Bukan Salah Khitbah (R1)

Bukan Salah Khitbah (R1)
Sakit


__ADS_3

'Jikapun benar ini mimpi,maka aku tak pernah mau bangun.......'


~Arkia Shalfira Mubarabq~


Pria bermanik itu berdiri,sambil menyeka darah yang merembes dari sudut bibirnya.


"Ada apa ini??"tanyanya bingung.


"B*NGS*T LOE......


BUGH


BUGH


Dua pukulan membabi buta itu kembali Ezka layangkan.Ia sudah tak bisa lagi menahan emosinya,ketika mengingat semua perbuatan bejat kakak iparnya ini,membuat emosinya memuncak.


"B*NGS*T LOE....B*NGS*T!!"teriak Vano membabi buta.


Sedangkan Keevan,pria itu tak membalas cuma menahan dan mengelak serangan adik iparnya ini.


"DITH......"teriak wanita diambang pintu tersebut.


Keduanya terdiam,lalu pandangan ezka kembali kearah vano.


"Rin...."lirih vano.


"Ada apa ini?"tanya wanita yang berprofesi sebagai chief tersebut.


"Gak ada apa apa kok!"sangkal Vano.


"Gak ada apa apa? Tapi kamu sampai luka gini?"kata siwanita sambil menyentuh sudut bibir vano yang terluka.


"Sshhh..."


Ringis Vano.


"Sakit ya?"tanyanya lembut.


"Sedikit!!"


"Ck.....muak gue lihatnya,sampe mau muntah!"desis ezka yañg terasa diabaikan keberadaanya.


'Huft......Astagfirullahadzim,sampai kebablasan gini.Maafin Ezka ya Allah.'


batin ezka sambil mengusap wajahnya frustasi.


"Gara gara lihat muka ******* kayak loe pada,emosi gue jadi naik sampe keubun ubun!"sindir Ezka.


"Jaga bicara kamu ezka!"ucap Vano dengan nada bicara naik satu oktaf.


"Kenapa,gak terima loe?"


"Kamu boleh pukul saya,hina saya sesuka kamu.Tapi jangan hina istri saya!"kata vano mantap,yang langsung membuat hati wanita disisinya menghangat.


"Istri loe?? Trus kakak gue siapa loe?? Cewek yang lagi sakit diRS itu siapa loe??


Cewek yang tinggalin sebulan ini siapa loe??


Cewek yang loe khitbah tiba tiba demi jaga nama baik loe?? Dia siapa loe b*ngs*t,ISTRI LOE APA CUMA KAMBING HITAM BUAT LOE??"bentak Ezka marah.


Vano tersentak,ia memang tidak lupa akan keberadaan istri pertamanya.Baru saja,dia mengingat ngingat bagaimana keadaan gadis itu.


"Kalo sampe kakak gue sakit lagi gara gara perilaku bejat loe,gue gak bakal segan segan hancurin hidup loe."ķatanya mengancam.


"Udah cukup loe sakitin hatinya,dan sekarang loe nyakitin fisiknya.Ingat,simpanan loe lagi hamil.Gak takut kena Azab loe??"sinis ezka sambil melenggang pergi dari ruangan vano.


Meninggalkan vano dan wanitanya.


"Dia adik ipar kamu?"


"Hm"


"Kasar banget!"pendapat Arin-wanita vano.


'Aku memang pantas mendapatkan ini!!'batin Vano dalam hati.


"Lihat,kamu jadi luka luka gini.Sini,aku obatin luka kamu!!"pinta Arin sambil menggiring Vano menuju sofa dikantornya.


Pikiran Vano kembali melayang,apa gadis itu sakit? Kenapa sampai masuk RS??


Bodoh bukan,istri sendiri sakit tapi tidak tahu keadaanya.


'Maaf ya-Rabb,aku sampai kebablasan gini!'batin Ezka.


Setelah mengambil mobilnya diparkiran,ditancapnya gas mobilnya dengan cepat meninggalkan pelataran perusahaan keluar Radityan itu.


Ingatanya kembali menerawang,kepada kejadian pagi tadi.Kejadian yang mengungkap cerita dialik luka.


FLASHBACK


"Iya,Kia sudah menikah.Memangnya ada apa dim?"


"Kia......saat ini.....tenģah mengandung."


Deg


Rotasi bumi tempat Ezka perpijak saat ini terasa berhènti,seiring dadanya yang bergemuruh memburu.


"A-apa?? Kia....hamil??"


Dimas mengangguk lemah."sepertinya Kia belum tahu tentang kehamilanya."


"Kandungan Kia lemah.Ditambah lagi Kia......sepertinya sedang banyak tekanan batin ya ka?"


"Hm.....Iya.Kia tersiksa lahir dan batinya dim!"lirih ezka.

__ADS_1


Ezka memang menyembunyikan perilah pernikan Kia dari sahabatnya seperti Dimas.Tapi tanpa diketahuinya,Dimas sudah mengetahui itu.


