CALON IMAMKU

CALON IMAMKU
KEKESALAN HANY


__ADS_3

Hany dan Ustad Hanafi sudah berada di dalam mobil dan akan kembali ke rumah besar Kakek Bram. Waktu sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Keduanya terdiam dan fokus mendengarkan musik yang mengalun pelan dari playlist musik mobil milik Ustad Hanafi.


Ringkasan


Lirik


Dengarkan


Rekaman Lainnya


Hasil Utama


I can see the pain living in your eyes


And I know how hard you try


You deserve to have so much more


I can feel your heart and I sympathize


And I'll never criticize all you've ever meant to my life


I don't want to let you down


I don't want to lead you on


I don't want to hold you back


From where you might belong


You would never ask me why


My heart is so disguised


I just can't live a lie anymore


I would rather hurt myself


Than to ever make you cry


There's nothing left to say but good-bye


You deserve the chance at the kind of love


I'm not sure I'm worthy of


Losing you is painful to me


My heart is so disguised


I just can't live a lie anymore


I would rather hurt myself


Than to ever make you cry


There's nothing left to try


Though it's gonna hurt us both


There's no other way than to say good-bye


Lagu goodbye dari Air Supply, menjadi pilihan Hany. Lagu ini selain musiknya enak, liriknya pun memiliki arti yang bagus sehingga menjadi lagu favorit gadis cantik itu.


Kaki Hany terangkat dan bersikap di kursi jok mobil itu, dengan kaki yang terbalut jaket besar milik Ustad Hanafi untuk menutupi kepolosannya.


"Kamu lapar Na? Mau cari makan dulu atau tidak?" tanya Ustad Hanafi pelan sambil fokus dengan jalanan yang lengang.


Hany menatap ke arah Ustad Hanafi dan tersenyum lebar.


"Lapar banget, boleh cari makan dulu," ucap Hany pelan kepada Ustad Hanafi.


"Oke, calon istri kesayangan," ucap Ustad Hanafi pelan sambil terkekeh.


"His, Mas tuh, kebiasaan," ucap Hany pelan.


"Kebiasaan apa?" tanya Ustad Hanafi dengan penasaran kepada Hany.


"Kebiasaan bikin Na kesel," ucap Hany dengan ketus.


Ustad Hanafi tersenyum lalu tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Hany.


"Seneng ya Mas?" ucap Hany pelan dan kesal.


"Oh tentu saja, kenapa tidak? Ini hal yang buat Mas itu bahagia. Na, mau makan apa?" tanya Ustad Hanafi pelan.


"Apa saja, yang penting makan. Sudah, Na mau tidur dulu, cape," ucap Hany pelan.


Hany menyandarkan tubuhnya di jok kursi mobil itu dengan sangat nyaman sambil mendengarkan musik kembali.


Ringkasan


Lirik


Dengarkan


Rekaman Lainnya


Hasil Utama


I could stay awake just to hear you breathing


Watch you smile while you are sleeping


While you're far away and dreaming


I could spend my life in this sweet surrender


I could stay lost in this moment forever


Every moment spent with you is a moment I treasure


Don't want to close my eyes

__ADS_1


I don't want to fall asleep


'Cause I'd miss you baby


And I don't want to miss a thing


'Cause even when I dream of you


The sweetest dream will never do


I'd still miss you baby


And I don't want to miss a thing


Lying close to you, feeling your heart beating


And I'm wondering what you're dreaming


Wondering if it's me you're seeing


Then I kiss your eyes


And thank God we're together


And I just want to stay with you in this moment forever


Forever and ever


I don't want to close my eyes


I don't want to fall asleep


'Cause I'd miss you baby


And I don't want to miss a thing


'Cause even when I dream of you


The sweetest dream will never do


I'd still miss you baby


And I don't want to miss a thing


I don't want to miss one smile


And I don't want to miss one kiss


And I just want to be with you


Right here with you, just like this


And I just want to hold you close


I feel your heart so close to mine


And just stay here in this moment


Yeah, yeah, yeah, yeah, yeah


Don't want to close my eyes


Don't want to fall asleep


'Cause I'd miss you baby


And I don't want to miss a thing


'Cause even when I dream of you (even when I dream)


