CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Camer enggak tahu diri


__ADS_3

Vino yang melihat Teguh dengan santainya meminta kacamata dan jam tangan mahal, cuman bisa menuruti keinginan Camer nya. walaupun Vino sadar sedang diuji tapi berusaha untuk turuti keinginan Teguh.


" Yakin bisa bayar?" Tanya Teguh meremehkan


" Bisa pak, sudah saya bilang gaji saya di atas UMR di kota ini, saya kan dapet dobel gaji pak jadi santai saja, pilih yang bapak mau." Ucap Vino berusaha santai


" Sombongnya, tapi bagus deh, kalo mau Deket sama anak saya harus mampu membahagiakan ayah nya." Lanjut Teguh meremehkan, Teguh memilih jam tangan ukuran besar dan warna silver dan kacamata hitam


" Tolong dibungkus mba pesenan bapak ini" Perintah Vino, Vino membuka amplop tambahan yang diberikan bodyguard, sudah dua amplop yang diberikan dengan jumlah yang lebih banyak.


" Astaga bapak, Budi enggak usah dibayar. harganya mahal sekali saya semakin enggak enak sama kamu, turutin apapun yang bapak saya minta." Tolak Angel, Angel merasa enggak tega sama Vino yang dikerjain sama bapaknya

__ADS_1


" Sekali kali enggak masalah Angel, kamu enggak ingin sekalian." Lanjut Vino, Vino senyum ramah melihat Angel


" Enggak usah terimakasih banyak, bapak saya saja sudah cukup mahal." Lanjut Angel nunduk karena malu


" Lebay kamu Angel, yah sudah hayo lanjut kemana lagi Budi?" Tanya Teguh, Teguh menerima paparbag dari pelayan jam tangan


" Memangnya bapak mau beli apa?" Tanya Vino


" Apa yah, nanti nanti saja deh, saya bingung, yah sudah pulang saja deh." Lanjut Teguh dengan cuek, Teguh jalan duluan meninggalkan Vino dan Angel.


" Tapi aku enggak tega sayang, kamu capek capek kerja sebulan, tapi habis sama bapak aku sedangkan kebutuhan kamu saja pasti jadi kurang. maafkan bapak sayang" Ucap Angel lirih

__ADS_1


" Kalo kita nikah, uang aku yah uang bapak juga sayang, kewajiban aku yang akan menafkahi kebutuhan bapak, jadi sama saja kan. sudah jangan sedih terus yah sayang." Bujuk Vino, Vino pegang tangannya Angel


Angel ngangguk dan langsung jalan meninggalkan mall diikuti sama Vino


dilain sisi, Beby sibuk melayani pembeli pulsa, Beby sesekali melihat Lukman yang membantu bodyguard melayani pembeli buah dan jus. Beby kagum sama Lukman yang enggak pernah ngeluh capek sama sekali.


" Duh pak Lukman, apa anda sudah punya pacar belum yah, kalo bisa mendapatkan pacar bapak pasti bahagia dan bangga, tajir, baik, tampan dan pekerja keras lagi calon idaman sekali." Batin Beby penuh harapan


Beby merapihkan rukonya dan merekapitulasi pemasukan hari ini.


Dilain sisi, Lukman ketawa puas saat melihat ekspresinya Vino yang kesel melalui cctv didalam mobilnya Vino, kesel dikerjain sama Teguh hari ini cukup berlebihan sejujurnya kasihan sama Vino harus berjuang ekstra menghadapi calon mertuanya yang sangat sombong dan bicara seenaknya.

__ADS_1


" Camer enggak tahu diri, sudah minta makan mahal mahal, dan minta barang mewah, Angel enggak boleh duduk disampingnya Vino, duh sungguh malang sekali nasip kamu Vin. harus terus menerus ekstra sabar menghadapi Teguh yang semakin hari semakin parah, sepertinya supaya bikin kamu nyerah Vin deketin Angel. hahahaha" Batin Lukman ketawa puas.


Sambil nunggu new episode bos bucin , jangan lupa mampir ke karya karya saya * Sikembar mencari pacar orang kaya*,* TTM CEO tampan*,* jangan paksa aku jadi teman ranjangmu*,* istri ke 2 ku wanita malam*, novel baru * Om CEO suamiku*


__ADS_2