Berdamai Dengan Hati!!

Berdamai Dengan Hati!!
Part 66 Akhir nya Sah!


__ADS_3

Lamaran pun telah di langsung kan, tinggal 2 minggu lagi menuju pernikahan, di sepakati keluarga Hana menanggung biaya katering, karena Rey hendak menanggung semua biaya, tapi tentu saja keluarga Hana menolak nya, mereka berdua pun mendapatkan pingitan, di mana Rey tak boleh mengantar atau menjemput Hana, persiapan pernikahan semuanya di urus oleh kedua pihak keluarga, Hana yang masih tetap fokua bekerja, agar mendapat cuti lebih lama saat sudah menikah nanti.


**** **


Dan akhirnya hari yang di tunggu tunggu pun tiba, hari pernikahan, Rey tengah mondar mandir tak karuan, bahagia campur gugup, Rey dan Hana bahkan tak berkomunikasi selama 2 minggu ini, tapi itu semua terbayarkan hari ini, karena mereka akan bersama untuk selamanya.


"Gugup,,?" Tanya kak Dani kakak Rey satu satunya


"Bahagia,,!" Rey pun menggelengkan kepala nya, tak mengakui bahwa dirinya memang gugup.


"Kakak udah lebih dulu nikah, udah tau rasanya,,, gak mungkin gak gugup!" Dani menyenggol bahu Rey, dan akhirnya Rey pun terkekeh dan mengangguk, mengakui dirinya memang sangat gugup.


Rombongan keluarga Rey pun menuju tempat pernikahan, di mana akad dan resepsi di adakan di tempat yang sama, pernikahan pun di laksanakan sore hari, sedangkan resepsi pada malam hari.


Prosesi penyambutan pun telah rampung, kini saat nya akad akan di mulai, Rey sudah duduk bersiap, Hana pun akhirnya menghampiri dan duduk di samping nya, Rey tak melepaskan pandangan nya, saat penghulu memanggilnya pun ia tetap saja menatap Hana.


"Nak Rey kita mulai,," Panggil penghulu sekali lagi


Saat prosesi Hana meminta izin untuk di nikahkan ke pak Agus, suasana haru begitu terasa. Hana tak kuasa menahan tangis begitu juga dengan pak Agus.


Akhirnya prosesi terpenting pun di laksanakan, yaitu izab kabul antara Hana dan Rey, dan beruntung nya Rey maupun pak Agus tak ada satu pun yang gugup, hingga semunya berjalan dengan lancar tak ada kendala apapun. Kata yang di nantikan pun akhirnya terucap "SAH" dengan spontan Rey mengayunkan tangan nya dan kata "Yess!" terlontar dari bibir Rey, membuat semua orang pun tersenyum


"Istri ku,," Rey memeluk Hana soalah hanya ada mereka berdua saja


"Malu sayang,,," Hana bermaksud melepaskan pelukan nya, tapi Rey menahannya


"Sebentar,,, kita kan udah sah!" Sampai akhirnya Hana pun pasrah dan menerima pelukannya. Begitu damai nya mereka rasakan, tak perlu bersembunyi lagi, sekarang Rey dan Hana sudah saling memiliki seutuhnya.


Hana tengah berada di kamar menunggu MUA untuk ganti pakaian dan riasan untuk resepsi, saat pintu terbuka Hana pun terkekeh, karena ternyata Rey yang masuk ke kamarnya "Aku kirain mba Meita, Kamu gak bisa nunggu dulu apa? aku mau ganti baju eeh,, sayang,," Hana pun terkaget karena Rey sudah menggendongnya dan mendudukan nya di atas meja rias "Kamu apa apain sih,? nanti ada yang masuk tau sayang" Mata Hana pun mengitari sekeliling kamar


"Aku kan udah tutup pintunya, lagian Meita tuh lagi makan dulu,, aman sayang,," Rey menyeringai penuh arti "Aku tuh kangen banget sama kamu,," Rey sudah memiringkan wajah nya


Hana pun memundurkan kepalanya "Kamu mau apa sayang,,,?" Hana membelakakan matanya, tak sempat Hana menjawab Rey menarik pinggang dan tengkuk Hana ke pelukan nya, tanpa banyak bicara Rey mengecup bibir Hana, tanpa permisi dan tanpa ampun, sampai Hana menepuk punggung Rey dan akhirnya Rey pun terhenti "Riasan aku sayang,,!"


"Mau di rias lagi kan,,?" Rey melanjutkan aksinya, kali ini Hana pun membalasnya, dan mereka pun berdua akhirnya terbawa suasana


Tok tok tok


"Hana,,, aku masuk yah,," Ucap Meita sang MUA


Rey dan Hana pun panik, karena mereka terlarut dalam suasana, tanpa sengaja siger (mahkota pengantin khas sunda) yang Hana kenakan pun tersangkut di rambut Rey, karena kebetulan rambut nya sedikit panjang, dan Rey mengikat nya, Meita yang kebetulan teman Rey pun terkaget melihat apa yang terjadi dengan mereka.


"Astaga Rey,, Lo gak bisa tahan beberapa jam lagi apa ,, seenak nya lo serang Hana,," Protes Meita sambil mencoba melepaskan rambut Rey dengan gemas


"Pelan pelan Mei,,, rambut gua rontok nih" Protes Rey " Lagian Hana kan istri gua, terserah kita dong," Hana yang mendengar ucapan Rey pun menunduk malu, rasanya mereka memang sedikit tak bisa menahan diri.

