
...~Happy Reading~...
“Aku gak nyangka kalau ternyata anak Abi se nakal ini,” ucap Arga tersenyum sambil memeluk istrinya yang kini sudah terbalut selimut tebal di atas tempat tidur.
“Au ah!” Maira langsung menutup wajah nya dengan selimut dan menyembunyikan nya di dada bidang Arga.
Tentu saja, hal itu membuat Arga semakin terkekeh. Ia tidak menyangka, bahwa ternyata sahabat nya itu bisa memiliki nyali sebesar itu. Mendatangi nya yang sedang mandi dengan hanya mengenakan Bathrobe dan rambut tergerai indah.
Di saat dirinya sedang di landa kesal akibat ulah kakak nya yang menitipkan dua tuyul padanya. Dan melihat raut wajah lelah istrinya akibat mengasuh kedua keponakan nya, membuat Arga sedikit pasrah jika memang acara nya akan kembali gagal.
Namun, ternyata Tuhan begitu menyayangi nya, dengan memberikan ide sedikit gila kepada istri nya untuk menggoda nya.
Lucu, Arga sangat ingin tertawa setiap kali mengingat bagaimana ekspresi wajah Maira kala pertama bertemu dengan pawang kecil nya. Terlebih saat gadis itu hendak kabur dan mengurungkan niat nya dengan keluar kamar mandi, namun ia tahan.
Dirinya sangat persis seperti laki laki yang hendak memperkosaa anak perawan. Padahal, jika di pikir, anak perawan itu datang sendiri dan menawarkan diri. Arga yang sebagai kucing kelaparan, tentu saja tidak segan memangsa nya, terlebih Maira sudah memberikan lampu hijau.
Dan kini, setelah pergulatan panas yang baru saja mereka lakukan. Bukan istirahat, melainkan keduanya justru tertawa dan dan saling berdebat saling menyalahkan.
“Apakah Abi Mike tahu, kalau anak nya se nakal ini hem?” tanya Arga lagi namun kini sambil menyentuh rambut sang istri yang ternyata sudah berwarna.
Ya, Arga tidak menyangka bahwa Maira mewarnai rambut nya. Selama ini, ia belum pernah melihat rambut istrinya, dan tadi dirinya sedikit terkejut saat Maira menemui nya dengan rambut tergerai yang ternyata bukan warna hitam, melainkan abu pastel.
Memang sangat cocok dengan kulit Maira yang putih, hanya saja, jika melihat latar belakang Maira yang anak pemilik pondok. Rasanya sangat mustahil jika ia memiliki keberanian sebesar itu.
__ADS_1
“Umma yang tahu sama Khalifa. Kalau Abi belum lihat langsung, tapi kayaknya sama Umma udh di kasih tahu. Kan Umma selalu laporan sama Abi,” katanya sambil membuka kembali selimut dan menatap wajah suami nya.
“Kapan kamu warnai nya?” tanya Arga lagi sedikit penasaran.
“Pertama kali pakai warna pas masuk kuliah di Jogja. Tapi warna ini baru dua minggu kemarin,” jawab nya lalu menyengir kuda, “Gak bagus ya?”
“Bukan gak bagus, tapi—“
“Kamu gak suka? Kamu kecewa, karena ternyata rambut ku berwarna? Kamu kecewa karena tidak sesuai ekspetasi kamu, atau—“
“Astagfirullah, enggak Mai, enggak!” Arga langsung menghentikan ucapan Maira sambil menggelengkan kepala nya.
Menarik napas sedikit berat lalu ia mengecup kembali bibir wanita itu dengan begitu gemas.
Bagaimana tidak, bibir nya sudah terluka dan kini kembali di gigit, tentu saja rasanya lumayan sakit. Ya walaupun bibir Arga sendiri juga terluka karena ulah Maira.
Bukan hanya bibir, bahu, lengan bahkan leher Arga semua tak luput dari cakaran maut yang di buat oleh Maira. Bahkan, tadi sempat bahu laki laki itu juga sampai berdarah akibat di gigit oleh nya.
“Iya maaf, cup!” ucap Arga tersenyum lalu mengecup singkat bibir itu kembali.
“Aku gak kecewa sama sekali, aku juga gak mempermasalahkan nya. Jadilah diri kamu sendiri Maira, jangan pernah ubah apapun hanya demi orang lain. Lakukan apapun yang kamu suka, dan insyaallah aku akan selalu mendukung itu, selagi itu masih berada di jalan yang seharusnya.”
Maira tersenyum lega mendengar perkataan yang di ucapkan Arga. Inilah yang ia harapkan, menemukan pasangan yang bisa menerima nya apa adanya, bukan ada apa nya.
__ADS_1
Dan ia berharap, mulai hari ini dan seterusnya, hubungan nya dengan Arga akan membaik dan semakin baik sampai maut memisahkan seperti doa mereka bersama.
...~To be continue ......
...🕊...
...🕊...
...🕊...
...🕊...
Readers : Mom, kok di skip sih
Mommy : Apanya? 😳
Readers : MP nya 😤
Mommy : Sengaja
Readers : Kenapa? Kita udah nungguin lama banget malah di skip!
Mommy : Disini tuh lagi Takbiran, masa iya mau kuda2an. Gak bahaya ta? 🤭🤣
__ADS_1
Lagian nih ya, kalau gak di skip, nanti kalian pengen gimana? Iya yang ada suami nya, kalau yang LDR kaya Mommy gimana? tambah kasihan kan, jadi Mommy sepakat sama Arga dan Maira, SKIP aja 🤭🤭🤭