Bidadari Kecil Milik Pak Tentara

Bidadari Kecil Milik Pak Tentara
Kesempatan


__ADS_3

" Kenapa kamu pagi - pagi sudah sampai di depan kamar hotel saya Nanny? " Tanya Rey sambil mengucak matanya.


" Kamu hapus postingan di sosmed yang menunjukkan aktifitas Nona." Jawab Nanny.


" Pagi - pagi hanya untuk bilang seperti itu? " Ucap Rey berjalan menuju meja kecil lalu menuangkan air minum.


" Rey, Nona itu sudah memiliki suami, dan suami nya itu seorang Tentara. Dia tahu postingan kamu, mereka kini bertengkar. Kamu hapus postingan nya."


" Seharusnya suami nya bangga dong, kalau istri nya itu aset yang mahal."


" Rey, kamu itu nggak mikir apa. Suaminya tidak suka pekerjaan nya dan mengapa Nona pensiun karena dia sangat mencintai Nona. Tolonglah kamu hapus."


" Ok saya akan hapus, dengan syarat dia harus professional selesaikan beberapa pemotretan dan beberapa adegan untuk iklan produk orang dewasa."


" Kalau suami nya tidak mengijinkan? "


" Saya bisa rugi dan meminta kerugian tersebut, mau bayar pakai daun."


" Kalau itu lihat nanti yang penting hapus postingan tersebut."


" Iya, eh tunggu dulu. Suami nya bisa tahu apakah dia sedang pakai akun istri nya? " Tanya Rey.


" Mungkin kali." Jawab Nanny langsung pergi meninggalkan kamar Rey.


******


" Bang bisa kita bicara? " Ucap Alenka.


" Mau bicara apa? " Ucap Alvino sambil menggunakan laptop nya.


" Maaf kan saya."


" Kamu sudah tanda tangan kontrak kan, dan kontrak harus di selesaikan."


" Benar Bang."

__ADS_1


" Kenapa kamu tidak minta ijin suami? "


" Maaf kan saya Bang, saya takut Abang pasti tidak memberikan ijin."


" Jelaslah tidak memberikan ijin, pekerjaan apa itu. Untung di telinga Abang belum dengar desas desusnya."


" Saya melakukan ini hanya ingin membantu MR X karena setelah saya mengundurkan diri banyak industri yang tidak mau bekerjasama dengan perusahaan nya dan ada para penanam saham menarik saham nya."


" Terus kamu peduli? "


" Saya peduli karena Saya bisa terkenal berkat dia, tapi ini terakhir karena Saya sudah memilih siapa pengganti Saya yang Rey bawa dari sana."


" Siapa Rey? "


" Dia teman Saya, dan dia yang membawa Saya dulu untuk bergabung dengan MR X, dia salah satu Photographer asal sini tapi di kenal sama kalangan industri di luar negeri."


" Untuk khusus dewasa? "


" Iya."


" Sekarang Abang hanya ingin tanya kamu pilih karier atau keluarga, kalau pilih karier setelah anak kita lahir kamu boleh pergi dan anak yang kamu lahir kan tak boleh kamu bawa."


" Kenapa, saya disini sudah sedikit memberikan kamu pilihan tinggal pilih saja. Kamu minta cerai Saya kabulkan."


" Bang kenapa bicara seperti itu? "


" Alenka, kurang nya Saya di mata kamu itu apa, apa materi? " Bentak Alvino.


" Nggak Bang bukan seperti itu, maaf kan saya Bang tapi Saya mohon untuk beberapa sesi Saya harus selesaikan dan Saya janji tak akan ambil honor yang sekarang ini demi bantu menaikan pamor perusahaan MR X dengan Saya menggandeng model baru, agar mereka melirik yang berkolaborasi dengan saya." Ucap Alenka.


Alvino menatap ke arah Alenka yang sudah berkaca - kaca dan sedikit memegang perutnya. Alvino pun mengusap perut istri nya yang sudah sedikit terlihat.


" Benar ini terakhir hanya membantu saja?" Ucap Alvino dengan nada yang sudah pelan.


" Benar Bang, kalau Abang mau besok Abang ikut ke lokasi. Tapi Abang boleh marah lagi setelah tiba di rumah setelah apa yang Abang lihat."

__ADS_1


" Apakah pakaiannya harus terbuka? "


" Saya akan bicara sama Rey."


" Ok Abang besok temani kamu, Abang akan belajar sabar."


" Makasih Bang."


******


Alvino pun mengantar Alenka ke lokasi di temani Nanny, dimana terlihat satu model wanita yang hanya mengenakan bi****i yang mungkin dimaksud Alenka pengganti dirinya dan satu orang pria bule . Alvino berjalan ke arah Alenka dan menatap dengan tajam."


" Sudah bicara yang Abang minta? "


" Sudah Bang, kata Rey bisa mengenakan dress dengan belahan dada rendah."


Alvino mengusap dadanya dengan menatap Nanny.


" Kamu tahu Alenka Abang nggak kuat body kamu di umbar."


" Ini kan pakaian yang waktu pertama Abang lihat Alenka, bukan pakai yang transparan."


" Terus ini buat photo kan? "


" Iya photo juga bertiga Bang, dan beberapa sesi untuk iklan."


" Ok, Abang minta untuk Iklan kamu sendiri an."


" Kalau iklan tadi meeting sebentar mereka mensetujui yang Abang minta yang beradegan itu mereka, Saya hanya untuk beradegan mengenakan produknya saja."


" Ini bukan tayang disini kan? " Tanya Alvino.


" Bukan, ini iklan yang tayang disana." Jawab Alenka.


" Ya Allah sebagai seorang suami Saya sudah melakukan dosa." Ucap Alvino mengusap wajah nya dengan kasar.

__ADS_1


" Tenang Bang, nanti nggak seperti yang Abang pikirkan." Ucap Nanny.


" Lemas Saya Nanny." Ucap Alvino.


__ADS_2