
Beberapa hari berikutnya kelompok sementara Ardhi telah melanjutkan perjalanan kembali, tidak banyak yang bisa diceritakan dalam petualangan mereka. Mereka hanya tiba di atau tempat membunuh makhluk bencana dan melanjutkan perjalanan kembali.
Jika diibaratkan mereka benar-benar hidup seolah untuk bertarung.
Di atas tebing mereka menghabisi burung raksasa bernama Thunderbird, burung itu bisa menggunakan sihir petir yang menyambar siapapun mendekatinya, berkat kemampuan Anastasia dia berhasil memenggal kepalanya dengan mudah.
Feng Ho dan Therta adalah orang yang paling berjasa untuk mengalahkannya juga setelah melemahkannya.
Dengan begini Serpent, Black Spider, Aligator Greed, Thunderbird, telah dikalahkan kini yang tersisa adalah makhluk yang paling kuat di antara semuanya yaitu Great Titan.
Dalam kasus tertentu Serpent awalnya ular raksasa namun setelah melawan pahlawan ia hidup kembali menjadi ular tengkorak, melihat hal itu semua orang kini lebih memilih membawa tubuh makhluk bencana dan memeriksa bahwa mereka telah membunuhnya.
Berhubung mereka telah kelelahan mereka akan mengambil sedikit banyak waktu untuk beristirahat di sebuah desa.
"Tidak banyak yang bisa kamu berikan, tapi silahkan."
"Terima kasih banyak."
Karena desa ini kecil mereka menggunakan kandang kuda yang tidak terpakai sebagai tempat tidur, walau tidak nyaman ini lebih baik dibandingkan tidur di luar yang kini telah turun hujan.
__ADS_1
Feng Ho berfikir untuk mereka saling berpelukan agar menghangat diri, dan ia telah dihajar hingga tidur lebih awal.
Adapun untuk Ardhi dia sedang membuat api untuk menghangatkan semua orang, ia sudah meminta izin dan mereka bilang tak apa untuk membuat api asal saat tidur untuk dimatikan.
Para wanita mulai menyisir rambut mereka tak terkecuali Yuki yang memeluk Ardhi dari belakang. Seharusnya dia tidak kedinginan karena dia sangat berhubungan dengan salju.
"Aku senang bahwa kita hanya perlu selangkah lagi untuk menghabisi seluruh makhluk bencana, saat Great Titan dikalahkan kalian bisa bergabung dengan guild lainnya."
Terhadap pernyataan Sirna semua orang menggelengkan kepalanya.
"Kami tidak berniat melakukan itu, mari bubarkan guild petualang Lost Carnival kemudian buat guild yang lain," balas Anastasia lalu disusul Key dan Therta.
"Tentu saja kau tetap menjadi guild masternya, lagipula aku tidak tertarik jika itu bukan Anda sendiri yang memimpin."
Ardhi dan Yuki hanya melihat dengan senyuman di wajah mereka, ini berada di perbatasan kerajaan manusia dan melihat bahwa mereka tidak jauh dari pohon besar. Ardhi berniat membawa mereka di sana lagipula Great Titan berada di kawasan kerajaan Elf.
Ia sudah menulis surat pada kelompoknya dan kemungkinan besar mereka sudah berada di sana.
Malam ini tidak ada perlu semua orang cemaskan lagi.
__ADS_1
Beberapa hari berikutnya mereka sampai di tempat yang dimaksud, semua orang terkejut bahwa di tempat ini dipenuhi oleh banyak ladang sayuran, buah, buahan terlebih di isi beberapa ras seperti kucing, Succubus dan Dark Elf.
"Benar-benar hebat."
"Bukannya ini terlalu mengagumkan."
Lila yang bertugas menyambut mereka.
"Selamat datang di wilayah pohon besar, aku yang bertugas untuk mengantar semua tamu ke rumah peristirahatan, dan sebentar lagi jamuan akan dimulai sampai saat itu, mohon untuk bersihkan diri Anda."
"Imutnya, aku ingin memeluknya."
"Anastasia, aku juga."
"Aku belum puas."
"Tolong jangan jadikan aku seperti sebuah mainan."
Sirna melirik ke arah Ardhi yang mengangguk kecil.
__ADS_1
"Mari bertemu lagi saat jamuan dimulai."
"Aku mengerti."