"Sebaiknya Kia dirujuk kerumah sakit ka,supaya Kia dan bayinya bisa dapat perawatan lebih baik."


Usul Dimas.


"Baiķ dim.Tapi aku minta sama kamu buat rahasiain berita ini!"pinta Ezka.


Dimas mengangguk,ezka pasti punya alasan besar kenapa kehamilan Kia harus ditutupi.


"Kamu tenang saja!"


"Dari kia juga!"lanjut Ezka.


"Maksud kamu??"bingung Dimas.


"Kia gak boleh tahu kalau dìa lagi hamil!!"ucap ezka.


"Tapi kenapa ka?"


"Kalau Kia tahu,Kia pasti bakal hancur karena berita ini!"tambah Ezka.


"Ok"


Jika itu demi kebaikan pasienya,maka Dimas akan tutup mulutnya dengan rapat rapat.


FLASBACK END


Selain berita ķehamilan Kia yang baru berusia tiga minggu,Ezka juga mendapatkan berita mengejutkan lainya.


Kakaknya itu telah menjadi korban 'pemerkosaan.'


Walaupun kata kata itu tidak layak disematkan mengingat vano dan Kia sudah menikah,namum perbuatan bejat pria yang dibawah pengaruh alkohol itu membuat kia harus mengalami tragedi mengerikan tetsebut.


Sesuai usulan dimas,tanpa sepengetahuan siapapun Ezka meminta tim medis untuk memerikasa keadaan fisik Kia (macan fisum lah....).


Ternyata dugaan Dimas benar,Kia telah dipaksa melakukan 'itu' oleh suaminya,terbukti dari hasil laporan medis Kia yang mengatakan jika dibeberapa bagian tubuh Kia ada memar yang membiru bekas benturan yang tak hilang walaupun kejadianya sudah sebulan lebih.


Dari fakta itulah emosi ezka langsung terselut.Emosinya tak dapat dibendung kala mengetahui penderitaan yang dialami kakaknya selama ini.


Tak kurangkan tekanan batin yang Kia dapatkan,bahkan kini fisik Kia pun terluka juga.


Ditatapnya nanar,gadis berpakaian rumah sakit berhijab baby blue tersebut.


Wajah cantiknya pucat pasi,bibirnya yang selalu tersenyum hangat itu terkatup,manik hitam yàng selalu berbinar itu kini tertutup rapat.


Dokter bilang,Kia harus badrest selama beberapa hari.Semua itu agar kondisi fisik kia kembali normal,dan kondisi bayinya tak lemah lagi.


'Jangan lemah disana dek.Beri kekuatan buat umi kamu,paman sayang kamu dañ umi kamu!'batin ezka sambil mengusap perut datar Kia.


"Ini....sahabat ukhti yang cuantikku kenapa sih,sampe bisa sakit gini?"tanya Ana yang datang menengok Kia bersama Renata.


Gadis itu tersenyum lemah"Aku gak papa kok Nat."ucapnya.


"Gak papa kok sampe harus badrest seminggu!"ketus Renata.


"Kuliah ya gitu gitu aja,gak pindah ke jonggol kok.Pokoknya sekarang kamu fokus sama kesehatan kamu,masa bulan depan kita wisuda kamu pakai kursi roda sih ki,kan gak lucu!!"celoteh Ana panjang lebar.


"Good job na,betul sekalih itu...."


Ketiganya pun tersenyum sambil kembali berceloteh.


Sudah dua hari kia badrest dirumah sakit,dan selama itu pula pria yang berstatus sebagai suaminya itu tak sekalipun menunjukkan batang hidungnya.


Selama dua hari itu,umi dan abi kia bergantian berjaga menunggu Kia dengan Salma-mama Vano.


Tiap kali ada yang menanyakan keberadaan vano,Kia selalu menyangkalnya jika pria itu tengah dalam perjalanan bisnis ke balik papan.


'Setidaknya kamu masih bisa tersenyum ki!'batin ezka lega,saat melihat interaksi Kia dengan kedua sahabatnya itu.


Ditempat lain,tepatnya di Sanur,Bali.


Pria tampan dengan pakaian casual itu tengah berbaring sambil memeluk tubuh wanitanya yang tengah terlelap.


Dua hari yang lalu dia dan istrinya itu singgah ke Sanur,karena keinginan sang istri yang ingin makan ayam betutu khas sebuah resto disalah satu resort di Sanur.


Tanpa mengindahkan peringatan adik iparnya tempo hari,kini pria itu kembali mengabaikan istri lainya yang tengah badrest diruang berbau obat obatan tersebut.


Cinta membuat matanya buta,membuat hatinya tuli,membuat hatinya beku.


Yang terpenting saat ini adalah wanita dalam dekapanya ini,wanita yang tengah mengandung darah dagingya.


"I love you rin!"ucapnya lembut sambil mengecup pucuk kepala sang istri.


