CALON IMAMKU

CALON IMAMKU
part 26


__ADS_3

"Sebuah hal yang ingin sekali kulakukan, yaitu membahagiakan mu, Dan membimbingmu hingga jannah-NYA.


\( Fandy syauqi ardavan \)


.


.


.


• Happy reading •


Pengumuman penting sebelum baca!


Cek cek!


Perhatian!😂


A


ku Nulis part ini butuh perjuangan banget, dan pasti nya dengan rasa dag dig dug yang menyerang dihati:v *Lebay bat


Semoga feelnya dapet ya😂


Selamat membaca🤗


”Gue sayang sama loe fan, gue gak rela loe dimilikin selain gue, maaf harus ngelakuin ini, maaf" Seorang wanita tengah melamun sambil memegang sebuah foto, tampak pula empat sahabatnya, sahabat lelakinya yang tengah menunggu aba-aba dari wanita itu.


”Jadi loe nyuruh kita ngapain ni?" Tanya salah satu teman prianya yang tengah duduk sambil memegang gawai,


”Loe pura-pura jadi selingkuhan cewek ini, bagaimana pun caranya, loe harus buat seolah-olah Loe punya hubungan sama dia,  jeda sekian detik ”Tepat dihadapan suaminya" Ucap wanita itu sambil memperlihatkan foto yang tadi dipegangnya.


Pria itu langsung mengambil foto itu dan melihat nya sebelum bersuara ”Trus loe ngapain?"


Wanita itu menatap teman laki-lakinya lalu mengambil kembali foto yang tadi dia berikan ”Gue, gue bakal bikin fandy percaya bahwa istri nya selingkuh, dan disaat dia udah percaya, gue bakal langsung ngambil kesempatan buat deketin fandy " Wanita itu tersenyum miring


”Sadis loe, kaya gak ada laki-laki lain aja" salah satu teman pria wanita itu, angkat suara sambil tertawa, wanita itu berdiri dari duduknya dan berjalan kearah luar jendela rumah tua yang disebutnya sebagai markas,


”Gue sayang sama dia, dia cinta pertama gue, gue udah bilang sama diri gue sendiri sewaktu mau pindah kejakarta, bahwa gue bakal pulang dan cerita soal perasaan gue kedia, tapi. Dia malah kasi gue kejutan yang gak mengenakkan, jadi gue harus tega ngelakuin ini, demi mengambil kembali orang yang gue sayang, gue tahu ini salah dan keterlaluan, Dan ini bukan sifat gue, tapi gue bisa apa. Gue bener-bener sayang sama fandy " Wanita itu kembali menatap foto yang ada ditangannya, Dan berkutat kembali dengan pikirannya.


”Maaf ya Din, Tapi loe harus pisah sama fandy, Harus!" Ucap wanita itu dalam hati sambil meremas foto Adinda.


”Tunggu apa lagi, pergi dan lakuin tugas yang gue suruh!" Ucap wanita itu sambil menatap keempat kawan laki-lakinya.


***

__ADS_1


Adinda menuruni anak tangga senyum tak pernah hilang dari wajah cantik nya, dia terus memikir kan kejadian malam tadi, bahkan Adinda lupa dengan ucapan aneh dari salsa, ya dia harus percaya pada fandy, Toh Fandy sudah mengatakan bahwa salsa hanya teman, Dan Adinda pikir salsa memang hanya sedang bercanda malam itu, Aneh. Ya aneh tapi itulah yang terjadi.


”Din" sebuah suara dari arah dapur membuyarkan lamunannya, Dia segera pergi kedapur dan memasak


”Pagi istri Fandy " Fandy berjalan kearah Adinda dan membubuhkan kecupan dikedua pipi sang istri. Adinda masih sedikit merasa aneh tapi yah, begitu lah pengantin baru.


”Kak Fandy mau makan apa?" Tanya Adinda sambil menatap wajah teduh suaminya,


”Nasi goreng sayank!" Fandy memang pandai membuat semburat merah dipipi Adinda muncul begitu saja, Lihat lah pipi Adinda sekarang sedang memerah,


”Oke aku buatin" Ucap Adinda lalu berlari kecil dan menyembunyikan wajahnya yang merah agar fandy tak melihat nya.


