CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Kenapa bukan pak Vino


__ADS_3

Teguh melihat Angel siap siap untuk temani Lukman selama kunjungan kerja, Lukman ingin Angel temani dirinya untuk kebutuhan masak dan merapihkan apartmenny.


" Kenapa bukan pak Vino saja sih, pulang sekarang balik ke besok begitu." Ucap Teguh kesel


" Apa sih pak, namanya juga pekerjaan dari bos, siapa saja yang butuh bantuan yah Angel bantu, selama itu batas normal yah Angel ikutin" Ucap Angel bohong


" Yah bapak tahu, tapi seenggaknya pak Vino yang ngajak berdua kamu supaya semakin dekat kaliannya kan. calon menantu idaman bapak tuh. Lanjut Teguh terus terang


" Andaikan bapak tahu orang yang bapak isengin itu calon menantu idaman bapak." Lanjut Angel sedih


" Bagus juga sama pak Lukman dari pada pergi sama si culun" Ledek Teguh dengan sombongnya.


" Terserah bapak saja pak" Lanjut Angel kesel, Angel merapihkan baju bajunya.


Dilain sisi, Vino menyiapkan dokumen yang dibutuhkan saat perjalanan dinas nanti, Vino enggak membawa baju penyamarannya rencana Lukman yang jemput Angel dirumahnya supaya engga ada drama kecil sama camernya.

__ADS_1


" Awas jaga mata, dan otak kamu saat satu apartemen sama Angel." Goda Lukman senyum nakalnya


" Sial, insya Allah bisa menjaganya sampai halal, saya juga enggak ingin ada penyesalan dikemudian harinya. jadi tenang saja deh." Ucap Vino optimis, Vino enggak ingin merusak Angel sebelum halal.


" Bagus bagus, bos bucin kalo kamu berfikir seperti itu. yah sudah apa sudah siap berangkat?" Tanya Lukman, Lukman sama sekali enggak membantu Vino siap siap


" Dasar asisten lucknut, sudah hayo, bos sibuk siapin dokumen dia justru duduk lihatin doang" Protes Vino kesel


" Sekali sekali kenapa sih Vin." Lanjut Kikamn terkekeh melihat Vino marah marah


Vino menatap sinis ke arah Lukman dan langsung pergi begitu saja meninggal kan Lukman yang kadang kadang iseng


" Sudah siap sayang? Tanya Vino saat keluar dari mobilnya


" Sudah sayang, untungnya bapak lagi dibelakang, jadi aman deh." Ucap Angel senyum bahagia.

__ADS_1


" Asisten lucknut bantuin bawain dong" Lanjut Vino kesel


" Dasar, ngangkat begitu saja enggak bisa." Ledek Lukman, Lukman keluar dari mobilnya dan jalan menghampiri Vino.


Lukman angangkat Tas tas yang dibawa Angel, dan dimasukan kedalam mobil, Vino gandeng tangannya Angel untuk masuk kedalam mobil.


" Kalian bertiga hati hati dijalan yah." Ucap Beby, Beby melihat Lukman dan langsung memberikan senyum termanisnya.


" Beres" Lanjut Lukman sebelum berangkat." Lanjut Lukman, Lukman siap siap bawa mobil dengan kecepatan sedang


Mobil yang dikendarai Lukman melaju dengan kecepatan sedang, Vino menikmati makanan yang dibawa Angel, sesekali Vino suapin Angel.


" Sayang, disana kita cuci baju sendiri kan?" Tanya Angel sambil menikmati makanan yang disuapin Vino


" Iyah sayang, di apartemen aku enggak pernah punya mesin cuci, karenanya semuanya pakai jasa orang.kadang aku minta tolong ART Lukamn yang membersihkannya,jadi lebih praktis" Ucap Vino

__ADS_1


" Memang yah hampir semua laki laki malas semuanya, jarang aku denger ada laki laki yang rajin." Ledek Angel melihat Vino yang cemberut.


" Saya enggak termasuk loh, tapi malas nunggu terlalu lama, mending cuci sendiri kan. lebih cepat dan enggak harus nunggu tiga hari selesai." Protes Lukman, Lukman paling males cuman nyuci sedikit tapi lama bersihnya.


__ADS_2