CALON IMAMKU

CALON IMAMKU
part 24


__ADS_3

"Cinta itu adalah sebuah rasa yang tumbuh dengan tidak terduga, Dan ketika rasa cinta itu muncul, maka terbitlah pula rasa cemburu dan rindu"


~ Calon imamku ~


.


.


.


• Happy reading •


Adinda masih diam menyaksikan fandy yang tengah berbincang dengan wanita yang tak Adinda kenali.


”Itu siapa fan?" Tanya wanita itu sambil menunjuk kearah Adinda. Sontak Adinda menoleh dan menatap nya,


Fandy melirik Adinda sekilas sebelum bersuara ”Istri gue" Ucap fandy jujur sambil tersenyum kearah Adinda.


”istri?" Tanya wanita itu lagi dengan expresi muka tidak percaya,


”Iya, eh Sa. loe kapan balik kesini?" Tanya fandy kepada wanita yang bernama lengkap Salsa Dinan ayni. Ya salsa adalah teman fandy sewaktu masih menginjak bangku sekolah menengah pertama, Tapi setelah lulus SMP salsa memutuskan untuk melanjutkan SMA Di Jakarta


Karena ayah nya dipindah tugaskan kesana.


”Baru kemarin, Eh loe beneran udah "Jeda sekian detik salsa melirik Adinda sekilas" Nikah?"


”Iya, oh iya lupa Sa ini istri gue namanya Adinda. Temen gue juga dulu waktu kecil, itu loh yang sering gue ceritain" Jawan fandy antusias


”Oh yang Rara itu" Salsa mengangguk-anggukan kepalanya, lalu mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Adinda.


”Salsa Dinan ayni, Gue kira tadi fandy bohong loh, ternyata bener loe istri nya"


”Adinda yaura permata wijaya," Adinda pun mengulurkan tangannya sambil tersenyum kaku.

__ADS_1


”Gak lah, gak mungkin gue bohong, kita baru nikah minggu lalu" Ujar fandy


”Cepet amat nikahnya kenapa?" Tanya salsa lagi


Fandy melirik adinda sebelum bersuara ”Lebih cepat lebih baik, dari pada pacaran kan" Tandas fandy sambil berjalan kearah Adinda Dan merangkul sang istri, Adinda sedikit tersentak dengan perlakuan fandy,


”Iya sih, Kirain ada apa aja gitu, gue gabung boleh gak?" Salsa tersenyum hangat kepada fandy ya hanya kepada fandy,


”hm, Fandy melirik adinda sekilas lalu kembali bersuara ”Loe sama siapa kesini?" Tanya fandy


”Sendiri gue tadinya sama temen tapi mendadak dia sakit perut trus pulang "


”Boleh aja sih" Ucap fandy Sementara Adinda hanya diam bak patung dia tidak ingin mencampuri urusan suaminya itu, meski pun adinda sedikit penasaran siapa wanita yang dihadapannya ini,


Salsa duduk tepat didepan fandy, sesekali dia menatap Adinda Dan tersenyum kearah nya,


”Ibu sama Bapak loe kemana? Masih dijakarta?" Tanya fandy


”Mama ada disini ikut sama aku, kalau papa masih dijakarta, masih ada sedikit urusan setelah urusan nya selesai baru deh balik lagi" Jelas salsa


”Kenapa? Makin cantik ya gue, eh Din loe tau gak fandy dulu pas SMP dikejar-kejar loh satu kelas, ya termasuk gue" Salsa menatap fandy


Apa yang terjadi? mendengar ucapan Salsa di akhir kalimat membuat Hati Adinda terasa panas, apakah Ini yang namanya cemburu?


”Bisa aja loe" Fandy tersenyum kaku, Dia tahu bahwa adinda merasa tidak nyaman dengan ocehan salsa, Dan fandy faham betul sekarang adinda sedang berada dimode cemburu.


”Kak fandy. Aku ketoilet dulu ya" Adinda langsung beranjak dari duduk nya Dan pergi ketoilet tanpa mendengar jawaban dari fandy,


Dan disini lah Adinda ditoilet yang sekarang sedang sepi, Dia menatap dirinya dicermin wastafel lalu berbicara dengan dirinya sendiri


”Kenapa aku kaya sewot gitu ya? Apa aku...Cemburu?" Adinda mengerjab beberapa kali lalu mencuci tangannya, Dan setelah itu adinda bergegas kembali kemeja makan untuk menemui Suaminya,


Saat sedang berjalan samar-samar Adinda mendengar Suara Fandy yang tengah berbincang ”pasti lagi ngobrol sama cewek itu pikir Adinda, Namun satu ucapan menghentikan langkah kaki mungilnya Dan memaksanya untuk menguping sang suami.

__ADS_1


”Jujur fan gue masih suka dan masih nyimpen perasaan sama loe!"


Deg!


Adinda mematung seketika, Apa maksud Salsa? Perasaan apa? Apa fandy pernah menjalin hubungan dengan wanita itu?


Adinda sedikit memundur Dan...


Prang!!


”Astagfirullah! "


Adinda tidak sengaja menabrak salah satu pelayan kafe Dengan sigap Adinda berjongkok Dan membantu sipelayan tersebut sambil meminta maaf, Dan tentu saja dengan mata berkaca-kaca, entah sejak kapan hati Adinda gelisah, Dia ingin mengeluarkan air matanya, itu semua karena ucapan dari salsa,


”Din?" Adinda tersentak dengan fandy yang sudah berada dibelakangnya persis,


”Maaf ya mbak saya gak sengaja, maaf" Adinda meminta maaf dan dijawab Anggukan oleh sipelayan kafe itu,


Adinda berdiri kemudian menatap kearah Fandy Dan Salsa secara bergantian, air matanya terasa ingin tumpah sekarang, Dan detik berikutnya Adinda langsung berlari kecil Kearah pintu keluar Dan menyisakan fandy  yang terdiam bingung melihat Adinda,


”Apa Adinda dengar ucapan salsa barusan?" Fandy membatin Dan setelah itu Fandy langsung pamit pada Salsa untuk menyusul sang istri.


”Gue pergi dulu sa" Fandy langsung berlari tanpa mendengarkan Jawaban dari Salsa,


”Fan maaf, gue terpaksa bilang kaya tadi. Karena gue sayang sama loe fan, dan kedatangan gue kesini itu buat bicara soal perasaan gue keloe, Tapi gue malah Dapat berita kalau loe udah nikah, Maaf jika nantinya Gue bakal bikin istri loe kecewa" Lirih Salsa


📕📕📕


Hallo👋 Assalamualikum semua maaf kalau part ini agak bikin merinding:)


Semoga kalian masih suka ya sama cerita dengan sejuta kekurangan ini,


Sampai ketemu di Episode selanjutnya😉

__ADS_1


Jangan lupa Vote And Komenn!!


🌹Syukran🌹


__ADS_2