
...~Happy Reading~...
"Lagian kamu ngapain sih pakai manjat pohon segala? Mau cosplay jadi Otan kamu!" Maira mendengus dengan sangat kesal saat usai mendengar cerita dari suami nya, bahwa ternyata Arga kecelakaan karen jatuh dari pohon rambutan milik tetangga nya
Bukan terharu atau bersimpatik, Maira justru malah marah. Karena menurut nya Arga sangat kurang kerjaan, hingga kini membuat kerjaan banyak orang dengan harus merawat nya di rumah sakit.
Andai saja Arga tidak kebanyakan tingkah. Tentu saja, Arga tidak akan jatuh dan harus di larikan ke rumah sakit. Memang kemarin luka yang di alami Arga tidak begitu parah.
Akan tetapi, saat menjelang malam, Arga semakin kesakitan bahkan merintih dan menggigil. Hingga membuat Maira khawatir, dan akhirnya di larikan ke rumah sakit.
Awalnya, Arga menolak. Laki laki itu masih bersikap sok kuat dan jagoan. Akan tetapi, Maira terus memaksa agar dibawa ke rumah sakit. Dan benar saja, om Kiano langsung mengusulkan agar Arga di rawat.
"Iya iya maaf. Aku kan kangen sama kamu," Arga langsung memeluk tangan istri nya dengan begitu manja.
__ADS_1
Bukan maksud Maira ketus atau marah kepada Arga. Hanya saja, ia terlalu panik dan khawatir sampai membuat nya ingin marah, meskipun air mata nya sangat sulit untuk di hentikan.
Arga tahu akan hal itu, makanya ia diam dan tidak membalas amarah Maira. Justru laki laki itu bersyukur, karena kecelakaan yang menimpa nya, memberikan berkah luar biasa untuk nya. Yakni, kini Arga tahu betapa istrinya sangat mencintai dirinya.
"Ya kalau kangen makanya pulang. Jangan nginep di kantor terus hiks hiks hiks. Kamu pikir kamu doang yang kangen! Aku tuh juga kangen sama kamu Tapi kamu kebanyakan drama sampai kaya gini!"
Maira semakin terisak hingga tanpa sadar ia memukul bahu suami nya, membuat Arga hanya bisa meringis dan menahan nafas agar tidak menjerit.
"Aku sayang banget Mai sama kamu. Udah ya ngambek nya, kita bareng bareng lagi urusin anak anak. Gak enak loh ngurusin sama Mama dan Umma. Lagian, mama dan umma juga punya suami masing masing. Jadi kita urus sendiri anak anak kita, yaaa?" Arga berusaha untuk membujuk istrinya.
Kasihan, tentu saja. Dan Maira juga membenarkan apa yang di katakan oleh Arga. Ia pun menganggukkan kepala nya lemah, lalu memeluk suami nya dengan begitu erat.
"Maaf, jika aku terus marah sama kamu. Maaf kalau aku egois, dan maaf kalau aku belum bisa jadi istri yang baik buat kamu. Gara gara aku, kamu sampai kaya gini, hiks hiks hiks." Maira bergumam di pelukan Arga.
__ADS_1
Walaupun tubuh nya masih terasa sakit. Namun, Arga selalu berusaha menahan nya. Bahkan, kini dirinya sudah bahagia karena Maira mau ikut berbaring di atas brankar dan memeluk nya manja.
"Gak Sayang! Kamu gak salah, akulah yang salah. Aku yang udah buat kamu marah, dan aku yang belum bisa menjadi suami terbaik untuk kamu. Kita sama sama belajar ya Sayang. Kita buka lembaran baru lagi, aku, kamu dan anak anak. Cup!"
"Jangan ada Rahel lagi di antara kita!" Maira kembali bergumam pelan dengan mata berkaca kaca saat mendongak menatap suami nya.
Ia tau, bahwa Rahel tidak sepenuhnya salah. Tapi, demi menjaga kewarasan dan kesehatan rumah tangga nya. Maira hanya menginginkan satu hal itu kepada Arga. Karena ia sadar bahwa dirinya sebagai wanita pecemburu dan berlebihan jika melihat suaminya dekat dengan wanita lain, selain dirinya dalam hidup Arga.
...~To be continue... ...
...NOTE;...
...Sekali lagi, Mommy bilang. Kamar ini BELUM TAMAT yaa Sayang... Hanya logo end saja. Mommy akan selalu update di kamar ini, dan untuk kamar GENTAKA, mohon bersabar dulu ya. ...
__ADS_1
...Karena sekarang, tuyul Mommy udah mulai masuk sekolah, jadi kesibukan Mommy bertambah. Oke sayanggg! Terimakasih untuk yang sudah sabar dan setia stay disini 😘😘😘😘🤗🤗🤗🤗🤗...