Bukan Sekedar Obsesi

Bukan Sekedar Obsesi
Bab 46 : Doa Untuk Bratt


__ADS_3

"Pa-Pak Hesron." Lirih Alea.


"Sedang apa kau disini Alea?" Tanya Hesron dengan nada mengintimidasi.


"Bro, pulanglah." Ucap Bratt sambil menepuk pundak Hesron.


"Diam kau!" Balas Hesron.


"Alea, kau belum menjawab pertanyaan ku! Sedang apa kau disini?"


"Mmm.. saya.."


"Alea, pergilah keruang makan, ambil lah makan malam mu dan bawa ke atas." Perintah Bratt.


Alea pun cepat-cepat berjalan menuju ruang makan.


"Santai bro, jangan emosi seperti itu! Cara mu bertanya pada Alea seolah Alea akan merebut ku dari mu!" Ucap Bratt setelah Alea pergi keruang makan.


"Masalahnya kau telah menelantarkan perusahaan! Apalagi kalau sampai terjadi lagi kasus seperti Malika! Kau yang berbuat tapi satu perusahaan yang kena!" Omel Hesron.


"Tenang. Kan aku bilang tidak akan terjadi lagi kasus seperti Malika." Balas Bratt.


Tak lama Alea muncul dengan membawa dua piring ditangannya dan hendak naik kelantai atas.


"Saya permisi ke atas Tuan." Pamit Alea pada Bratt dan Hesron.


Hesron diam tak membalas sedangkan Bratt hanya membalas dengan anggukkan kepala.


"Apa dia juga tidur di kamar mu?" Tanya Hesron mengintimidasi.


"Haish!! Kenapa hari ini kau cerewet sekali, hah? Apa kau lapar? Ayo kita makan dulu kalau begitu." Balas Bratt sambil mendorong Hesron masuk keruang makan.


Sesampainya di ruang makan, Bratt langsung mendudukkan Hesron di kursi.


"Kau mau steak atau spaghetti?" Tanya Bratt.

__ADS_1


"Spaghetti." Jawab Hesron. Meski kesal tapi kalau urusan makanan, tidak boleh di tolak.


Bratt pun mengambil piring yang berisi spaghetti lalu meletakkannya di hadapan Hesron lalu menuangkan air minum untuk Hesron. Bratt melayani Hesron dengan sangat baik, tujuannya agar Hesron tidak ngomel-ngomel lagi.


Setelah melayani Hesron, Bratt pun duduk di kursi makan di depan Hesron dan mengambil piring yang berisi steak daging. Bratt dan Hesron pun makan malam dengan tenang. Gagal sudah rencana Bratt yang ingin makan malam berdua dengan Alea.


*


*


*


Makan malam pun selesai.


Bratt dan Hesron pun pindah ke sofa ruang tengah.


KLAK. Bratt menyalakan pemantik api untuk menyalakan rokoknya.


"Apa kau kesini hanya untuk menceramahi ku?" Tanya Bratt setelah rokoknya berhasil tersulut.


"Sampai kapan Alea tinggal disini?" Tanya Hesron lalu menyalakan pemantik api dan menyulutkan api ke rokoknya.


"Sampai tiba waktunya." Jawab Bratt ambigu.


"Cih..!! Tiba waktunya apa? Tiba waktunya kau jatuh cinta padanya!" Sindir Hesron.


"Tidak mungkin." Balas Bratt. Ia menaikkan sudut bibirnya.


"Kenapa kau tidak membawanya ke apartemen mu?!"


"Karena aku membutuhkannya setiap waktu." Jawab Bratt terdengar ambigu lagi bagi orang yang tidak mengenal Bratt, tapi untuk Hesron dan Dan, mereka sangat tahu apa maksud jawaban Bratt.


"Sudah lah aku menyerah pada mu! Pokoknya jangan cari aku kalau kau bermasalah di kemudian hari!"


"Tenang, paling aku cari Dan!"

__ADS_1


"Menyebalkan!!" Umpat Hesron sambil melempar pemantik api kearah Bratt.


"Memangnya Alea tidak menuntut kejelasan hubungan kalian?"


"Untuk saat ini tidak. Makanya aku selalu menahan sampai dia yang menjatuhkan dirinya sendiri pada ku. Dan sekarang, aku yang memanfaatkan rasa bersalahnya karena telah menggodaku."


"Bagaimana kalau kedepannya dia menuntut keseriusan mu seperti yang di lakukan Malika dulu?"


"Sebelum itu terjadi aku akan mengakhirinya."


"Aku doakan semoga Alea meninggalkan mu lebih dulu sebelum kau merasa bosan padanya! Biar kau kelimpungan mencarinya!" Balas Hesron menyumpahi.


"Cih.. sungguh doa yang tidak masuk akal!"


"Oh iya Bratt, ada juga yang mau ku usulkan pada mu?" Ucap Hesron dengan wajah yang sangat teramat serius.


"Apa?" Tanya Bratt.


"Aku mau kau merubah salah satu peraturan perusahaan."


"Yang mana?"


"Tentang larangan memiliki hubungan spesial sesama karyawan Bratt Creative Digital."


Bratt mengernyitkan keningnya.


"Apa kau sedang jatuh cinta dengan salah satu karyawan di perusahaan ku?" Tanya Bratt menyelidik.


*


*


*


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2