
Usia kandungan Alenka memasuki 9 bulan, dan sudah mendekati HPL, Alenka pun sekarang lebih suka berdiam di rumah yang selalu di temani Nanny yang kini sedang hamil 3 bulan.
" Nanny kamu nggak mau makan ini?" Tanya Alenka pada Nanny sambil menunjukkan buah jambu air pada Nanny.
" Nggak akh, Saya masih nggak nafsu makan Nona." Jawab Nanny.
" Kamu harus ada asupan gizi, lihat kamu hamil tambah kurus begitu kemarin sampai di infus, bagaimana nanti anak kamu." Tegur Alenka.
" Nggak masuk sama sekali, entah lah Saya capek mual - mual terus." Ucap Nanny.
" Kasihan lah sama suami kamu, dia ke pikiran kamu sama calon anak kalian." Ucap Alenka.
" Harus bagaimana, ke bidan tetap saja, ke Dokter apalagi sama saja."
" Terus kamu makan apa? "
" Ya se masuk nya saja."
******
Hahahahaha
" Ini dedek bayi mah, di dalam perut kelihatan gerak - gerak begitu." Ucap Niken sambil tertawa girang.
Calon bayi yang di dalam perut terlihat ganti posisi hingga perut Alenka terlihat miring ke kanan dengan terlihat tampak seperti siku tangan yang membuat menonjol di sisi samping perut.
Hahahahaha
" Mamah itu." Tunjuk Niken.
" Iya sayang, dedeknya aktif ya." Ucap Alenka.
__ADS_1
" Kenapa? " Tanya Alvino datang menghampiri Alenka dan Niken.
" Lihat Pah dedeknya gerak - gerak, lucu ya." Ucap Niken.
" Anak kita aktif." Ucap Alvino sambil mencium perut Alenka yang sudah membesar.
" Jadi ingin cepat lahir." Ucap Niken.
" Sabar sayang tinggal menghitung hari." Ucap Alenka.
" Nanti dedek nya Niken yang kasih nama."
" Memang Niken punya nama yang bagus gitu?" Tanya Alvino.
" Punya dong pah."
" Siapa? " Tanya Alvino kembali.
" Nama nya siapa saja yang penting, dedek bayi lahir dengan selamat dan doakan mamah juga." Ucap Alenka.
*****
" Bang, mana yang mau di bawa mana yang nggak di bawa ke rumah sakit." Ucap Alenka saat sedang bersiap ke rumah sakit. Karena saat ini Alenka sudah pembukaan ke satu, setelah di periksa oleh bidan desa.
" Ini semua nya sudah ada di dalam tas, tinggal berangkat saja." Ucap Alvino.
" Bang, Saya takut kemarin terakhir di USG harus cesar karena posisi anak kita menjadi melintang di jalan lahir, karena baby boy kita ini di dalam perut saja sudah aktif apalagi kalau sudah lahir." Ucap Alenka.
" Aktif juga bagus dong, yang penting sehat." Ucap Alvino.
" Yuk kita berangkat ke rumah sakit."
__ADS_1
Niken melihat kepergian kedua orang tuanya yang akan ke rumah sakit, dengan Raihan yang mengemudikan mobil.
" Tante kenapa kita nggak sekalian ikut? " Tanya Niken.
" Nanti kita ke rumah sakit sama - sama." Jawab Nanny.
" Niken kan pengen lihat dedek bayi."
" Iya sayang, tunggu ya.. nanti sama Tante ke rumah sakit.'
" Kenapa nggak sekarang saja sih Tante? "
******
" Pah ini semakin mulas." Ucap Alenka.
" Sabar ya sayang." Ucap Alvino sambil terus mengusap perut Alenka, sedang kan Alenka hanya meringis ."
" Raihan bisa lebih cepat mobil nya? " Tanya Alvino.
" Ini sudah maksimal Bang, terus kondisi merayap ini karen ada kecelakaan truk di depan." Jawab Raihan.
" Pah... mules banget." Alenka sambil meremas tangan Alvino.
" Iya sayang sabar ya, rumah sakit nya 500 meter lagi." Ucap Alvino sambil terus mengusap pinggang istri nya.
🔴🔴🔴🔴
Yang belum mampir karya baru mampir ya...
" Menunggu Pagi Untuk Prajurit Hati"
__ADS_1
Cek Profil....