat teman nya pun di antar Heru ,saat mereka sudah pergi Hana hendak masuk ,tapi langkah nya terhenti


" Hana" Dodi menyapa nya


"Parah lo baru dateng" Hana mendengus kesal


" Sory gua baru tutup kafe" Ucap Dodi


"Wah lo bawa hadiah banyak banget" Hana memperhatikan Hadiah yang di bawa Dodi


" Nih hadiah dari gua, selamat ulang tahun Hana jelek," Dodi menyerah kan beberapa batang coklat " Ini dari bang Rey , lo terima yah, sebenar nya dia nyuruh ini gua buang, tapi gua gak tega" Jelas Dodi "Gua masuk dulu ya" Dodi mengacak rambut Hana


Hana membawa hadiah itu ke kamar nya , boneka teddy favorit nya, merk coklat kegemaran nya , dan seikat bunga mawar yang ia letakan bersampingan dengan sebuket mawar merah pemberian dari Surya


Hadiah mereka memang bagai bumi dan langit, tapi rasa cinta untuk Hana yang mereka berikan mungkin sama,

__ADS_1


"Kenapa Lo ganggu gua terus Rey" Hana merebah kan tubuh nya di ranjang, "Tolong pergi dari hidup gua, gua mohon Rey" gumam nya


********


__ADS_2