Derrt


Derrt


Derrt


Getaran dari smartphonenya,membuat alisnya bertaut.Siapa yang menelpon malam malam begini,pikirnya.


Dengan perlahan digerakanya tubuhnya agar bebas dari wanitanya,dengan langkah pelan agar tak membangunkan sang istri,dibukanya pintu balkon kamarnya dengan amat pelan.


Papa


Nama kontak yang tertera disana.


"Hallo,Assalamualaikum pa!"


'Waalaikumsalam.Bang,kamu dimana??'


Tanya pria paruh baya disebrang sana.


"Aku ada diJakarta pa,ada peker-

__ADS_1


'Jakarta? Bukan balik papan?'introgasi pihak sebrang.


"Bukan pa,aku-


'Lain kali jika kamu mau berbohong,tolong rencanakan dengan baik.Papa tahu kamu ada dimana,dan sedang bersama siapa!'kata pria paruh baya itu tegas.


Deg


"Pa-


Kaget Vano,bagaimana bisa papanya tahu?


Apa papanya mengikutinya selama ini?


'Papa tunggu kamu pagi ini diBandung.Kalau kamu tidak pulang,papa tidak akan segan segan mencoret nama kamu dari daftar ahli waris keluarga!'ancamnya.


'Ck.....sialan'batin vano frustasi.


'Satu lagi,papa juga mau dengar alasan yang logis kenapa kamu ninggalin istrimu yang lagi sakit disini?


Papa tunggu jawaban kamu besok,kalau kamu berani pulang,Keevano Radityan Khutbi!!'


'Pa,Vano-


Tut........Tut.......Tut......


'Ck....apa yang harus kulakukan?'batinya bingung sambil mengacak rambut hitamnya frustari.


Ini memang salahnya.Sejak awal ia menerima perjodohan bodoh ini agar posisinya sebagai ahli waris aman dari ancaman,sekaligus hubunganya dengan sang kekasih masih tetap bisa berjalan.


Ibarat kata,Kia itu cuma pion.Tapi pion yang amat berharga bagi vano.


Namun kini semuanya berantakan,niatnya setelah setahun menikah vano akan menceraikan Kia.


Tapi nyatanya,baru enam bulan saja semuanya sudah berantakan seperti ini.


'Ck......dasar sialan!'desis vano kesal.


***


"Makan ya ki,kamu dari kemarin belum makan loh!"rayu salma-umi Kia.


Lagi lagi wanita berhijab putih gading itu menggeleng.


"Umi,kia gak mau makan.Mual mi!!"jawabnya lemah.


Sudah tiga hari lamanya Kia badrest,dan belum diperbolehkan pulang.


Dari kemarin sore,wanita bermanik hitam teduh ini mogok makan,sebab setiap makanan yang ditelanya selalu dimuntahkan kembali.


"Hey.....kenapa kamu gak mau makan ki?? Kamu gak mau sembuh memangnya ?"ucap suara bass tersebut,lembut.


"Ka....aku pengen bubur manado.Beliin ya!"jawab kia sambil memperlihatkan puppy eyesnya.


Ketika orang yang berada disana sampai dibuat tercengang oleh keinginan kia.


"Bubur manado?"ulang Bara yang juga datang bersama ezka.


"Bukanya kamu gak suka bubur ya fi,sejak kapan kamu suka bubur?"


Duk


"Aww....apaansih kamu ka? Nginjek kaki aku,sakit O'on!!"kesal Bara saat kakinya diinjak dengan kerasnya oleh Ezka.


"Hehe....kamu mau bubur manado kan ki?"tanya Ezka.


"Iya!"seru kia antusias.


"Yaudah,biar aku sama bara yang beliin.Kamu disini sama umi ya!"titahnya.


"Iya."


"Ezka pergi dulu ya mi,Assalamualaikum."pamit ezka sambil memboyong Bara ikut serta denganya.


##


Senyum sumringah tercetak jelas diwajah Kia,saat semangkuk bubur manado pesananya tersaji didepan matanya dengan uap yang masih mengepul.


Dilahapnya dengan penuh penghayatan makanan yang diinginkanya itu.


Salma-umi Kia sendri sampai geleng geleng kepala melihat permintaan aneh putrinya ini.


'Paman tahu kalau kamu yang minta bubur itu dedek ucu.Selama ayah bodohmu itu tidak bisa memenuhi keinginanmu,paman akan selalu siap sedia memenuhi keinginanmu.'batin ezka sambil tersenyum lega melihat keceriaan diwajah sang kakak.


'Jadi.....gini ya,rasanya nanganin orang ngidam.'gumamnya lagi.


□□□


Sakit🍀


Huahhh.......udah banyakk belom😯


Masih kurang lagi???


Lanjut gak???


Apa.....update gila gilaaan???


Jangan lupa dukungannya guyss,karena penulis butuh bantuan.


Jangan lupa bantu promo ya🤗🤗


Jumpa lagi dipart berikutnya😊😊


Sukabumi 26/11/19

__ADS_1


13:45


__ADS_2