Bukan Sekedar Obsesi

Bukan Sekedar Obsesi
Bab 53 : Konspirasi


__ADS_3

Malam harinya.


Kini Bratt, Alea, Hesron dan Zhinta sudah berada di klub malam untuk merayakan hari perceraian Alea. Dibanding Alea, Bratt terlihat lebih senang dengan perceraian Alea ini.


Sangking senangnya Bratt mengajak Alea turun ke lantai dansa meninggalkan Hesron dan Zhinta yang masih terlihat seperti orang asing.


Zhinta belum tahu hubungan Bratt dan Alea. Tapi Zhinta tahu kalau Bratt lah yang membantu Alea memergoki Jonas.


"Aku ke toilet dulu." Ucap Alea pada Bratt.


Bratt menganggukkan kepalanya dan membiarkan Alea ke toilet tanpa dirinya.


Sedangkan dari tempat duduknya, melihat Alea pergi ke toilet, Hesron pun berdiri dari tempat duduknya dan menyusul Alea ke toilet. Ada hal yang sangat ingin Hesron bicarakan dengan Alea.


Hesron menunggu Alea di lorong toilet.


Tak sampai lima menit menunggu, Alea pun keluar.


"Pak Hesron nungguin Bu Zhinta disini?" Tanya Alea saat melihat Hesron.


Hesron menggelengkan kepalanya.


"Saya nungguin kamu." Jawab Hesron.


"Nungguin saya? Ada apa? Pak Hesron mau ngomongin tentang Bu Zhinta?" Tebak Alea.


Hesron menggelengkan kepalanya.


"Saya mau ngomongin tentang kamu dan Bratt."


"Mmm.. Pak Hesron tahu tentang..."


"Saya tahu semua!" Potong Hesron.

__ADS_1


"Ikut saya!" Ucap Hesron sambil berjalan lebih keluar dari lorong toilet menuju tempat yang lebih sepi agar bisa lebih leluasa berbicara dengan Alea.


Kini mereka sudah berada di tempat yang sepi.


"Apa hubungan mu dengan Bratt sudah semakin dalam?" Tanya Hesron mengintimidasi.


"Maksud Pak Hesron semakin dalam bagaimana yah?"


"Maksud saya sudah berapa kali kau dan Bratt bercinta? Apa semenjak kau dan Bratt tinggal serumah, kau dan Bratt sering bercinta?"


"Ekhem.., pertanyaan Bapak gamblang sekali!" Alea jadi salah tingkah.


"Jawab!"


"Tidak Pak, karena kami tidur dikamar yang berbeda. Saya memang tidur di kamar Tuan Bratt, tapi Tuan Bratt tidur di kamar kosong yang ada di sebelah kamar-nya." Jawab Alea jujur.


"Apa kau sudah jatuh cinta dengan-nya?" Tanya Hesron lagi.


"Saya tidak tahu, tapi saya merasa nyaman dengan Tuan Bratt." Jawab Alea pelan.


"Memangnya Tuan Bratt kenapa?" Alea malah balik bertanya karena memang belum pernah mendengar gosip-gosip tentang Bratt.


"Bratt itu bastard! Dia tidak mau terikat dengan pernikahan!" Jawab Hesron.


Mata Alea membulat, jantungnya berdegup kencang, hatinya hancur berkeping-keping mendengar ucapan Hesron.


"Tapi saya merasa setelah dengan mu, Bratt berubah drastis. Saya rasa, Bratt sudah jatuh cinta dengan mu." Lanjut Hesron.


Tapi sayang, ucapan Hesron tak mampu membuat suasana hati Alea berubah.


"Saya tidak berani berekspektasi Pak."


"Saya tidak meminta mu berekspektasi, tapi saya ingin mengajak mu untuk berkonspirasi." Balas Hesron.

__ADS_1


"Konspirasi?"


"Tetap lah bersama Bratt, layani Bratt dengan setulus hati mu, anggap saja Bratt itu suami mu. Kalau perlu kau harus bisa mengandung anaknya Bratt."


Mata Alea membulat mendengar kata-kata Hesron.


"Yang benar saja Pak, kalau Tuan Bratt tidak mau bertanggung jawab dan malah menyuruh saya menggugurkan kandungan saya bagaimana?"


"Kalau seandainya nanti dia tidak mau bertanggung jawab, menghilang lah sementara waktu sampai dia benar-benar menyesal atas apa yang dia lakukan padamu! Saya akan membantu mu!"


"Kenapa Anda sangat yakin kalau Tuan Bratt sudah jatuh cinta pada saya Tuan?"


"Karena saya sangat mengenal Bratt, saya tidak pernah melihat Bratt sebahagia ini, baru bersama mu dia seperti ini. Dari cara dia menatap mu saja, saya dan Dan bisa tahu kalau sebenarnya Bratt sudah jatuh cinta padamu. Tapi, hanya karena ingatan buruknya tentang pernikahan, membuat ia menyangkal apa yang sedang ia rasakan sekarang." Balas Hesron.


"Aku mohon Alea, bekerjasama lah dengan ku. Aku tidak ingin melihat sahabatku terus-terusan dalam kesepian seperti ini." Mohon Hesron.


Alea diam sejenak untuk memikirkan tawaran Hesron. Tak lama Alea pun menganggukkan kepalanya.


"Saya mau Pak." Jawab Alea menyetujui tawaran Hesron meski disini harga dirinyalah yang harus di pertaruhkan.


Hesron tersenyum senang mendengar Alea mau berkonspirasi dengannya membuat Bratt menghancurkan benteng pertahanan untuk tidak jatuh cinta yang Bratt berpuluh-puluh tahun Bratt bangun.


Karena Hesron sangat yakin kalau Bratt sudah jatuh cinta pada Alea.


Jadi malam ini, bukan hanya Bratt yang sedang menjalankan misi untuk mendamaikan Hesron dan Zhinta, tapi Hesron juga menjalankan misi untuk menghancurkan benteng dalam hati Bratt.


*** FLASHBACK OFF ***


*


*


*

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2