Boneka Tuan Kaya

Boneka Tuan Kaya
Bab 24 Perubahan Lexa.


__ADS_3

Kini Laras tidak tau harus melangkah kemana dirinya memang sudah hancur karna orang yang berkuasa yang tidak mempunyai hati sedikit pun tentang manusia lemah seperti dirinya.


Sementara kini Alex berbeda dia ingin melindungi Laras hatinya sudah berkata seperti itu sekarang semua nya berbeda Laras membenci dirinya.


Malam ini Alex dikamar nya dia sejak tadi pulang dari kantor hanya terdiam seperti ada kehilangan semangat nya, Lexa kini berdiri di pintu kamar Alex dia melihat Abang nya dari pintu.


Air mata membanjiri pipi nya dia berusaha tidak bersuara supaya Abang nya tidak mendengarkan karna terasa sesak Lexa berlari ke kamar nya.


"Mamah, Lexa ingin pergi bersama mamah." ucap Lexa sambil menangis.


Bi iim yang melihat Lexa menangis dia masuk ke kamar Lexa dengan hati hati dia melihat Lexa duduk sambil meratapi.


"Non." ucap Bi iim.


Lexa yang melihat Bi iim langsung memeluk nya dia menangis di pelukan Bi iim sementara Bi iim dia memeluk Lexa.


"Non, ada apa." ucap Bi iim lembut.


"Bi, kenapa Abang menikahi orang yang Lexa benci Bi." ucap Lexa dengan air mata masih menangis.


Sementara Bi iim hanya diam memeluk Lexa tiba tiba bel rumah Alex berbunyi Bi iim pamit ingin membuka pintu untuk tamu.


Saat Bi Iim membuka betapa kaget dia melihat siapa yang bertamu itu dengan sopan Bi Iim mempersilahkan mereka masuk lalu Bi iim menelvon Alex tak lama Alex keluar dari kamar nya.


Disana sudah ada Bayu serta kedua orang tua nya Alex memandangi mereka bertiga dengan tatapan tajam lalu duduk di depan mereka dengan angkuh.


"Silahkan berbicara maksud kedatangan kalian kesini." ucap Alex dia malas sekali berbasa basi seperti sikap mereka.


"Alex, Tante mau pernikahan Lexa dan Bayu di percepat karna itu akan lebih baik." ucap mamahnya Bayu.


Alex seperti berfikir tentang perkataan Mamahnya Bayu dia lalu mangut mangut sementara Lexa menguping tak jauh dari mereka.


"Kalo saya tergantung Lexa, karna saya tidak bisa memaksa Lexa." ucap Alex.


Lexa yang mendengar kan ucapan Alex sedikit ada rasa menganjal di hatinya entah itu apa dia masih berdiri saja menguping Bi iim masuk membawa kan minuman untuk mereka serta cemilan.

__ADS_1


Setelah Bi iim pergi mereka melanjutkan pembicaraan yang sempat tertunda Alex masih berfikir kenapa mereka tiba tiba menginginkan pernikahan apa Bayu akan membalaskan dendam nya pada Lexa.


"Kalo begitu Tante bisa ketemu Lexa." tanya Mamahnya Bayu.


Alex pun menyuruh Bi iim memanggil Lexa tak Lama Lexa datang dengan wajah pura pura kaget dan bahagia atas kedatangan mereka.


"Tante Lexa kangen." Lexa memeluk Mamah nya Bayu.


"Tante juga." ucap Mamahnya Bayu.


Alex melihat Lexa dia seperti bahagia dengan mereka entah kenapa Alex sudah waktunya membiarkan Lexa memilih kehidupan nya karna sekarang Lexa sudah tidak kecil lagi.


"Lexa, mereka datang ingin mempercepat pernikahan mu." ucap Alex memberitahu.


Lexa memandang Abang nya dia tersenyum lalu menatap Bayu yang biasa saja tiba tiba senyum Lexa memudar.


"Lexa tidak bisa." ucap Lexa membuat semua orang yang ada di situ tercengang kaget termasuk Bayu.


"Kenapa." tanya Bayu dia mulai menatap Lexa.


"Aku juga sadar Bay, Cinta itu tidak bisa di paksa jadi aku akan membatalkan pernikahan ini." ucap Lexa.