__ADS_1


"Riasan gua lo ancurin tau,,, " Dengan nada sewot Meita menjawab


"Lo kan MUA terkenal dan paling jago,,, masalah gini mah kecil buat Lo mah Mei,,," Bujuk Rey


"Seumur umur, baru kali ini gua ngerias pengantin cowok nya nyosor kaya Lo Rey,," Meita hanya menggelengkan kepalanya.


Rey tertawa, sedangkan Hana hanya tersipu malu.


********


Resepsipun di gelar, Hana memilih gaun simple yang sopan dan elegant berwarna putih dan Rey menggunakan jas yang senada, dengan riasan sederhana, tak menghilangkan kesan pangling pada Hana, dia tetap menawan.


Tamu undangan datang silih berganti, tampak ada pak Ari dan Tyo turut Hadir, sedangkan mantan Rey ada Keizia, Rey dan Hana tak merasa risih dengan kehadiran mantan mereka berdua.


Saat acara berlangsung tiba tiba Rey pamit pada Hana, "Sayang ke panggung dulu sebentar yah, kamu sendirian dulu," Goda Rey pada istrinya itu, Hana pun mengangguk


Dan saat Rey di atas panggung "Sebenarnya banyak banget yang ingin aku ucapkan,,, betapa bahagia nya aku,, hari ini Hana Fauzia Rafifa,, wanita yang sangat aku cintai telah sah jadi istriku, Dengan perjalanan yang sangat sangat sangat panjang,,, kalau sinetron kejar tayang,, udah ngalahin sinetron tukang bubur naik haji " Rey pun terkekeh tanpa terkecuali Hana dan semua yang hadir


"Sayang, aku mau kamu berdiri,,!" Perintah Rey, dan Hana pun menuruti lelaki yang sudah sah menjadi suaminya itu


Saat Hana berdiri,, kelopak bunga tiba tiba bertaburan tepat di atas nya, "Sayang,, " Hana pun terharu


"I love you,, " Rey pun segera memetik gitar nya


bukanlah satu hal yang mudah


kau berhasil membuatku


tak bisa hidup tanpa mu,,,


Menjaga cinta itu,,,


bukan lah satu hal yang mudah


namun tak seditikpun


kau berpaling dariku


Beruntungnya aku,,


di miliki kamu,,


Kamu adalah bukti,,,


dari cantiknya paras dan hati,,

__ADS_1


kau jadi harmony saat ku bernyanyi


tentang terang gelapnya hidup ini


kaulah bentuk terindah


dari baik nya Tuhan pada ku


waktu tak mengusaikan cantik mu


kau wanita terhebat bagiku


tolong kamu camkan itu***,,


(Anggap lagi aja ya itu lagu ciptaan Rey untuk Hana๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜ƒ)


Slide demi slide di perlihatkan tentang perjalan mereka, semua foto Hana dan vidio mereka berdua menjadi klip lagu ini.


Hana tak bisa membendung tangis haru nya, begitu Rey mencintai nya, mungkin melebihi dirinya sendiri,,, Semua yang hadir di sana pun tampak haru.


Acara resepsi pun berakhir, Hana dan Rey memang tak kembali ke rumah orang tua mereka, Hana dan Rey segera menempati rumah barunya ini.


Semua keluarga masih berada di rumah pengantin, acara sederhana ini pun cukup melelahkan untuk kedua keluarga mereka.


Sampai akhirnya Farhan pun memberi kode pada semua keluarga untuk meninggalkan Hana dan Rey di rumah itu.


"Ayo,, ayo, peka peka,,, waktu sudah mau tengah malam,,, pengantin baru sudah berdebar debar,,,," Farhan menepuk nepuk tangan nya kencang, Hana dan Rey pun salah tingkah melihat nya. Semua anggota keluarga pun menyadari itu dan mereka pun menjadi gaduh bersiap siap meninggalkan Rey dan Hana berdua.


Dina menghampiri Hana terlebih dahulu "Ini gak seindah yang kamu bayang kan waspadalah,, waspadalah,," Goda Dina yang mendapat pukulan dari Wulan


"Rileks Hana,,, santai aja pelan pelan,, " Tambah Wulan


"Kalian berdua tuh apaan sih,, gak waras,," Wajah Hana seketika menjadi merona mendengar ucapan kedua kakaknya itu.


Akhirnya rumah pun menjadi sepi, tinggalah hanya mereka berdua saja, Hana dan Rey mengantarkan keluarga mereka berdua sampai mobil mereka benar benar pergi.


"Enak nya nikah tuh kaya gini yah ternyata,," Ucap Rey dan Hana pun menoleh, mengerutkan dahi nya "Kemarin kemarin,,, aku nyampe di peringatin mamah jaga jarak ,, sama kamu juga , agar gak terjadi hal hal yang di ingin kan " Rey terkekeh, dan Hana pun mencubit pinggang Rey mendengar ucapannya "Sekarang kita berdua malah di tinggalin cuma berdua doang supaya terjadi hal yang di inginkan " Rey dan Hana pun tertawa


"Apaan sih sayang, gak ngerti aku kamu ngomong apaan,,," Ucap Hana


"Gak ngerti maksud aku apa,,,?" Tanya Rey dan Hana pun menggeleng "Aku tunjukin biar kamu ngerti,, " Tanpa basa basi Rey menggendong Hana dan segera membawanya ke kamar pengantin,,..


*******


Aku gak siap nulis part selanjutnya๐Ÿ˜‚, kira kira adegan belah duren nya, baiknya di tulis apa di skip aja yah,๐Ÿ˜ di jabarin detail,? apa cuma di ganti dengan akhirnya mereka pun melakukan nya ya๐Ÿ˜€๐Ÿ˜„

__ADS_1


__ADS_2