The sweetest dream will never do


I'd still miss you baby


And I don't want to miss a thing


I don't want to close my eyes


I don't want to fall asleep


'Cause I'd miss you baby


And I don't want to miss a thing


'Cause even when I dream of you


The sweetest dream will never do


I'd still miss you baby


And I don't want to miss a thing


Don't want to close my eyes


I don't want to fall asleep, yeah


And I don't want to miss a thing


Musik yang mengalun dengan sangat lembut dari grup band Aerosmith dengan judul I don't want to miss a thing.


"Selera musik kita sama ya Na?" ucap Ustad Hanafi pelan sambil menggoyangkan kepalanya mengikuti alunan musik itu.


Hany hanya menatap malas ke arah Ustad Hanafi.


"Sukanya nyamain aja, cari sendiri dong," ucap Hany ketus lalu memejamkan kedua matanya.


Setelah lagu itu selesai, Ustad Hanafi mencari lagu kesukaannya dari playlist musik tersebut.


Ku redam rasa pilu hati


Walau remuk dan merobek asaku


Kini kucoba tuk tegarkan hatiku

__ADS_1


Dalam menjalani hariku


Namun semua itu terlalu


Terlalu sesakkan nafasku


Saat bayangmu menggodaku


Namun sadarku harus menepis


Semuanya tentang dirimu


Kau t'lah patahkan asaku


Tergores kembali satu luka dihatiku


Mengendap membelai jiwa


Kuingin berlari mencoba tak tersentuh


Oleh hasrat angan jiwa


Namun semua itu terlalu


Terlalu sesakkan nafasku


Saat bayangmu menggodaku


Namun sadarku harus menepis


Semuanya tentang dirimu


Kau t'lah patahkan asaku


Tergores kembali satu luka dihatiku


Mengendap membelai jiwa


Ku ingin berlari mencoba tak tersentuh


Oleh hasrat angan jiwa


Dihariku... ooh


Dihariku... ooh


Ustad Hanafi memilih lagu Luka dari grup band Shifter. Lagu lama yang cukup melegenda hingga saat ini.


"Kok milih lagi beginian sih, gak banget," ucap Hany kesal.


"Karena Mas itu lagi terluka," ucap Ustad Hanafi pelan sambil fokus pada setir mobil.


"Terus?! Na harus gimana? Ngobatin lukanya?" tanya Hany ketus.


"Katanya mau tidur, ya udah tidur aja, gak usah ngurusin lagu, mau pilih apa, terserah Mas dong?" ucap Ustad Hanafi pura-pura kesal.


Padahal dalam hatinya tertawa terbahak-bahak melihat kekesalan calon istri kesayangannya itu.


Hany hanya mendengus dengan kesal dan memejamkan kedua matanya lagi sambil menutup kedua telinganya agar tidak mendengar pilihan lagu yang dipilih oleh Ustad Hanafi.


Calon suaminya itu kadang bikin kesel Hany, jadi lebih baik tinggal tidur dan menunggu sampai di tempat makan untuk makan.


Ustad Hanafi memutar kembali mencari playlist yang disenanginya untuk mengusir kebosanannya.


Lirik


Dengarkan


Hasil Utama


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia dengannya


Aku terluka, tak bisa dapatkan kau sepenuhnya


Aku terluka, melihat kau bermesraan dengannya


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia dengannya


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


Oh...


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


Lagu kedua, Ustad Hanafi memilih lagu dari Aramada dengan judul Harusnya Aku.


"Harusnya aku yang disana," teriak Ustad Hanafi dengan suara keras, menyanyikan lagu Armada mengikuti alunan musik itu dengan lirik lagu yang asal-asalan karena tidak hapal.


Hany menutup kupingnya rapat-rapat dan menghadap ke arah samping menatap kaca jendela mobil.

__ADS_1


__ADS_2