Bibit Bayaran

Bibit Bayaran
Sebuah Kehancuran


__ADS_3

Lelaki itu menghembuskan asap rokoknya ke atas. Lalu menatap tubuh Manika yang seksi itu penuh minat. Dia juga sangat ingin menyicipi perempuan cantik nan seksi itu sebelum anak buahnya. Lelaki itu berjalan ingin mendekati Manila, tapi dicegah oleh suara majikannya.


"Jangan berani sentuh dia!" pekik perempuan yang juga tengah merokok. Perempuan itu menghembuskan asap rokoknya di udara, lalu membuang putungnya begitu saja.


"Dia tawananku yang berharga. Karena dia bisa membawa seseorang yang sudah lama aku rindukan itu akan datang kesini." ucap perempuan paruh baya tersebut.


Manika tidak menunjukkan wajah takutnya pada dua perempuan yang ada dihadapannya. Dan Manika tahu, siapa salah satu diantara perempuan itu.


Ya, dia Casandra. Perempuan yang pernah memeluk suaminya saat di kantor. Perempuan itu juga merupakan mantan tunangan suaminya.


"Nggak usah sok tegar begitu, Nika. Menangislah jika kamu takut," ucap Casandra seraya tertawa sinis. Manika hanya diam menatap tajam ke arah Casandra.


"Apa kau mengenali dia?" tanya perempuan paruh baya itu. Dia adalah Eva, mantan istri dari kakaknya Arya Natakusuma.

__ADS_1


"Tentu saja aku kenal. Karena dia adalah istrinya Bryan. Dan juga kita pernah bertemu." jawab Casandra, kemudian melepas kain yang menutup mulut Manika.


"Hahaha... Pantas saja kau sangat antusias saat aku menawarimu untuk membantuku." suara tawa dari Eva terdengar begitu nyaring di ruangan itu.


"Tentu saja aku mau, Tante. Karena aku akan mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku," ucap Casandra penuh percaya diri.


Jemarinya membelai wajah Manika. Manika pun menggerakkan wajahnya ke samping. Menatap sinis pada mantan tunangan suaminya. Seakan dia tidak sudi disentuh oleh perempuan seperti Casandra.


"Apa yang telah kau berikan pada kekasihku, hingga dia nggak mau bersamaku lagi?" tanya Casandra. Tangannya sembari mencengkeram dengan kuat kedua pipi Manika.


Eva adalah seorang buronan polisi. Entah trik apa yang digunakan hingga ia bisa kabur dari penjara. Keluarga Bagaskara dan Natakusuma sudah lama tidak mengawasi Eva dari balik jeruji besi. Karen a mereka pikir kejadian itu sudah berlangsung lama. Dan perilaku Eva seolah menunjukkan kalau dia sudah inshaf.


Awal mula Eva bertemu kembali dengan Casandra pada saat enam bulan yang lalu. Saat itu Casandra tengah pulang dari kantor Bryan, dengan langkah kaki yang lunglai. Saat itu hati Casandra tengah remuk, remuk se-remuknya. Mengetahui kenyataan bahwa Bryan sudah menikah dan memiliki anak.

__ADS_1


Namun, saat dia mencoba mencari tahu siapa anak Bryan, Casandra tak menemukan apapun informasi tentang anak itu. Berulang kali dia mencoba membuat Manika celaka, tapi selalu gagal.


Casandra baru tahu, ternyata kalau Manika selalu dikawal oleh tiga orang perempuan yang keberadaannya tak pernah jauh dari Manika. Hal itu menandakan kalau Bryan teramat sangat mencintai perempuan itu.


Mengetahui kenyataan itu, Casandra semakin naik pitam. Dia akan melakukan berbagai cara untuk merebut Bryan kembali. Termasuk harus melenyapkan perempuan yang kini menyandang status sebagai Nyonya Natakusuma.


Cinta yang salah itu telah membutakan hati nuraninya. Dan pada saat itulah, Eva masuk ke dalam hidup Casandra. Mendoktrin sebuah kebencian terhadap istri Bryan. Padahal Eva sendiri belum mengetahui seperti apa istri Bryan Natakusuma.


Dia juga memanfaatkan keadaan Casandra untuk membalaskan dendamnya pada keluarga Natakusuma. Sekaligus ingin melihat lelaki pujaan hatinya, yang telah lama tidak dapat ia lihat selama mendekam dibalik jeruji besi.


"Apa yang akan kau lakukan pada pada wanita ini?" tanya Eva pada Casandra.


Sebenarnya Eva tidak terlalu peduli dengan apa yang mau Casandra lakukan pada Manika. Yang terpenting baginya, dia bisa melihat kehancuran keluarga Natakusuma melalui Manika dan Casandra. Dia ingin Arya dan Bryan merasakan sakit seperti yang dia alami selama ini.

__ADS_1


Tidak mendapatkan orang tercintanya, dicerai oleh suaminya, dan di tinggalkan oleh anak kandungnya sendiri. Eva ingin Arya merasakan itu. Dia berniat akan membunuh semua orang. Kemudian hanya akan menyisakan Arya dan Shakki saja. Biar mereka merasakan apa yang selama ini Eva rasakan.


__ADS_2