
Ratna yang melihat Angel siap siap untuk buka toko di kota, apa lagi kebutuhan nya sepenuhnya di tanggung membuat Ratna merasa iri sama Angel.
" Sudah jangan sedih begitu Ratna, kita kan masih bisa ketemu kan. setiap hari Minggu kamu bisa ke kota kita bisa jalan jalan selama disana." Ucap Angel melihat Ratna sedih
" Bener memang bisa Angel, tapi kamu beruntung sekali sih diminta jagain toko dan kebutuhan kamu sepenuhnya ditanggung sama pak Vino.saya iri sama kamu Angel apa kamu karyawan lama ya jadi diistimewakan sama bos besar?" Tanya Ratna penasaran
" Entah lah Ratna, saya cuman jalankan tugas saja selama kerja disini. yah sudah yuk ke ruangannya pak Jaka." Lanjut Angel pegang tangannya Ratna
Ratna dan Angel langsung keluar dari kamarnya Angel, membawa baju baju Angel dan langsung jalan menuju kantor pemasaran
Dilain sisi, Bodyguard diperintahkan Vino merapihkan barang barangnya Vino masukin kedalam kardus, Vino mendengarkan penjelasan dari Lukman tentang mengoperasikan toko buah buahan disana. Vino tersenyum bahagia karena idenya Jaka dirinya sudah terbebas menjadi kuli.
" Kerja bagus Lukman, bagus di ruko juga disiapkan kebutuhan Angel dengan lengkap seperti dirumah saya. oh yah kasih bonus buat Jaka karena ide dia saya mendapat kan rencana buat ajak Angel jalan jalan ketempat yang Bagus." Puji Vino melihat Lukman Lukman selalu bisa diandalkan
" Siap bos Budi pekerti, semuanya siap termasuk mobil operasional, jangan sampai kena tilang yah bisa bisa penyamaran kamu ketahuan sama my Angel." Ucap Lukman kwartir
__ADS_1
" Tenang saja, ya sudah yuk jemput my Angel, untungnya kamu cuma ajak bodyguard jadinya di belakang saya sama my Angel duduknya." Lanjut Vino bahagia
Lukman mengabaikan ucapaan Vino, Lukman, dan bodyguard jalan ke dalam mobil perlahan meninggalkan rumah singgah nya Vino.
Dilain sisi, Angel mendengarkan penjelasan dari Jaka untuk menjaga toko di kota nanti, Angel merasa bersyukur segala kebutuhannya ditanggung dan merasa enggak enak terlalu merepotkan. Vino dan Lukman baru datang langsung gabung sama Angel dan Jaka.
" Pak Jaka ini bonus dari pak Vino" Ucap Lukman memberikan amplop ke Jaka
" Bonus pak? dalam rangka apa yah? Terimakasih banyak" Tanya Jaka bersyukur mendapatkan bonus
" Baik hati hati dijalan, selamat bekerja buat Angel dan Budi selama di kota yah." Lanjut Jaka bahagia karena perkebunan nya semakin berkembang
Ratna yang melihat Angel pergi merasa kesepian dan sedih, tapi Ratna enggak bisa berbuat apapun karena keputusan untuk menjaga toko keputusan dari Vino.
Dilain sisi, Lukman ngajak ngobrol Angel dan Budi abal abal, selama perjalanan ke toko baru.
__ADS_1
" Angel dan Budi apa kalian punya handphone?" Tanya Lukman melihat Angel dan Vino
" Enggak punya pak, jangan kan handphone buat makan saja pas pasan pak." Ucap Vino asal
" Saya juga enggak punya pak, maaf buat apa yah." Tanya Angel merasa enggak enak
" Nih handphone buat kebutuhan kerja kalian, kalo buah habis kalian bisa menghubungi pak Jaka untuk menyiapkan nya selama kalian dijalan menuju perkebunan." Lanjut Lukman, Lukman memberikan handphone nya Vino dan handphone baru beli disuruh Vino
" Ya ampun pak, saya merepotkan terus enggak enak hati saya." Lanjut Angel merasa bosnya terlalu memanjakan nya
" Itu buat kebutuhan kerja kalian, masa kerja enggak bawa handphone, lagian kamu dan Budi kan tinggalnya pisah kalo butuh apapun sama Budi bagaimana." Lanjut Lukman yang sengaja membawa nama Vino sebagai alasan
" Bener juga, terimakasih pak handphone nya." Lanjut Vino bahagia akhirnya punya nomornya Angel
" Terimakasih pak handphone nya, saya terima handphone nya yah." Lanjut Angel pasrah
__ADS_1
Angel yang merasa ngantuk memilih tidur sebentar selama perjalanan menuju toko, Vino yang lihat Angel tidur didalam mobil ikutan tidur juga.