Bukan Sekedar Obsesi

Bukan Sekedar Obsesi
Bab 81 : Deal? Deal!


__ADS_3

"Itu dia orangnya." Jawab Hesron sambil menunjuk Dan yang sedang tebar pesona.


"Kau gila menjadikan Dan pengganti mu sementara?! Yang ada nanti kerjanya hanya tebar pesona dan memeras diri ku!" Protes Bratt.


"Mama setuju! Dan memang cocok mengganti Hesron. Apalagi dia sangat mengenal mu!" Sahut Mama Bratt.


"Ma, Mama tidak tahu apa-apa tentang Dan! Dia itu pemeras Ma! Nanti baru disuruh menyalin berkas, dia langsung minta bayaran dua kali lipat dari gaji Hesron!" Balas Bratt.


"Dia begitu karena tidak punya pemasukan tetap! Makanya dia selalu pasang harga tinggi-tinggi setiap kau suruh, jadi saat dia tidak ada job dari mu atau dari yang lain, dia masih bisa bertahan hidup!" Bela Hesron.


"Makanya, bicarakan gaji dari awal dengan Dan! Memangnya siapa yang mau bekerja jika hanya dibayar 2M, Muakasih Muanyak!" Kata Hesron lagi.


"Dan!!" Panggil Hesron sambil melambaikan tangannya.


Dan yang mendengar namanya di panggil pun menoleh kearah sumber suara.


"Sebentar yah, aku kesana dulu. Dua boss kalian itu paling tidak bisa melihat ku senang." Pamit Dan pada tiga orang karyawati.


Dengan gaya cool, Dan pun berjalan menghampiri Bratt, Hesron dan Mama Bratt.


"Mama lihat kan, begitu gaya-nya kalau sedang tebar pesona dengan para wanita! Padahal mandi saja tiga hari sekali! Menjijikkan!" Ejek Bratt.


"Ada apa? Kenapa kalian berdua suka sekali mengganggu ku yang sedang bersenang-senang!!" Omel Dan begitu dirinya sampai di depan Bratt, Hesron dan Mama Bratt.


"Ini Bratt mau bicara dengan mu!" Jawab Hesron.


"Oke Bratt, aku tinggal dulu. Aku harus menghubungi calon mertua ku!" Pamit Hesron lalu pergi dari tempat itu.


"Mama juga pergi dulu, Mama harus menemani menantu Mama, memastikan dia tidak makan makanan sembarangan." Timpal Mama Bratt lalu pergi dari tempat itu.


Sekarang tinggal Bratt dan Dan berdua.

__ADS_1


"Ada apa? Cepatlah katakan!" Ucap Dan.


"Bekerjalah di perusahaan ku untuk menggantikan Hesron sementara." Ucap Bratt.


"Memangnya Hesron mau kemana?"


"Dia ingin honeymoon."


"Oh.. berapa lama?"


"Enam bulan."


"Apa!!!! Enam bulan kau bilang?! Dia mau honeymoon atau mau program kehamilan! Kenapa lama sekali!" Protes Dan.


"Apa aku belum mengatakan padamu tentang perjanjian ku dengan Hesron agar dia tetap bekerja di perusahaan ku?" Tanya Bratt.


Dan menggelengkan kepalanya.


"Intinya, aku mengizinkan dia untuk liburan selama enam bulan saat dia menikah." Ucap Bratt.


"Bukan aku! Tapi Hesron yang ingin menumbalkan mu!"


"Aku tidak mau! Enam bulan bekerja di perusahaan apalagi bekerja dengan mu, bisa membuat ku stres! Kau kan tahu aku paling tidak suka dengan aturan ini-itu!"


"Ayolah Dan, hanya enam bulan. Aku tidak akan mengatur mu ini-itu. Kau cukup mengerjakan pekerjaan mu sebagai pengganti Hesron sementara. Masuk kantor jam delapan dan pulang jam empat. Aku tidak akan menyuruh mu lembur atau meeting dengan klien." Rayu Bratt.


Dan diam sejenak untuk memikirkan tawaran Bratt.


"Lalu bagaimana dengan gaji ku?"


"Karena pekerjaan mu nanti tidak terlalu banyak seperti Hesron, maka aku akan menggaji mu setengah dari gaji Hesron tiap bulannya. Bagaimana?"

__ADS_1


"Enak saja setengah!! Aku tidak mau! Kau harus menggaji ku sama seperti gaji Hesron!"


"Kau!! Belum apa-apa sudah memeras ku!" Geram Bratt.


"Tidak mau? Ya sudah kalau kau tidak mau!" Balas Dan dan hendak pergi dari hadapan Bratt.


"Eits... Baiklah, baiklah, aku akan menggaji mu sama dengan Hesron!" Ucap Bratt mengalah.


"Nah begitu dong! Kalau begitu aku mau!"


"Tapi ingat, jangan sesekali kau menggoda karyawan ku!"


"Bukankah kau sudah memperbolehkan sesama karyawan mu untuk menjalin hubungan?!"


"Peraturan itu tidak berlaku untuk mu!" Jawab Bratt ketus.


"Baiklah, lagian karyawan mu juga tidak ada yang menarik!" Balas Dan.


"Deal?" Bratt menjulurkan tangannya.


"Deal!" Balas Dan sambil menyambut uluran tangan Bratt.


*


*


*


Bersambung...


*** Kakak-kakak, Bunda-bunda, mampir ke novel aku yang ketiga juga yah judulnya I'm Not A Bi*tch, menceritakan tentang seorang wanita yang bekerja sebagai DJ, karena pekerjaannya itu, banyak orang menganggap dirinya wanita murahan. Untuk tahu cerita selengkapnya, silahkan baca langsung di novel ketiga aku itu. Terimakasih. 🙏🙏🙏 ***

__ADS_1


Yang begini yah covernya Kakak-kakak, Bunda-bunda. 🙏🙏🙏



__ADS_2