Catatan Hati Mayra

Catatan Hati Mayra
Pindah!!!


__ADS_3

...~Happy Reading~...


🍁🍁🍁🍁


“Mau pindah ke kamar gak?”


Deg!


Lagi, lagi dan lagi Maira di buat terkejut mendengar penawaran yang di katakan leh Arga. Bagaimana bisa, Arga langsung berkata seperti itu pada nya.


“M—mau apa ke kamar?” tanya Maira dengan jantung yang sudah sangat tak beraturan.


Sebenarnya, jantung nya berdegup kencang sejak tadi, sejak dimana Arga mulai menyatakan perasaan nya dan mengajak nya untuk memulai bersama. Hanya saja, kini dirinya semakin gugup dan jantung nya semakin extra bekerja cepat lantaran langsung di ajak ke kamar oleh suami nya.


Tentu saja, Maira mengerti. Ke kamar, setelah adegan first kiss nya yang cukup panas.


“Kamu maunya apa kalau di kamar?” kata Arga malah balik bertanya, namun kini dengan di sertai senyuman menggoda yang begitu menyebalkan bagi Maira.

__ADS_1


“A—Ar, geser dulu deh. Jangan begini, aku—“


“Kamu apa?” tanya Arga yang justru semakin mendekatkan dirinya dengan semakin dekat lagi dengan Maira, membuat gadis itu seketika langsung kembali menyandar dengan kepala sofa.


Glek!


“K—kamu terlalu deket, sana dulu!” Sekuat tenaga Maira berusaha mendorong tubuh Arga agar menjauh dari nya.


Laki laki itu memundurkan sendiri tubuh nya ke belakang, membuat Maira merasa sedikit lega. Akan tetapi, saat ia baru akan menghela napas lega, tiba tiba matanya kembali membola saat melihat Arga berdiri dan langsung mengangkat tubuh nya ala bridal style.


“Pegangan makanya,” Tangan laki laki itu meraih kedua tangan Maira dan ia letakkan ke belakang leher nya, “Kapan aku terakhir gendong kamu, Mai?” tanya Arga dengan menatap lekat wajah gadis di depan nya sambil berjalan menuju kamar.


“Entah!” jawab nya sedikit ketus, guna menutupi kegugupan nya karena mendapatkan tatapan yang begitu dalam dari Arga.


Ya, dulu Arga cukup sering menggendong Maira saat keduanya masih duduk di bangku sekolah dasar. Meskipun keduanya sering beradu tengkar, dan usil satu sama lain.


Namun, Arga begitu setia dan selalu rela di jadikan pangeran berkuda putih bagi Maira. Gadis itu sangat suka berlari, hingga jatuh bahkan juga suka menangis. Dan Arga lah yang selalu menggendong nya, dan membawa nya ke UKS.

__ADS_1


“Dulu aku belum bisa gendong di depan gini. Tapi mulai sekarang, aku akan selalu gendong seperti ini.” ucap Arga, “Atau kamu mau naik kuda juga? Biar lebih dapat feel nya,” imbuh nya terkekeh.


"Biar kita flashback," imbuh nya hingga membuat Maira langsung mendengus kesal kalau mengingat kejadian masa kecil nya.


"Enggaaakkkk!"


Mengingat kembali kenangan nya dulu saat masih kecil. Dimana saat itu, salah satu sahabat orang tua mereka ada yang memiliki kuda, dan Maira sangat ingin menaiki nya tapi harus bersama Arga.


Tentu saja, hal itu tidak di izinkan oleh para orang tua. Mereka boleh naik, tapi hanya sendiri dan di dampingi orang dewasa. Karena saat itu keduanya masih sangat kecil, maka para orang tua merasa khawatir.


Namun, Maira menolak dan dia tidak mau. Begitu pun dengan Arga yang juga tidak mau jika harus sendiri sendiri, hingga akhirnya keduanya di biarkan naik namun dengan di pegangin oleh papa Kenzo.


Akan tetapi, Arga yang usil justru malah menipu daya ayah nya agar melepaskan tali itu, hingga berakhir kuda itu berlari cukup kencang dan keduanya terjungkal ke dalam semak semak yang mana terdapat sedikit kotoran kuda.


Histeris, tentu saja Maira langsung histeris. Karena pakaian nya terkena kotoran kuda, sedangkan Arga mengalami cidera di kaki dan tidak bisa berjalan hingga hampir satu bulan lama nya.


...~To be continue ......

__ADS_1


__ADS_2