
Vino membawa mobil dengan kecepatan sedang ke apartemen miliknya, Vino sewa mobil selama tiga hari selama perjalanan dinas. Angel memberikan Vino minum kwartir pacarnya kehausan selama bawa mobil menuju apartemen.
" Sayang, aku enggak sabar segera halal hubungan kita, aku dengan bebas ngajak kamu jalan jalan liburan atau temani aku selama perjalanan dinas seperti ini." Ucap Vino bahagia, Vino melihat Angel
" Sabar sayang, bapak saja masih iseng sama kamu, aku enggak ingin bapak aku ada kesalahan yang enggak dibongkar sayang. enak di bapak tapi membuat kamu kesel terpaksa memaafkan keisengan bapak selama ini ke kamu." Ucap Angel jujur, Angel enggak suka melihat sifat Teguh yang terlalu sombong dan dengan mudahnya merendahkan orang lain.
" Iyah sayang, aku sabar menunggunya kok, kamu tenang saja yah. aku tetep ingin membina rumah tangga bareng pacar aku yang cantiknya seperti bidadari ini." Goda Vino dengan senyum
" Dasar bos bucin, sudah bawa mobilnya jangan seperti soang, fokus lihat kedepan sayang, bahaya kamu selalu melihat aku." Lanjut Angel tersipu malu dilihatin Vino selama didalam mobil dan ledek Vino ngikutin Lukman.
__ADS_1
" Astaga bos bucin, dasar yah." Protes Vino kesel, Julukan yang selalu dikasih Lukman sering dipakai Angel membuatnya sedikit kesel dan gemes
" Kalo enggak bucin, enggak bakal rela berkorban jadi culun dan pura pura hidup susah demi deketin aku sayang, bikin aku mencintai kamu." Puji Angel melihat Vino yang tadinya cemberut jadi senyum bahagia
" Bener juga sayang, ternyata hidup sederhana enggak semudah yang aku bayangkan sayang, baru tujuh hari saja aku bener bener tersiksa sekali, sampai aku pingsan dan akhirnya minta Lukman suruh bodyguard merapihkan rumah dan membawa makanan enak setiap harinya." Lanjut Vino jujur
" Memang bener sayang, hidup sederhana enggak semudah yang dilihat, tapi yah enggak bisa bisa ngeluh mau bagaimana lagi memang ini jalan hidupnya." Lanjut Angel berusaha tenang, Angel enggak ingin Vino menyesal pernah hidup susah walaupun cuman sebentar
" Bapak selalu mengajarkan aku selalu bersyukur menjalankan hidup ini, tanpa ngeluh sama sekali. jadi hidup kita yah tenang dan tetep bahagia." Lanjut Angel terus terang
__ADS_1
Vino sudah merencanakan Teguh tinggal bersamanya, Vino enggak ingin Teguh hidup sendirian dengan kehidupan serba kekurangan.
Dilain sisi, Lukman yang melihat cctv, senyum bangga sama pembicaraan Angel dan Vino, Angel dan Vino sama sama bijaksana dan baik hati. Lukman enggak salah mendukung Vino semakin Deket sama Angel dan setuju keinginan Vino ingin memperistri Angel.
" Teguh pasti bisa hidup enak Vin, selama kamu bisa menghargai masa lalu dengan bijaksana seperti ini. didukung sama sifatnya Angel yang santai menjalankan kehidupannya." Ucap Lukman, Lukman melanjutkan pekerjaan dengan mendengarkan obrolan Vino dan Angel didalam mobil, tanpa sepengetahuan Vino didalam mobil sewaan di pasang cctv begitu juga didalam apartemen milik Vino tujuannya Lukman bisa memantau sahabatnya dan kepo sama kegiatan Vino selama di dalam Apartemen bareng Angel.
Dilain sisi, Vino membantu Angel membawa barang bawaannya untuk dibawa kedalam unit apartemennya, Angel yang baru pertama kali ke apartemen kagum melihat mewahnya apartemen yang disewa Vino.
" Sayang, apartemennya bagus sekali" Ucap Angel jujur
__ADS_1
" Alhamdulillah, aku dari kecil menginginkan apartemen sendiri bisa punya juga sekarang, dari kerja keras aku." Ucap Vino, Vino masuk kedalam lift diikuti sama Angel masuk kedalam lift