Catatan Hati Mayra

Catatan Hati Mayra
Cerita Rahel


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Rahel memang sudah pernah menikah beberapa tahun yang lalu, karena perjodohan. Sebelum orang tuanya meninggal, Rahel di jodohkan dengan seorang laki laki beristri. Hanya beberapa bulan, Rahel memutuskan untuk kabur dan tinggal di daerah terpencil agar tak bisa di lacak.


Saat ia mengenal Arga, saat itu usia zaco masih sangat kecil, itulah yang membuat Zaco kasihan dan berniat membantu ekonomi Rahel untuk biaya kuliah serta biaya bayar jasa pengasuh Zaco. Rahel pun juga bekerja di serabutan, akan tetapi penghasilan nya tidak lah sebanyak ia menjadi kekasih bayaran dari Arga.


Sejak dari sana, hubungan keduanya semakin dekat, namun bukan berarti cinta. Arga benar benar tulus membantu Rahel karena kasihan, bukan karena perasaan, karena sejak awal hingga kini perasaan nya hanya untuk Humaira seorang.


Arga yang memang seorang ahli IT, selama ini menyembunyikan identitas Rahel agar tak mudah di lacak oleh suami nya. Menurut cerita dari rahel, ia nekat kabur lantaran selalu di benci oleh ketiga istri dari suami nya. Maka dari itu ia tidak mau tinggal dan memutuskan untuk pergi.


Hidup Rahel sudah nyaman bersama Zaco, hingga sejak Arga menikah, laki laki itu seolah lalai dan mengakibatkan keberadaan Rahel terlacak oleh suami nya.


Dan itulah yang ingin rahel bicarakan kepada Arga beberapa waktu lalu, bahwa keberadaan nya sudah di ketahui akan tetapi waktunya selalu tidak tepat dan membuat kesalahpahaman antara Arga dan Maira.

__ADS_1


“J—jadi kamu itu istri keempat?” gumam mama Naura terkejut dan langsung menelan saliva nya. Ia tidak menyangka bahwa calon menantu nya sudah enjadi istri keempat dari laki laki hidung belang.


“Iya Tante,” jawab Rahel menundukkan kepala nya, “Maaf jika kehadiran saya membuat kacau semuanya. Tapi sungguh saya benar benar tidak memiliki niat jahat, apalagi untuk menyakiti Maira, saya tidak memikiki niat itu. Saya hanya—“


“Tante mengerti!” Potong mama Naura dengan cepat, “Maaf jika Tante sempat berpikiran negatif tentang kamu.”


...🍁🍁🍁...


Semenara itu, di dalam ruangan operasi. Arga tak henti henti nya berdoa sambil memeluk kepala istrinya. Air matanya sangat sulit untuk ia hentikan, terlebih saat ia melihat wajah istrinya yang begitu pucat dengan mata terpejam dan beberapa alat medis terpasang di tubuh nya.


Oeekkk!


Oeekkk!

__ADS_1


Suara tangisan bayi yang cukup kencang seketika membuat air mata Arga semakin luruh membasahi wajah nya. Dadanya kian terasa sesak saat menahan isak tangisan bahagia nya. Laki laki itu tak henti untuk terus mengucapkan rasa syukur nya kepada Sang pencipta karena sudah mempercayai nya buah hati.


“Alhamdulilah, kamu berhasil Sayang. Kamu berhasil,” bisik Arga yang langsung menciumi wajah istrinya, andai saja wanita itu terbangun dan bisa mendengar suara tangisan pertama dari bayi bayinya, tentu saja wanita itu juga akan menangis haru seperti dirinya.


“Dok, mengapa hanya dua, satu lagi—“ Pertanyaan Arga terhenti saat tiba tiba matanya menatap ke salah satu dokter yang terlihat sedang mengurus salah satu bayi nya, “Dok, mengapa anda menganiaya anak saya. Apa anda tidak kasihan, dia masih bayi!” seru Arga marah dan hendak menghampiri dokter itu, akan tetapi dengan cepat salah seorang dokter lain menahan tubuh Arga dan melarang nya untuk mendekat.


“Kalian semua gila, kalian mau membunuh anak ku!” seru Arga yang semakin tak kuasa menahan air matanya.


Karena merasa terganggu oleh keberadaan Arga, akhirnya dokter pun menyuruh Arga agar keluar. Menolak dan memberontak, tentu saja Arga tidak mau. Ia ingin menemani istrinya dan juga menyelamatkan anak nya yang sudah di aniaya oleh dokter.


“Arga, kenapa?” tanya papa Kenzo langsung bangkit dan menghampiri putra nya yang terlihat marah marah kepada dokter.


“Maaf Pak, biarkan kami melakukan tugas kami dengan baik! Terimakasih,” ucap dokter itu sebelum akhirnya kembali masuk dan mengunci pintu ruangan agar Arga tak bisa masuk.

__ADS_1


...~To be continue ......


__ADS_2