Book 3 : Bertahan Di Dunia Lain Dari Nol

Book 3 : Bertahan Di Dunia Lain Dari Nol
Chapter 26 : Aligator Greed


__ADS_3

Seluruh kapal mulai berlayar meninggalkan pelabuhan, bagi Ardhi ini merupakan tindakan ceroboh untuk membiarkan 20 armada kesatria turut ambil bagian dari rencana ini.


Jika ledakan ini gagal maka mereka adalah orang yang pertama akan mati.


Tak ingin memikirkannya lagi Ardhi lebih memilih bersandar selagi merasakan hembusan angin menerpa wajahnya.


Semua orang di guild Lost Carnival juga memiliki perasaan sama, sampai kru kesatria membunyikan terompet untuk membuat semua orang waspada.


"Jangan bilang bahwa Aligator Greed sudah mengetahui rencana kita," kata Key.


"Bukan, lebih tepatnya di depan banyak sekumpulan Siren, mereka kerap bernyanyi untuk menghipnotis orang-orang yang melintas aku takut jika kita juga akan menjadi incarannya."


Ardhi mencoba melihat sejauh mungkin dan itu membuatnya terkejut karena salah satu Siren merusak wanita yang pernah ia temui saat mengambilnya kunci kedua.


"Yang lain suruh tetap diam dan kita mendekat ke sana."


"Dimengerti."


Ada tumpukan batu di laut yang mereka gunakan sebagai tempat duduk.


"Ara, aku pikir siapa yang berani mendekati kami, ternyata kau manusia yang sebelumnya menantangku."


"Heh, kenalanmu Lapis?"


"Kurang lebih begitu."


Jadi namanya Lapis.


Feng Ho terlihat bersemangat saat melihat mereka semua, hanya para wanita yang menunjukan kewaspadaan.


"Jadi apa yang bisa aku bantu untuk kalian semua?"


"Sebelumnya senang melihatmu baik-baik saja di sini."

__ADS_1


"Um yah."


"Kami ingin melewati wilayah ini, bisakah kalian semua memberi izin?"


"Lewat wilayah ini, bukannya di depan sana hanya ada makhluk bencana?"


"Itu tujuan kami, kami ingin mengalahkannya."


"Ara, mereka mencoba menantang maut," kata Siren lain memotong.


Lapis mendesah pelan lalu melanjutkan.


"Tadinya kami suka berenang di sana semenjak ada makhluk itu kami pindah kemari, jika kalian bisa mengatasinya kami juga akan senang."


"Dengan kata lain kami boleh lewat."


Lapis mengangguk mengiyakan dan para Siren yang lain memiliki pernyataan sama.


"Baik."


Perahu mulai kembali berlayar dan di sela-sela itu para Siren menyanyikan lagu semangat untuk mengantarkan kepergian mereka semua.


Sirna menatap jauh dengan tatapan lega.


"Baru kali ini bahwa kapal bisa lewat saat bertemu dengan para Siren, kerja bagus untukmu Ardhi."


Suara itu berasal dari Sirna.


"Kurasa hanya kebetulan saja bahwa aku mengenal salah satunya."


"Begitu. Saat semua ini selesai aku akan membayarnya dengan harga pantas walaupun aku tahu uang bukan sesuatu yang aneh untukmu, mau tubuhku?"


"Tidak terima kasih."

__ADS_1


"Itu berarti aku tidak terlalu menarik."


Ardhi menggelengkan kepalanya.


Ia sudah terlalu banyak wanita di tangannya dan berharap tidak akan menambahnya lagi.


Setelah beberapa jam perjalanan berikutnya mereka mulai memasuki area Aligator Greed tinggal, informasi yang mereka dapatkan cukuplah tepat dan dari sini mereka hanya harus melakukannya dengan baik.


Para awak yang sebelumnya membawa peledak mulai pindah ke kapal lain.


Key menepuk bahu Therta.


"Aku serahkan padamu."


Therta menggunakan sihir untuk membuat kapal itu berlayar ke depan, semua orang di saat yang sama berharap bahwa kapal akan langsung ditelan oleh makhluk bencana.


Perlahan kapal tersebut semakin menjauh, semua orang bisa melihat siluet raksasa berenang dari kejauhan, sekilas semua orang sudah tahu ukurannya benar-benar besar.


Tepat saat makhluk itu mendekat, rahang besarnya menyambar ke arah perahu dan dalam sekejap ia menelannya bulat-bulat selagi melompat terbang ke udara.


Saat tubuhnya kembali ke air ledakan menggema ke udara, menciptakan gelombang raksasa bersamaan riak-riak di permukaan air.


"Semuanya bersiap benturan," teriak pemimpin kesatria.


Semua perahu telah terseret cukup jauh.


Sementara pakaian mereka basa kuyup sosok Aligator Greed telah mengapung dengan sekelilingnya berubah menjadi lautan darah.


"Ber-hasil."


"Kita berhasil."


Teriakan kemenangan adalah hal yang terdengar setelahnya.

__ADS_1


__ADS_2