
Apartemen Bratt.
Hooweek.. hooweeek.. Bratt memuntahkan isi perutnya.
Sudah dari siang tadi Bratt mondar-mandir ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya. Berulangkali memuntahkan isi perutnya, membuat sekarang yang ia muntahkan hanya lah cairan bening.
Setelah puas menyalurkan rasa mualnya, Bratt pun mencuci mulutnya lalu menyeka-nya dengan tissue.
"Sepertinya asam lambungku naik karena dari tadi siang aku belum makan." Monolog Bratt sambil menatap pantulan wajahnya yang ada di cermin.
"Tapi mau keluar, aku malas! Entah kenapa tubuh ku lemas sekali!" Katanya lagi.
Bratt pun keluar dari dalam kamar mandi lalu mengambil ponselnya, niatnya ia ingin memesan makanan dari aplikasi online.
Tapi niatnya ia urungkan karena melihat foto Alea yang ia pasang sebagai wallpaper ponselnya.
"Kenapa wallpaper ku jadi foto Alea?" Bratt bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Padahal tadi setelah Alea pergi dari apartemennya, dalam keadaan patah hati berat, Bratt membuka galeri ponselnya dan melihat-lihat foto dirinya yang sedang bersama Alea dan saat melihat foto Alea yang Bratt ambil saat Alea sedang tidur, Bratt pun menjadikan foto Alea sebagai wallpaper ponselnya.
Bratt pun ingin mengganti wallpaper ponselnya lagi. Ia membuka galeri dan melihat-lihat album foto. Niatnya ingin mengganti foto Alea dengan foto dirinya, Bratt malah memandangi kembali foto-foto dirinya bersama Alea.
"Harusnya aku senang saat kau memilih untuk mengakhiri hubungan ini dan tidak menuntut keseriusan dengan ku. Tapi kenapa ini malah sebaliknya? Kenapa hati ku terasa sakit sekali, dada ku sesak sekali saat kau mengatakan hal itu." Lirih Bratt sambil memandangi foto Alea.
"Apa benar yang aku rasakan padamu bukan hanya sekedar obsesi? Apa benar aku sudah jatuh cinta padamu?" Lirih Bratt lagi.
Iya benar Bratt, kau sudah jatuh cinta pada Alea. Sekarang cari lah dia, minta maaf padanya dan katakanlah apa yang kau rasakan sesungguhnya. Bisik malaikat di sisi kanan Bratt.
__ADS_1
Tidak Bratt, jangan!! Kau tidak boleh jatuh cinta dengan wanita manapun termasuk Alea! Jatuh cinta itu, indah-nya hanya sesaat, selebihnya hanya bikin pusing dan sakit hati! Ingat bagaimana rumah tangga orangtua mu dulu! Awalnya mereka saling cinta, tapi itu hanya sesaat, selebihnya pertengkaran demi pertengkaran terjadi setiap hari dan tanpa mereka sadari kau lah yang menjadi korban! Bukankah hidup mu sudah enak seperti ini! Jadi perkokoh saja benteng anti jatuh cinta yang sudah berpuluh tahun kau bangun! Hasut setan yang ada di sebelah kiri Bratt.
Tidak Bratt, jangan dengarkan setan ini! Ikuti saja kata hati mu! Jangan sampai kau menyesal karena sudah menyia-nyiakan wanita seperti Alea. Bisik malaikat lagi.
Setelah bertarung dengan pergolakan batin, akhirnya bisikan malaikat berhasil memenangkan hati Bratt.
Bratt bangkit dari duduknya, mengambil kunci mobilnya lalu keluar dari unit apartemennya.
Ia ingin pergi kerumah-nya dan berharap Alea masih ada di rumah-nya.
*
*
*
Dengan langkah panjang, Bratt masuk kedalam rumahnya.
BRAAAK..
Bratt membuka kasar pintu rumahnya yang memang tidak terkunci. Untung saja pengamanan di kawasan tempat tinggal Bratt sangatlah ketat, satpam tidak hanya berjaga di depan komplek saja melainkan ada yang berjaga disetiap blok. Kalau tidak, mungkin sudah lama rumah Bratt kemalingan.
"Alea!! Alea!!" Teriak Bratt sambil berjalan memasuki tiap ruangan.
Tak melihat Alea ada di ruang tengah, ruang makan dan dapur. Bratt pun berlari kelantai atas sambil terus meneriaki nama Alea.
__ADS_1
BRAAK.
Bratt membuka pintu kamarnya kasar.
Kosong. Tak ada juga Alea disana.
Bratt pun berjalan menuju kamar mandi, berharap Alea ada di kamar mandi. Kosong. Alea juga tidak ada di dalam kamar mandi.
Tak ingin putus asa, Bratt masuk ke ruang ganti. Tapi tak ada juga Alea disana.
Bahkan barang-barang yang Alea bawa dulu juga sudah tidak ada lagi ditempatnya, yang tersisa hanyalah barang-barang Alea yang Bratt berikan.
Bratt terduduk lemas.
"Apa kau benar-benar meninggalkan ku Lea?" Lirih Bratt. Tak terasa air mata pun keluar dari mata biru kehijauan-nya.
"Apa aku sudah terlambat?" Lirihnya lagi.
*
*
*
Bersambung...
__ADS_1