
Setelah menghadiri acara syukuran pindahan Raihan dan Nanny, Alenka dan Alvino pulang sedang kan Niken lebih memilih tinggal karena merengek ingin bersama dengan Nanny, walau awalnya Raihan menolak secara halus karena ingin berdua dengan istri nya, harus mengalah karena Alvino mengancam nya.
" Abang tuh jahat, seharusnya Niken pulang Bang."
" Yank, gantian tadi malam coba di kamar Niken mereka main sedang kan kita puasa."
" Yaelah Bang namanya juga libur semalam bukan setahun. Sudah kebakaran jenggot."
" Tapi sekarang bisa kan? " Tanya Alvino yang sudah memeluk tubuh Alenka dari belakang.
" Mau...??? "
" Yaeyalah." Alvino pun langsung mengangkat tubuh Alenka sambil berciuman.
Alvino pun membaringkan tubuh Alenka, dengan tangan yang sudah menari - nari ke sana kemari.
Nafas mereka yang sudah naik turun dengan jantung yang berdegup sangat kencang. Hingga mereka pun saling bergulat.
Alvino melancarkan aksinya dengan suara yang keluar dari mulut Alenka membuat nya semakin bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaan nya.
Saat akan menghentakkan senjatanya ke sarang yang sangat dia sukai suara ketukan pintu yang sangat keras membuat konsentrasi Alvino pun hilang. Namun Alvino tak peduli, dirinya terus mengehentak - hentakkan di milik Alenka.
Tok... Tok...
" Vin.... Alvino.... buka....!!! "
Terdengar suara panggilan dari Vidi, namun Alvino tak memperdulikannya dan tetap serius pada pekerjaan yang harus dirinya tuntaskan.
" Vin.... Alvino... buka, kamu sedang apa sih..!! "
Tok... Tok....
" Bang itu Bang Vidi, sana temuin dulu." Ucap Alenka sedikit mendorong.
" Tanggung Yank." Ucap Alvino yang masih terus memaju mundur kan kekuatannya.
__ADS_1
" Bang..!! "
Tok... Tok...
Kini Vidi beralih ke jendela kamar Alvino yang kini bersama Alenka yang sedang memadu kasih.
" Vin... kamu lagi apa sih buka dulu...!!
Alvino mengumpat sambil memukul bantal di samping Alenka.Dengan segera beranjak dari atas tubuh Alenka dan mereka pun memakai pakaian nya kembali.
" Alvino.....!!!
Tok... Tok...
" Iya... Bang Vidi.... sabar napa." Ucap Alvino sambil membuka pintu kamar nya.
" Dasar jones jomblo ngenes ganggu saja." Gerutu Alvino.
Alvino pun dengan wajah kusut membuka pintu rumah nya.
" Memang nya ada apa Bang? " Tanya kembali Alvino.
" Itu mobil kamu ada yang suka cari mobil second baik rusak atau masih bagus. Dia bilang sih terserah Mau di jual berapa." Jawab Vidi.
" Benar Bang terus orang nya mana? " Ucap Alvino.
" Orang nya sih belum kesini, hanya baru sebatas Chat. Dia minta photo mobil nya sama alamat nya dimana. Untuk masalah harga minta berapa, paling nego dikit dia."
" Boleh deh, kalau bisa hari ini."
" Ya sudah Saya ambil photo mobil nya ya." Ucap Vidi sambil berjalan ke arah mobil milik Alvino yang terparkir di depan teras rumah nya.
" Bang, kayak nya anak sama istri Saya minta mobil yang bagus deh."
" Beli saja kalau ada dana, mobil kan butuh."
__ADS_1
" Iya sih, nanti lah mereka Saya ajak ke dealer untuk pilih mobil apa." Ucap Alvino.
" Ya seharusnya beli lah yang lebih bagus kalau ada dana sih." Ucap Vidi.
" Sudah Bang? " Tanya Alvino.
" Maksud nya? " Ucap Vidi.
" Sudah kan hanya perlu memotret mobil dan kasih info saja kan? "
" Iya, terus? "
" Ya sudah, kalau sudah Abang boleh pergi."
" Kamu berani mengusir Saya Vin!!! " Bentak Vidi.
" Bukan gitu Bang, ah sudah lah nggak bakalan ngerti di jelasin juga."
Vidi pun menoleh ke arah dalam rumah Alvino, dan berbisik ketelinga Alvino.
" By the way Alenka mana? " Tanya Vidi.
" Ngapain cari istri Saya? " Ucap Alvino.
" Kayak nya merajuk ya.. kalian sedang tempur."
" Wualah ini nih dari tadi baru sadar."
Vidi hanya tertawa sejadi - jadi nya saat tahu kedatangan dirinya mengganggu proses kerja keras Alvino.
🌞🌞🌞🌞🌞🌞
Untuk Karya Baru yang ke 9 akan up hari sabtu tanggal 30 April...
Di tunggu ya.....!!!!!
__ADS_1
Untuk Jam nya di Waktu Sahur ya....