Catatan Hati Mayra

Catatan Hati Mayra
Bab 61


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Seperti yang diinginkan Maira, wanita itu tidak mau bertemu dengan suaminya. Maka dari itu, Arga memutuskan untuk tinggal di rumah orang tuanya untuk sementara waktu.


Daripada Maira harus pulang ke Bandung engan membawa tida bayi sekaligus, Arga tidak akan tega melihat itu. Makanya dia meminta tolong agar umma Chila dan mama Naura yang tinggal di rumah nya untuk menemani Maira.


“Maira ... “ Umma Chila mendekati putri nya yang sedang duduk termenung di kursi yang berada di balkon kamar nya.


“Iya Umma.” Maira langsung menoleh dan tersenyum menatap ibu nya.


“Kenapa? Kangen sama Arga?”

__ADS_1


Mendengar pertanyaan dari ibu nya, seketika membuat senyuman maira luntur. Wanita itu menundukkan kepala nya sambil menatap pada sepasang kaki milik nya sendiri di bawah sana.


“Sayang, jika kamu merindukan Arga, katakan. Jangan di pendam, yang mana hal itu akan membuat hati kamu semakin sakit.”


“Tapi Arga jahat Umma, hiks hiks hiks. Maira benci sama Arga!” Tangisan nya pecah dan langsung menutup wajah nya dengan tangan.


“Sayang, apa kamu ingat? Barang siapa yang menutupi aib seorang, Maka kelak, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat (HR Muslim). Dan menurut Umma, apa yang di lakukan oleh Arga sudah benar. Ia sudah mendapat kepercayaan dari Rahel untuk menjaga rahasianya.”


“Umma tidak membenarkan akan tindakan Arga yang itu. Tapi percayalah, dia pasti ada alasan jelas kenapa bertemu dengan Rahel tanpa kamu, Nak. Untuk mencintai seseorang, kamu harus memiliki kekuatan. Kekuatan melawan amarah dengan kesabaran dan kekuatan memaafkan dengan ketulusan. Memaafkan adalah bentuk cinta yang tertinggi dan terindah. Sebagai imbalannya, kamu akan menerima kedamaian dan kebahagiaan yang tak terhitung."


“Seperti sekarang, kamu merasa sakit hati dan tidak nyaman karena jauh dari Arga. Tapi kamu juga tidak mau bertemu dengan nya. Apa kamu sadar bahwa kamu hanya memikirkan ego sendiri. Sayang, berdamai lah dengan diri kamu sendiri. Maafkan dan lupakan kesalahan Arga yang sudah sudah. Sekarang sudah ada triple A di hidup kalian. Kamu butuh Arga, Arga butuh kamu. Begitupun anak anak juga butuh kalian berdua. Hilangkan ego kalian, berdamai lah dengan keadaan. Umma yakin, Insyaallah, hati kamu akan lebih tenang dan Allah akan memberikan kebahagiaan tiada tara di hidup kalian.”

__ADS_1


Umma Chila memberikan nasehat panjang lebar kepada putri nya, berharap setelah ini putrinya bisa berdamai dan memaafkan Arga juga menerima kehadiran laki laki tiu agar pulang ke rumah.


Sejak satu minggu saat keluar dari rumah sakit, Maira tidak pernah bertemu Arga lagi.Ia melarang Arga untuk pulang, tapi bukan berarti laki laki itu akan pulang. Nyatanya, setiap kali Maira tidur, Arga selalu datang dan memeluk wanita itu, dan akan pulang sebelum Maira bangun.


Saat siang hari, bahkan Arga sampai rela memanjat pohon rambutan milik tetangga nya agar bisa melihat aktifitas istri dan anak anak nya di dalam kamar. Tentu saja, Maira tidak tahu akan hal itu.


Tapi, kedua ibu nya, yakni mama Naura dan umma Chila mengetahui nya, karena mendengar perbincangan pekerja di rumah nya dan rumah sebelah yang mengatakan bahwa majikan nya sering datang ke sebelah hanya untuk menumpang manjat pohon rambutan. Beruntung, pemilik pohon sudah mengenal Arga, karena mereka pernah menjadi rekan bisnis.


‘Istri saya sedang terkena baby blues, jadi dia tidak mau bertemu saya Pak. Makanya saya numpang disini karena saya kangen, tapi jangan bilang bilang. Kasihan soalnya sama saya kalau kena terkam lagi.’ Begitulah kira kira Arga saat meminta izin kepada pemilik pohon rambutan di sebelah rumah nya demi sang istri.


...~To be continue......

__ADS_1


__ADS_2