Alex menatap Lexa seperti menahan air mata dia tau Lexa sangat mencintai Bayu tapi kenapa dia malah merelakan.


"Lexa, Bayu mungkin masih labil tapi Tante mohon Sama Lexa jangan membatalkan pernikahan ini Tante Risma sangat menginginkan Lexa menjadi menantu Tante." ucap Tante Risma dia menatap Lexa.


"Maaf Tante, Lexa tidak bisa." ucap Lexa lagi.


Bayu masih menatap Lexa dia pun sedikit berfikir bagaimana cara menyakin kan nya sementara dirinya pun masih mencintai Laras dan Lexa benar pernikahan ini suci bukan main main.


Sementara Alex sedikit tersinggung dengan ucapan Lexa itu dia mengingat kan dirinya yang memaksa Laras menikah dengan nya bahkan dirinya telah menodai perempuan yang benar benar baik dan tangguh Seperti Laras.


"Lexa." panggil Bayu kini dia menatap Lexa.


"Aku hanya perlu waktu untuk melupakan Laras, jadi aku mohon terima lah pernikahan ini." ucap Bayu menatap Lexa.

__ADS_1


Lexa sebenarnya ingin sekali berkata iyah tapi ucapan Bayu dan Abang nya itu lebih kuat sekali menusuk pikiran nya dirinya tidak mau menderita dia tidak mau kalo setelah menikah dengan nya dirinya akan menangis sepanjang hari karna tingkah Bayu.


"Maaf Bay." ucap Lexa mantap.


"Lex." belum sempat Bayu berbicara Alex sudah menyela nya.


"Karna ini keinginan Lexa jadi hormati keputusan nya, Lexa berikan cincin nya." ucap Alex menyuruh Lexa memberikan Cincin nya.


Lexa pun mengambil cincin di jarinya lalu menaruh nya di tangan Tante Risma, entah kenapa air mata nya terjatuh saat meletakan cincin itu.


Tante Risma seperti tidak menerima semua ini dia pun mengeleng dan menangis.


"Sekarang sudah malam silahkan pulang saya sedang tidak enak badan." ucap Alex menatap mereka.


Bayu yang tak suka dengan ucapan Alex barusan dia berdiri sementara Tante Risma dan Om hadi hanya diam Bayu pun berdiri.


"Kau akan menyesal memperlakukan kami seperti ini." ucap Bayu dia keluar dengan marah.


Orang tua Bayu pun mengikuti mereka keluar saat di luar rumah Alex, Tante Risma langsung menampar Bayu dengan keras.


"Kau lihat, akibat tingkah kamu Lexa sekarang pergi." ucap Tante Risma dengan marah sementara Om Hadi hanya diam dia sedang berfikir.


Bayu diam dia baru kali ini mendapat tamparan dari ibunya semarah apa pun biasa nya mamah nya hanya cerewet tidak sampai memukul.


"Mamah kecewa sama kamu Bayu." ucap Tante Risma dia langsung berlari masuk kedalam mobil.


Sementara Om Hadi dia sudah masuk dari tadi di mobil didalam Mobil hanya terdengar isak tangis Tante Risma dia seperti sangat sedih sekali bahkan Tante Risma tak menatap Bayu sedikit pun.


Pagi hari ini banyak sekali pertanyaan di benak Bayu kenapa Lexa bisa melepaskan dirinya kemarin marin dia sangat mencintai nya tapi waktu malam semua nya berbeda seakan akan Lexa tak mempunyai Rasa itu sedikit pun kepada diri nya.


Lexa bangun dari tidur nya dia menatap Cermin tak jauh dari kamar tidur nya dia seperti tak di urus rambut nya acak acakan serta mata nya yang bengkak akibat menangis semalam.


Sementara Laras dan Sonya mereka sudah bersiap siap akan mengikuti tes KKN dan memberikan persyaratan nya hari ini juga kini Laras harus melupakan masa kelam itu dan melanjutkan hidup nya.


Entah sekarang status nya apa menikah atau sudah bercerai tapi Laras tak memperdulikan nya itu hanya masa lalu baginya sekarang dia akan fokus meraih mimpi nya.

__ADS_1


__ADS_2