Bidadari Kecil Milik Pak Tentara

Bidadari Kecil Milik Pak Tentara
Kehidupan Setelah Kehilangan


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸


Pasti banyak reader's yang kecewa.. kesel... ini author nya nggak asik... πŸ˜„πŸ˜„πŸ™πŸ€ž


Ini memang sudah di atur alurnya dari awal bikin cerita ini. Saya konsep sesuai dengan cover judul nya.


Bagi yang suka cerita Saya yang sad bisa lanjut.. karena Saya tidak bisa bikin cerita yang lucu bikin ngakak.. 😁😁.


Cerita yang datar saja pasti tidak asik juga kan...??!!.


Lanjut yuk... yang penasaran...!!!


🌸🌸🌸🌸


" Apa Nanny, kamu jangan bercanda? "


" Saya tidak bercanda nona, Saya dapat kabar dari Sana Nona Alena meninggal dunia dan Ayah serta Abang Nona Alenka masuk penjara."


" 10 tahun Saya tinggal di luar negeri banyak sekali perubahan, Ayah yang tidak suka dengan pekerjaan Saya seakan menyingkirkan Saya begitu saja, dan kini Alena meninggal dunia, dan kabar masalah meraka sampai Saya tak tahu." Ucap Alenka saudara kembar Alena.


" Nona, anda harus tahu bahwa Nona Alena sudah menikah dengan seorang Ajudan Pak Hadi, dan kedua ginjal nya di serahkan pada anak suaminya."


" What...!!! " Ucap Alenka.


" Alena menikah dengan seorang duda? " Ucap Alenka kembali.


" Benar Nona, anak Sambung nya berusia 6 tahun seorang perempuan." Ucap Nanny.


" Sungguh mulia hati kamu Alena, pantas Ayah sama Ibu dari dulu lebih sayang sama Saya."


Alenka meminum coktail dan menyalakan rokoknya lalu menghembuskan ke sembarang arah.


" Hari ini dan beberapa bulan ke depan kosongkan jadwal pemotretan Saya dan untuk shooting film juga."


" Tapi Nona sudah menandatangani kontrak?"


" Apa meraka tidak memikirkan keluarga Saya sedang berduka? "


" Baik Saya akan mengatakan padanya."


" Lagian Saya 10 tahun belum pernah pulang, dan kamu cari tahu alamat tempat tinggal suami nya Saya ingin bertemu sama dia."


" Baik Nona."


******


Niken dan Alvino pun sampai di rumah, kaki Niken berhenti tepat di depan pintu.


" Kenapa sayang? " Tanya Alvino.


" Niken ingat sama Mamah." Jawab Niken.


" Mulai sekarang Niken harus terbiasa tanpa hadir nya Mamah dan Niken harus ikhlas karena Papah juga ikhlas." Ucap Alvino.


Niken pun yang di gandeng oleh Alvino masuk kedalam kamar nya, terlihat wajah sedih pada Niken dan meraba kedua pinggangnya.


" Papah, ada ginjal Mamah di tubuh Niken, kalau Niken boleh minta, Niken ingin Mamah hidup kembali."


" Sayang, suatu saat kita akan bertemu Mamah lagi. Sekarang Mamah sudah bahagia di Surga, kamu tahu kata Mamah di tubuh Niken ada Mamah Alena. Dan cinta Papah juga Mamah Alena bawa sampai nafas nya terakhir."


" Papah harus janji sama Niken, Papah tidak boleh menikah lagi dengan orang lain. Niken tidak mau kehilangan Mamah untuk kedua kalinya."


" Papah hanya ingin yang terbaik buat Niken."


******

__ADS_1


" Bang sedang apa? " Tanya Alvino.


" Akh... ini hanya berbalas chat." Jawab Vidi.


" Bagaimana keadaan kamu? " Tanya Vidi.


" Berusaha ikhlas Bang, tapi Niken sangat kehilangan sekali dan menyuruh Saya untuk tidak menikah lagi." Jawab Alvino.


" Kenapa? "


" Takut kehilangan Mamah lagi katanya."


" Alvino, kamu tahu keluarga Alena? "


" Tahu lah dia adik Bang Niko."


" Apa kamu tidak tahu Alena punya saudara kembar? "


" Saudara kembar? "


" 10 tahun tinggal di luar negeri, dia silang pendapat dengan Ayah nya karena Alenka adalah wanita bebas, dia bekerja sebagai model majalah dewasa dan film dewasa." Ucap Vidi.


