
Bismillahirrahmanirrahim....
"Ada apa dengan hatiku? Apakah aku sudah mulai menrindukanmu? Apakah aku sudah mulai... Mencintaimu,"
( Adinda yaura permata wijaya )
🌼Happy reading🌼
Malam yang indah. Tampak seorang gadis yang sudah lengkap dengan perlengkapan untuk masuk kealam mimpi.
Dengan jantung yang berdegup lebih kenjang dia berusaha untuk menyiapkan baju tidur untuk fandy yang tengah berada dikamar mandi.
Ya ini adalah hari kedua sejak adinda dan fandy menikah. Dan malam ini sangat cukup bisa membuat jantung Adinda berpacu lebih cepat, karena Adinda hari ini akan tidur bersama dengan fandy. Jika kemarin adinda tidur dikamar ummi dan abinya.
Begitulah...adinda merasa aneh saat dia harus tidur dengan pria didekatnya. Walaupun adinda sering tidur dengan kedua kakak kembar nya tapi tetap saja fandy adalah suaminya sedangkan andi dan andan adalah saudaranya. adinda pasti akan merasa kurang nyaman.
Setelah beberapa saat keluarlah fandy dari arah kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk, tapi fandy juga menutupi bagian atasnya.
Karena dia paham adinda pasti belum siap untuk menjalani semuanya. Toh fandy juga tidak mau terburu-buru karena mereka masih ingin berkuliah. Belum lagi fandy belum mempunyai rumah untuk nya dan adinda. Meskipun ayah fandy adalah seorang yang sukses akan tetapi fandy tidak ada niatan sedikit pun untuk bergantung kepada sang ayah,
”Din? Baju aku udah siap?" Tanya fandy dengan nada lembutnya
”Udah kak ini," Jawab adinda sambil memberikan baju tidur itu untuk fandy
”Hmm...Din?
”Iye kak,"Adinda kembali menoleh kearah fandy yang tiba-tiba memanggilnya.
”Nanti biar aku Tidur disofa kamu tidur aja diranjang," Ujar fandy sambil menatap adinda. Adinda tampak kebingungan dengan ucapan dari fandy.
”Maksud kakak?
__ADS_1
”Aku tau Din. Kamu belum siap dengan semua ini. Jadi gue gak bakal maksa loe kok. Yakarena loe pasti belum terbiasa tidur dekat cowok. Apalagi itu gue," Jelas fandy Dan itu membuat Adinda sedikit merunduk dengan mata berkaca-kaca.
”Maaf ya kak. Aku belum bisa jadi istri yang baik buat kak fandy," Ucap Adinda dengan air mata yang lolos begitu saja
”Din. Loe jangan nangis. Gue paham kok loe jangan buat ngerasa bersalah gini dong," Kata fandy lalu mendekat kearah sang istri.
”Din?" Tanya fandy lagi yang sudah duduk didekat adinda.
”Iye kak?" Jawab Adinda dan langsung mendokak menatap fandy dengan air mata yang masih tersisah dipipinya.
”Tapi Gu...e boleh gak meluk loe bentar!" Ucap fandy dengan degup jantung yang lumayan cepat. Adinda tampak melongo lalu merunduk dengan pipi yang bersemu merah,
”Hahaha! Bercanda kok Din," Kata fandy lagi dengan gelak tawa. Adinda yang melihat itupun hanya bisa tersenyum sambil menetralkan mimik wajahnya
Setelah itu fandy berjalan kekamar mandi untuk memakai baju yang tadi sudah dipersiapkan oleh Adinda.
🍃🍃🍃
Hari ini adalah hari adinda pindah kerumah mertuanya. Sebenarnya kemarin adalah waktu yang sudah ditentukan. Namun adinda masih ingin tinggal karena masih ingin menghabiskan waktu dengan orang tuanya, fandy tak mempermasalahkan itu baginya itu wajar karena adinda termasuk sebagai anak kesayangan dikeluarganya. Maka tak heran jika Adinda berat untuk pindah.
”Ummi Abi. Adinda pamit dulu ya,"Ucap Adinda lalu memeluk kedua orang yang amat dia sayangi ini
”Iya nak. Jadi istri yang baik ya. Dan jangan repotin mertuamu,"Ujar kadiya sambil membalas pelukan adinda dengat sangat erat.
”iya din. Jangan ngorok ya kalau tidur," Ledek Adi_____Abi adinda. Adinda hanya tertawa kecil dengan air mata yang jatuh membasahi kedua pipinya. Dan sekarang Adinda menghampiri kedua kakak kembar nya. Yang menurut adinda menyebalkan tapi dia sayang.
”kak Andi. kak Andan.,"Adinda langsung memeluk kedua kakak nya itu secara bergantian.
”Inget ya jangan ngorok!"Ucap Andan Dan Andi bersamaan sambil tertawa kecil. Adinda langsung melepas pelukannya dan menatap horor kearah kedua kakak kembar nya itu.
”Apaan sih kak Andi kak Andan!" Kesal Adinda dan langsung memukul pelan lengan kekar Andi dan Andan secara bergantian. fandy yang melihat itupun hanya bisa tertawa kecil melihat bagaimana manja nya adinda kepada kakaknya, Dan kini giliran fandy yang menghampiri kedua mertuanya itu.
__ADS_1
"Aku sama adinda. pamit dulu ya abi ummi," Ucap fandy sambil mencium punggung tangan mertuanya itu.
"Iya nak fandy. Jaga putri cantik abi ya. Awas kalau dia nangis karena kamu!" Jawab Abi adinda sambil tertawa kecil.
"Iya nak fandy jaga dinda. Adinda itu anaknya manja jadi kamu harus perlakuin dia dengan baik ya," Bisik kadiya ditelinga fandy. Adinda melirik ummi nya itu. Dan bertanya-tanya dalam hati.
”Insya Allah. Ya mi," Jawab fandy mantap. Setelah upacara perpisahan yang mengaharu biru. Adinda dan fandy pun masuk kedalam mobil milik Ayah fandy yang baru diambilnya pagi tadi.
Mobil itu pun langsung nelesat membelah jalan saat sudah keluar dari gerbang rumah adinda.
Hening disepanjang jalan hanya hening yang menemani pasangan muda ini.
”Din?" Akhirnya fandy membuka suara. Dan memecahkan keheningan diantara keduanya. Adinda yang tadinya hanya melihat pemandangan luar dari kaca mobil kini berbalik arah dan menatap wajah fandy.
”iye kak. Kenapa?" Jawab adinda dengan nada lembutnya,
”loe suka mie ayam gak?" Tanya fandy dengan melirik adinda dari sudut matanya
”suka. Bangett malah!" kenapa emang kak?" Ungkap adinda dengan nada bicara yang cukup ceria dari biasanya.
”oh..kalau gitu gue harus jadi mie ayam dulu biar bisa jadi kesukaannya elu! Ashiaaap!" Ujar fandy dengan gelak tawa yang pecah. Adinda tampak melongo dan mengerutkan dahinya.
”Bercanda Din.!" Kata fandy setelah melihat wajah sang istri yang berubah. Adinda langsung merunduk dan berbicara dengan batinnya
”Ya Allah. Kenapa aku jadi deg-degan gini, aneh banget!" Ucap adinda dalam hati.
📕📕📕
Assalamualikum... Maaf ya kalau part agak gaje😂 semoga kalian masih suka, Dan maaf kalau rada panjang semoga kalian gak bosen dan berpindah😙
Jangan lupa Vote and Komen💞
__ADS_1
🌹Syukran🌹