Bukan Sekedar Obsesi

Bukan Sekedar Obsesi
Bab 91 : Semua Masalah Terselesaikan


__ADS_3

Mendengar kata-kata Alea sontak Bratt pun lompat dari atas ranjang dan mengejar Alea yang sudah hampir sampai di depan pintu ruang ganti.


Bratt langsung menarik Alea dan mendudukkan istrinya di pinggiran ranjang.


"Enak saja barang imitasi Bang Jago yang menjenguk anak-anak ku!" Protes Bratt.


"Nanti anak-anak ku mengira kalau mereka hasil barang imitasi itu!" Protes Bratt lagi.


"Kan tadi kau yang bilang tidak mau menjenguk anak-anak mu! Ya sudah biar barang imitasi saja yang menjenguk anak-anak mu!" Balas Alea.


Bratt menghela nafasnya kasar. Daripada barang imitasi Bang Jago yang menjenguk anak-anaknya, lebih baik Bang Jago sendiri yang menjenguk hasil muntahannya.


Bratt pun mendorong tubuh Alea pelan dan menindihnya.


"Baiklah, aku akan menjenguk anak-anak ku sepeti yang kau mau." Ucap Bratt lalu mendaratkan bibirnya di bibir Alea dan mengu*lum bibir itu dengan sangat lembut.


Alea pun melingkarkan lengannya di leher Bratt dan membalas permainan bibir Bratt.


Permainan bibir dan lidah pun semakin memanas. Tangan Bratt juga sudah tidak tinggal diam, tangan profesional itu pun masuk kedalam baju tidur berbahan satin untuk meraih dua gundukan daging milik Alea.


Alea pun mendes*ah dengan sangat seksinya, membuat Bang Jago yang sedang meronta-ronta karena merasa sesak di balik boxer jadi makin meronta-ronta.


Sama seperti Bang Jago, Eneng Tembem juga sudah berdenyut di balik segitiga kain yang masih menutupi dirinya.


Karena sudah tidak bisa menahan denyutan Eneng Tembem, Alea pun mendorong tubuh Bratt hingga tautan bibir mereka terlepas mendadak.

__ADS_1


"Kenapa?" Tanya Bratt. Bratt pikir giginya tak sengaja menggigit lidah atau bibir Alea.


"Aku sudah tidak tahan Bratt. Ayo lakukan sekarang." Ucap Alea lalu mengubah posisi mereka.


Kini Bratt lah yang berbaring diatas ranjang dan Alea yang menindih Bratt.


Dengan tidak sabarannya Alea membuka baju tidur yang ia pakai. Melihat Alea membuka pakaian tidurnya, Bratt pun juga ikut membuka pakaian yang menempel ditubuhnya.


Kini mereka sudah sama-sama polos.


Alea langsung memberi sengatan-sengatan kenikmatan pada tubuh Bratt dengan bibirnya dan Bratt juga memberi sengatan-sengatan pada tubuh Alea dengan tangannya.


Dirasa cukup memberikan sengatan pada tubuh Bratt, Alea pun mengarahkan Bang Jago untuk di pertemukan dengan Eneng Tembem.


"Stop. Biar aku saja Sayang, nanti kau lelah." Bratt menahan tangan Alea padahal kepala Bang Jago sudah di depan pintu rumah Eneng Tembem.


"Biarkan aku yang memimpin kali ini!" Balas Alea.


Alea pun kembali mengarahkan Bang Jago untuk di pertemukan dengan Eneng Tembem.


"Sssh... Ah..." Erang Alea dan Bratt bersamaan saat Bang Jago dan Eneng Tembem sudah saling melepas rindu.


Dan malam itu mereka pun kembali bercinta dengan panas dan lembut setelah dua minggu berpuasa.


Percintaan yang awalnya di pimpin oleh Alea, namun begitu di pertengahan jalan Bratt yang mengambil alih kepemimpinan.

__ADS_1


*


*


*


Satu bulan kemudian.


Tak terasa sudah sebulan lebih proses mengambil alih PT. Filima yang di lakukan oleh Tuan Herlangga.


Dan akhirnya Tuan Herlangga pun berhasil merebut PT. Filima dan berhasil membalik namakan PT itu atas nama Finola.


Bahkan kasus kecelakaan orangtua Finola dan orangtua Fritz yang di duga karena sabotase pun sudah di buka kembali. Dan benar saja dugaan Dan dan Finola kalau dalang semua ini adalah adik tiri Papa Finola sendiri, Om Saka karena ingin menguasai harta Papa Finola.


Bukan hanya Om Saka saja yang terlibat, bahkan pengacara, oknum petugas polisi dan penegak hukum yang membantu tindakan kriminal Om Saka pun ikut terseret dan kini sudah mendekam dalam tahanan.


Meski kasus sabotase kecelakaan orangtua Finola dan orangtua Fritz sudah selesai dan perusahaan Papa Finola juga sudah beralih menjadi atas nama Finola, tapi Dan belum memberitahu Finola kalau perusahaan Papa-nya sudah berhasil ia rebut kembali atas bantuan Tuan Herlangga. Sengaja Dan menahan memberitahu pada Finola, menunggu sampai hari ulangtahun Finola.


Dan dengan kembalinya perusahaan Papa Finola, Dan pun memberikan video Edeline yang sedang ditunggangi Jonas pada Tuan Herlangga. Selain karena takut video mesum anak-nya tersebar luas, Tuan Herlangga juga tidak mau sampai anaknya gagal menikah dengan tunangannya hanya karena video itu. Makanya apapun Tuan Herlangga lakukan untuk menutupi aib anak-nya.


*


*


*

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2