”Mau aku bantu?" Ucap Fandy tiba-tiba


”Gak usah kak, biar aku aja, kak Fandy duduk nanti kalau udah siap aku panggil" Jawab Adinda sambil mengambil celemek berwarna putih yang berada digantungan dapur.


”Yakin?"


”Iya yakin, sana duduk aja" Adinda tersenyum hangat kepada Fandy, namun bukannya duduk fandy malah mendekat kearah Sang istri dan memeluknya dari belakang, Adinda sedikit tersentak dengan perlakuan fandy,


”Kak apaan sih" Protes Adinda sambil mencoba melepas tangan Fandy yang melingkar bebas dipinggangnya.


”Diam ra!" Rara satu panggilan yang mengingatkan Adinda kepada masa kecil Adinda merunduk Dan tersenyum tipis lalu membiarkan Fandy memeluknya yang sedang Memasak,


”Kak aku susah nafas ni, ngambil piring nya juga susah, lepas dong" Ucap Adinda sambil memukul lengan kekar Fandy pelan dengan tangan mungilnya.


”Yah, sayangnya aku gak mau!" Jawab Fandy dengan mata terpejam, Adinda membuang nafas pelan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


”Nih, udah siap ayo makan" Adinda menatap Wajah Fandy yang bersandar dibahunya sehingga membuat jarak antara wajahnya dan wajah Fandy hanya menyisakan beberapa centi,


Tok...tok..tok


Tapi tiba-tiba suara ketukan pintu membuat keduanya kompak menoleh,


”Siapa ya pagi-pagi gini datang, ganggu aja" Fandy mendengus kesal sambil melepas tangan nya dari pinggang Adinda.


”Aku buka pintu dulu ya kak" Ucap Adinda dan langsung melepas celemeknya lalu berjalan kearah pintu ruang tengah,


Ceklek


Setelah pintu terbuka Adinda melihat seorang pria yang tak dia kenali, Adinda mengamati pria tersebut,


”Siapa ya?" Tanya Adinda


Pria itu tersenyum sebelum bersuara ”Hay din masih ingatkan sama aku" Adinda mengerutkan Dahinya bingung apa maksud orang ini,

__ADS_1


”Siapa Ra" Fandy berjalan menyusul Adinda, Setelah berada disamping Adinda, Fandy menatap pria yang sama sekali tidak dia kenali itu.


”Siapa, Dan ada keperluan apa?" Tanya Fandy


”Kamu siapa, Saya mau ketemu sama pacar saya!" Ucap pria yang ada didepan pintu itu, Fandy dan Adinda saling menatap,


”Kamu salah alamat!" Jawab Fandy tegas


”Saya gak salah alamat ini pacar saya, sayang kok kamu diam aja sih!" Kata pria itu lagi sambil menunjuk Adinda


Deg!


Badan Fandy menegang begitupun Adinda, semburat emosi mulai muncul di wajah Fandy


”Anda salah orang!" Fandy sedikit meninggikan nada bicaranya, sementara Adinda hanya diam bak patung dia tidak tahu siapa pria itu, dan dia mengaku punya hubungan dengan Adinda,


”Saya gak salah orang, Adinda yaura permata wijaya adalah pacar saya!" Pria itu pula tak kalah meninggikan suaranya, membuat mata Adinda membola sempurna, Fandy menatap Adinda yang juga menatap kearah dirinya, Adinda menggeleng pelan agar Fandy tak percaya orang yang ingin menfitnah dirinya,


”Apa bukti nya kalau Istri saya punya hubungan dengan Anda!" Ucap Fandy dengan penuh penekanan, Dia tidak tahu siapa yang benar disini.


”Ini," Pria itu memberikan sebuah foto yang membuat tatapan Fandy mengarah ke Adinda,


Adinda pun melihat foto itu.


Deg!


”Ya Allah " Ucap Adinda pelan Sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan.


📕📕📕


Cek...cek typo


Hallo👋


Assalamualikum semua gimana puasanya, semoga masih lanjar ya


Gimana sama part ini, kaya nya part ini dan satu part yang akan datang akan membuat kalian ingin Es mosi😂 *Apaan:v


Semoga masih suka ya sama cerita ini, Dan do'a kan akoh agar bisa segera menyelesaikan cerita ini secepatnya😙


Oke, sampai ketemu diepisode selanjutnya


Jangan lupa Vote and Komen!!


🌹Syukran🌹

__ADS_1


__ADS_2