
"Kunci sebuah hubungan adalah adanya keyakinan dan kepercayaan, jika keduanya tidak ada maka sebuah hubungan tidak akan lengkap, dan bisa jadi tidak akan bertahan"
~ Calon Imamku ~
• Happy reading •
.
.
.
Adinda menatap foto yang berada ditangan pria itu, Adinda mematung dan tiba-tiba saja air matanya menetes satu persatu dan menjadi deras seperti hujan.
”Din" Fandy menatap sang istri.
”Itu bohong aku gak punya hubungan sama dia kak!" Adinda mencoba meyakinkan Fandy
Fandy beralih menatap pria yang tengah menjadi biang masalah disini ”Loe gak usah mengarang cerita Bro! Gue kenal sama istri gue dia gak mungkin kayak gitu!" Fandy kali ini berkata kasar karena dia benar-benar sudah tidak tahan lagi dengan pria yang sedang mencoba merusak rumah tangganya.
”Dia pacar g____omongan pria terhenti
Bugh!
”Kak fandy!" Teriak Adinda saat Fandy mulai melayangkan pukulan Keras diwajah pria itu.
”Maksud loe apa hah!" Pria itu angkat suara sambil memegang sudut bibirnya yang tampak berdarah akibat pukulan dari Fandy.
”Brengsek loe!"
Bugh!
Bugh!
Bugh!
__ADS_1
Fandy tak henti-hentinya memberi pukulan pada pria itu, Dan pria itu pula membalas apa yang dilakukan Fandy hingga membuat Adinda Histeris.
”Kak Fandy jangan berantem!"
”Adinda istri gue gak mungkin selingkuh! Paham gak loe, loe cuman orang nyasar!" Fandy menarik kerah baju pria itu.
”Gue punya buktinya mau apa loe hah!"
”Bukti loe palsu, Brengsek!"
Bugh!
Pria itu tersungkur kelantai dengan luka lebam akibat amukan Fandy
”Hahaha!" Pria itu tertawa sumbang
Fandy berjalan kearah pria itu lalu menarik kembali kerah bajunya ”Bilang siapa yang suruh loe hah!, loe bisa aja ya gue laporin kepolisi atas tindakan mau ngerusak rumah tangga orang!" Fandy berteriak tepat didepan wajah pria itu.
”Kak Fandy udah!" Adinda mencoba menarik Tangan suaminya itu.
”Kurang ajar loe!"
”Kak Fandy udah, udah biarin aja dia, aku gak punya hubungan apa apa kak sama dia percaya sama aku, biarin dia pergi, kalau dia datang lagi aku sendiri yang bakal nyuruh kak Fandy buat seret dia kepolisi" Ucap Adinda dengan derai air mata sambil menarik pelan lengan kekar Fandy.
”Tapi din. Dia mencoba merusak rumah tangga kita" Emosi Fandy semakin memuncak terlebih pria yang sudah tersungkur itu memasang muka mengejek. Keterlaluan
”Kak Fandy percaya kan sama aku?" Tanya Adinda dengan tangan yang mengelus lengan sang suami,
Fandy mengangguk dan memejamkan mata sejenak untuk mencerna dan meredam emosinya.
”Pergi aku mohon, Aku gak tau anda siapa, tolong pergi atau saya laporkan polisi!" Ucap Adinda dengan penuh penekanan.
”Say___ucapan pria itu terpotong
”Pergi sekarang!" Teriak Adinda. Bahkan Fandy pun dibuat terkejut, tidak pernah dia melihat Adinda yang sangat keras dengan seseorang seperti tadi, itu karena Adinda mungkin sudah lelah.
__ADS_1
”Brengsek!" Pria itu mengumpat didalam hati Lalu beberapa saat pria langsung pergi dan tinggal lah Fandy dan Adinda yang masih sama-sama terdiam.
”Duduk dulu yu kak, Aku buatin minuman" Pinta Adinda lalu berjala bersama Fandy untuk duduk disofa.
Setelah sampai disofa mereka duduk dengan Hening yang menemani, tidak ada suara sampai Adinda membuka suara ”Kak aku buat minum dulu buat kak Fandy " Ucap Adinda dan langsung berdiri namun belum berjalan Adinda merasakan tangannya digenggam oleh seseorang.
Adinda berbalik dan menatap Fandy yang tengah menggegam tangannya dan menatap kearah dirinya ”Gak usah temenin aku aja dulu" Pinta Fandy dengan posisi yang masih sama, Adinda pun mengikuti intruksi Fandy, lalu dia duduk sambil menatap mata teduh milik Fandy.
”Kenapa kak?" Tanya Adinda
”Maaf ya din. Sebenarnya aku tadi kurang percaya sama kamu, karena dia punya bukti!"
Deg!
Ucapan Fandy menyambar telinga Adinda mata Adinda membola sempurna, Apa maksud Fandy apa dia tidak percaya dengan sang istri?
Bibir Adinda bergetar ”Maksud kak Fandy. Kakak percaya kalau aku selingkuh?" Air mata Adinda jatuh begitu saja dan Fandy dapat melihat nya.
”Gak din. Cuman aneh aja gitu kenapa dia punya foto kamu" Lagi dan lagi Fandy membuat Hati Adinda menjerit.
Adinda merunduk dengan satu tetes air mata dipipinya,
”Kamu beneran gak selingkuh kan Din?" Adinda menatap wajah Fandy sejenak.
”Kak Fandy ak____
”Apa Adinda. Selingkuh!" sebuah suara dari arah pintu utama membuat Adinda dan juga Fandy kompak menoleh.
”Salsa!" Ucap Adinda sambil menatap tamu yang tidak diundang itu.
📕📕📕
Assalamualikum maaf kalau pendek, semoga masih suka ya sama cerita ini😁
Jangan lupa Vote dan Komen💞
__ADS_1
🌹Syukran🌹