" Kok Saya tidak tahu, dan bahkan photo di rumah nya tidak ada? "


" Karena Ayah nya sudah tidak anggap dia anak nya karena begitu, Pak Hadi sangat malu memiliki anak sebagai pekerja seperti itu. Dia memang senang mengekspos tubuh nya menurut dia itu seni." Ucap Vidi.


" Saya bayangkan nya gimana ya? " Ucap Alvino.


" Dia akan kemari, ingin bertemu sama kamu dan Niken." Ucap Vidi.


******


" Ayo makan."


" Masih sakit nggak bekas operasi nya? "


" Kadang sih Pah."


" Minggu depan saja ya, kamu istirahat dulu di rumah."


" Niken sama siapa? "


" Masa nggak berani, kan banyak Om - Om Tentara."


" Niken ikut saja ya sama Papah."


" Kamu bete sayang nantinya."


" Nggak mau, Niken mau ikut Papah."


******


" Halo manis, sekarang jadi pengawal Papah ya?" Ucap Raihan.


" Bukan jadi pengawal tapi di rumah nggak mau sendirian." Ucap Alvino.


" Nikah lagi Bang, biar Niken ada yang urus." Ucap Raihan.


" Nggak mau, Niken nggak mau punya Mamah lagi. Nanti Mamah Niken meninggal lagi." Ucap Niken langsung duduk di sofa panjang.


" Wah... gaswat." Ucap Raihan.


" Mungkin anak Saya sekarang yang punya selera. Masalah jodoh bukan hanya di tangan Allah tapi di tangan Niken." Ucap Alvino.


" Pokoknya ya, Papah nggak boleh menikah lagi titik."

__ADS_1


" Iya... sayang, lagian tanah kuburan Mamah kamu saja masih basah masa Papah sudah mau nikah lagi."


" Awas kalau Papah nikah lagi."


******


" Kita di jemput tidak Nanny? " Tanya Alenka saat sudah berada di Bandara.


" Bilang nya di jemput Nona." Jawab Nanny.


" Very hot Nanny, kamu lihat bisa gosong kulit saya." Ucap Alenka yang saat itu mengenakan pakaian minim dan hanya tank top yang memperlihatkan belahan dada nya yang menonjol dengan rambut bercat warna merah di kuncir kuda.


" Lebih baik kita menunggu dulu."


Aaaarrrrggghhh


" Menyebalkan."


******


Niken tertidur di sofa di ruangan Alvino, setelah lelah bermain game di ponsel milik Papah nya. Dengan kaki menjuntai ke bawah Alvino membenarkan posisi tidur Niken.


" Anak Papah, kamu sudah pintar ngomong sekarang."


Alvino lalu mengambil ponsel nya dan masih terdapat wallpaper Niken bersama Alena. Senyum Alvino mengembang saat menatap wajah Alena.


" Saya kangen kamu Alena, semoga kamu datang setiap malam di mimpi."


*****


" Hi.. sorry telat." Ucap Vidi.


Aaaarrrrggghhh


" Bagaimana Alena bisa bertahan dengan pria seperti kamu selama 5 tahun memperlakukan wanita hingga menunggu lama." Ucap Alenka kesal.


" Maaf, tadi ada keperluan dulu." Ucap Vidi.


" Maaf Bang Vidi, kita langsung cari rumah kontrakan atau kemana? " Tanya Nanny.


" Kalian langsung ke rumah Dinas Alvino saja." Jawab Vidi.


" Alvino? " Ucap Alenka.


" Dia suami Alena." Ucap Vidi.


" Ok, Saya juga ingin kenal pria itu dan anak nya."


" Kalian langsung terbang kemari, tidak ingin menengok ayah dan Abang kamu? "


" Masa bodoh dia mau di penjara, Saya bukan anak nya lagi. Menghina Saya yang menjual tubuh malah dia mempermalukan keluarga besar dan Negara. Untung Saya tinggal di luar negeri jadi tidak tahu kabar."


" Sebaiknya kamu temui , Ayah kamu sangat kehilangan Alena kamu hibur dia karena bagaimana pun dia Ayah kamu."


" Ya.. nanti kalau mood Saya lagi enak."


******


" Papah Lapar."


" Kita makan siang yuk di kantin."


Alena menganggukkan kepalanya lalu keluar bersama Alvino menuju kantin.


Saat setelah sampai kantin, Niken hanya mau makan yang ada di piring Alvino. Dan dengan manja nya Niken minta di suapi oleh Papah nya.

__ADS_1


__ADS_2