
Lukman dan Vino istirahat di rumah singgahnya Vino, Vino yang bosan melihat biodata karyawan perkebunan, Vino menatap foto Angel pertama kalinya kerja di perkebunan. Vino langsung senyum bahagia melihat wajah cantiknya Angel lima tahun yang lalu, Vino melihat tanggal kelahiran Angel langsung merebut handphone nya Lukman beruntung handphone yang diambil paksa sama Vino bukan handphone CCTV-NYA tempat tempat tinggalnya Vino.
" Bos bucin ngapain sih merebut seperti itu, saya kan lagi membalas email dari client?" Tanya Lukman kesel melihat Vino tiba tiba membuka kalender
" Besok ulang tahun my Angel, sekarang temani saya ke mall beli kado. kamu duduk manis di kursi penumpang saya yang bawa mobil. hayo" Ucap Vino semangat
" Ada maunya baru bawa mobil" Ledek Lukman pasrah
" Biarin hayo" Lanjut Vino cuek
Vino langsung berdiri dan sengaja memakai pakaian penyamarannya, Lukman yang melihat bos bucinnya semangat seperti ini enggak tega melarang kebahagiaan Vino. Vino bener bener enggak mengajak Lukman ngobrol membiarkan Lukman melanjutkan pekerjaannya, Vino berusaha tenang selama membawa mobil.
" Bos bucin mau beli apa buat my Angel?" Tanya Lukman melihat Vino
" Make-up dan baju, baju Angel yang bagus bagus masih sedikit, ah beli kue ulangtahun besok saja kali yah pas ke toko. kamu rapat siang kan?" Tanya Vino melihat Lukman
__ADS_1
" Iyah besok siang, baik baik saya yang beli kuenya juga. ah saya juga kasih kado buat my Angel. biar Angel mendapatkan kado pertama dari cowok seganteng saya, biar anda ada saingannya hahaha." Ledek Lukman ketawa puas
" Angel enggak tertarik sama orang kaya, tertariknya sama orang sederhana seperti saya." Lanjut Vino percaya diri
" Cih, sederhana apaan, bos manja seperti kamu mana bisa lepas dari kemewahan. enggak usah jauh jauh yang merapihkan rumah pakai ART, cape sedikit ngeluh, dan enggak bisa lepas dari ATM hahaha kamu juga jauh dari kriteria cowok idaman Angel ha-ha-ha." Ledek Lukman ketawa puas
" Sial, yang penting didepan Angel hidup sederhana dan culun tapi dibelakang kan orang kaya bahkan bisa memanjakan Angel. dasar jomblo iri terus huh" Protes Vino melihat Lukman
" Dasar bos bucin pembohong hahaha" Ledek Lukman yang mampu membuat Vino kesel
" Semuanya lima ratus ribu pak" Ucap pelayan toko ramah
" Heh, mana ada sih orang sederhana beli makeup semahal ini astaga. cukup lipstik, bedak,dan pembersih wajah itu enggak sampai lima ratus ribu." Protes Lukman kesel melihat belanjaan Vino
" Ah bener juga, ya sudah saya cuma beli lipstik, bedak, parfum,dan pembersih wajah. berapa semuanya?" Tanya Vino pasrah, Vino sebenarnya ingin sekali membelikan make-up lengkap buat Angel tapi kondisinya Vino yang nyamar tentu enggak bisa seenak dan sebebas itu.
__ADS_1
" Lipsik, bedak, parfum, dan pembersih wajah. semuanya seratus tiga puluh ribu." Lanjut pelayan toko, pelayan toko langsung membungkus belanjaan Vino
" Nih mbak" Lanjut Lukman, Lukman langsung membayar belanjaan Vino
" Nah ini masih masuk akal bos bucin, hayo lanjut belanja." Sambung Lukman, Lukman membawakan belanjaan Vino
Karyawan toko cuma bisa menatap aneh pembelinya tadi, Lukman lanjut membeli baju untuk Angel. lagi lagi bingung untuk membeli baju untuk Angel terpaksa Vino membeli baju. murah tapi bagus untuk Angel pakai
" Sama Vino saya beli disini juga, saya enggak mau membuat kamu iri dan kesel hahaha." Ledek Lukman ketawa puas melihat Vino kesel
" Terserah lah, hayo pulang dan kita bungkus supaya terlihat cantik bungkusannya buat orang paling cantik." Ucap Vino lega.
" Dasar bucin" Ledek Lukman
Lukman dan Vino akhirnya memutuskan untuk pulang, Vino cukup puas sama belanjaan cukup banyak walaupun dengan harga yang paling murah, karena penyamarannya yang membuat Vino enggak bisa beli barang barang mewah.
__ADS_1
Jangan lupa like, komentar, hadiah,dan Vote nya.