
Angel bersiap siap untuk ke perkebunan persediaan buah buahan menipis, Vino cek sisa buah dan melihat kondisi buah buahan. Angel yang melihat Budi pekerti sibuk langsung tersenyum bahagia melihatnya. Angel membantu merapihkan keranjang buah buahan.
" Semuanya sudah siap yuk berangkat" Ucap Vino melihat Angel
" Semuanya sudah saya kunci Budi, hayo takutnya pak Jaka keburu pulang." Ucap Angel kwartir
" Tenang saja my Angel mana berani Lukman membiarkan Jaka pulang sebelum saya datang" Batin Vino sombong
" Hayo" Lanjut Vino santai
Vino langsung masuk mobil diikuti sama Angel, Vino sengaja membawa mobil dengan kecepatan sedang. Vino ngajak ngobrol Angel sesekali senyum bahagia melihat Angel.
" Cowok idaman saya enggak muluk muluk Budi, baik, pekerja keras, dan apa adanya." Ucap Angel tersenyum melihat Vino, Angel mulai jatuh cinta sama penyamaran Vino
" Pasti beruntung yah cowok yang jadi suami kamu, tipe idaman cewek secantik kamu sangat sederhana dan simpel." Puji Vino melihat Angel
" Saya sadar diri Budi, Lagian cantik enggak harus jadi cewek matre kan. Yang penting masih mau mencari uang dan membahagiakan keluarga itu lebih penting." Lanjut Angel, Angel jadi Ingat keinginan bapaknya untuk deket sama Vino asli
" Bener sih, sempurna tapi enggak bikin kita bahagia untuk apa juga kan." Lanjut Vino mendadak dilema
__ADS_1
Mobil Vino masih melaju dengan kecepatan sedang, Vino bener bener memperlama kendaraannya, Lukman yang memantau Vino cuman bisa geleng-geleng kepala mendengar obrolan bos bucinnya dan tersenyum puas mendengar tipe cowok idaman Angel.
Dilain sisi, Jaka menyiapkan buah buahan yang akan dibawa sama Vino, Lukman membantu Jaka melihat kondisi buah buahan nya. Ratna menghitung jumlah buah buahan yang akan diangkut.
" Anda enggak usah repot-repot membantu kita pak, anda pasti lelah." Ucap Jaka ramah melihat Lukman
" Santai saja pak, pekerjaan saya sudah selesai, buah buahan nya seger juga, Ratna tolong buatkan jus mangga buat saya, jus alpukat buat Budi dan Angel. jus apel buat kamu dan Jaka." Ucap Lukman melihat Jaka dan Ratna
" Baik pak akan saya buat kan, tunggu sebentar " Ucap Ratna langsung pergi
" Buah yang baru dipetik lebih enak pak, mari keruangan saya lagi, sambil menunggu kedatangan Budi dan Angel sama jus nya jadi." Lanjut Jaka
Mobilnya Vino baru sampai di perkebunan, Lukman yang melihatnya langsung menghampiri Vino yang baru turun dari mobil.
" Angel saya pinjem dulu yah Budi, kamu bisa duluan ketemu sama pak Jaka." Ucap Lukman melihat Angel
" Baik pak permisi" Ucap Angel Ramah
" Apa sih jomblo abadi, ganggu saja deh" Ledek Vino kesel
__ADS_1
" Bos bucin, saya akan nginep di rumah kamu, karena besok ada meeting sama clien. apa mau ikut?" Tanya Lukman melihat Vino
" Boleh jam berapa?" Tanya Vino semangat
" Jam satu siang, tempatnya di sebelah toko kamu dan Angel." Lanjut Lukman santai
" Sengaja" Lanjut Vino kesel
" Yah dong, biar my Angel bisa ketemu sama bos bucin asli hahaha." Ledek Lukman ketawa puas
" Ganti cafe yang lain, kalo mau disana biar saya tetep jadi Budi saja." Protes Vino kesel
" Yah sudah terserah saja Vin, untungnya bukan proyek besar." Lanjut Lukman santai
" Atur saja bagaimana baiknya, sudah yah saya mau ketemu my Angel dulu." Lanjut Vino
Vino langsung pergi meninggalkan Lukman yang masih berdiri disamping mobil. Lukman ikut bahagia melihat Vino kembali ceria
jangan lupa like, komentar, hadiah, dan votenya
__ADS_1