
Angel sangat bahagia karena dipindahkan ke Jakarta, Angel bisa membantu Teguh mengurus toko buah lagi. Angel meletakan barang barangnya di kamar kosong, ruko yang ditempati Teguh ruko yang cukup mewah memiliki 3 kamar dan didalamnya ada kamar mandi, tujuan Vino membuka toko buah untuk memenuhi gizi kebutuhan buah untuk karyawan di perusahaannya.
" Kata pak Vino, mulai hari ini Angel membantu bapak di Jakarta pak. jadi bapak ada yang temani dan membantu bapak jagain toko ini." Ucap Angel bahagia melihat Teguh
" Pak Vino perhatian sekali sama kamu nak, fix bapak lebih setuju kamu deket sama pak Vino kehidupan kamu lebih terjamin dan lebih dimanjakan dari pada sama si culun masa depannya suram." Ucap Teguh optimis mendekati anaknya sama Vino
" Astagfirullah pak, masih saja merendahkan orang lain saja. Angel capek pak mau tidur, besok Angel bantu jagain toko ini." Lanjut Angel kesel, Angel jalan ke kasur.
" Selalu saja seperti ini, kalo Budi berani kesini akan bapak usir dia karena enggak pantas mendekati anak bapak yang cantik ini." Tegas Teguh menatap Angel.
Angel enggak merespon ucapan Teguh dan membelakanginya, membuat Teguh kesel dan meninggalkan kamar anaknya.
Dilain sisi, Vino rebahan di kasurnya, Lukman yang melihat Vino ikutan bahagia, karena pulang ke rumah dengan perasaan bahagia dan besok Vino siap menjadi dirinya sendiri, dan sorenya nyamar demi ketemu Angel.
" Sekarang saya mau istirahat, sampai jumpa besok pagi Vin, besok saya jemput yah. ingat jangan teledor sama penyamaran kamu." Tegas Lukman melihat Vino
" Kamu tenang saja, Angel lebih bahagia melihat saya culun dari pada seperti ini, lebih banyak sungkannya bikin saya bingung mau deketin Angel. awas bodyguard ceroboh siap siap kehilangan pekerjaan, fasilitas, dan kebutuhan anaknya. saya belum siap Angel dan pak Teguh tahu siapa saya sebenernya." Tegas Vino, Vino masih nyaman dengan penyamarannya.
" Kamu tenang saja Vin, yah sudah saya permisi." Lanjut Lukman, meninggalkan kamarnya Vino.
Vino yang melihat Lukman pergi, langsung main handphone nya. Vino mengirim Whathapp ke Angel, sejujurnya Vino ingin sekali menghabiskan banyak waktu lagi bareng Angel tapi tanggung jawab lebih utama.
Angel memulai hari pertamanya memasakkan makanan kesukaan Teguh, Angel sengaja enggak membangunkan Teguh sebelum ruko rapih dan makanan siap dimakan. Angel tersenyum saat melihat pesan yang dikirim Budi kalo dia sedangkan siap siap untuk mengantarkan Vino berangkat kerja.
" Kerja di Jakarta bikin kita LDR seperti ini, enggak sabar nanti sore ketemu sama Budi lagi." Batin Angel bahagia, Angel merapihkan dapur
__ADS_1
Angel melanjutkan merapihkan dapur dan menata makanan, setelah selesai Angel membangunkan Teguh, Angel sengaja nomor Budi di ganti nama dan pesen yang dikirim dipakai password supaya Teguh enggak curiga
Dilain sisi, Vino siap siap berangkat kerja, Lukman sarapan di rumahnya Vino, Lukman merasa lega akhirnya lelahnya berkurang karena Vino sudah kembali ke kantor.
" Hari ini kita jadwal kita meninjau proyek pembangunan panti asuhan, setelah selesai kamu bisa ketemu Angel. bagaimana kalo kita kesana siang jadi pas sore bisa langsung ketemu Angel?" Tanya Lukman sambil menikmati sarapanny.
" Ide yang bagus, baik lah. nanti siang ART bawain baju penyamaran saya." Ucap Vino bahagia denger rencananya Lukman
" Syukurlah setuju, saya enggak ingin mengganggu waktu kerja kamu Vin, yah sudah yuk berangkat. apa mau kasih sambutan ke karyawan?" Tanya Lukman penasaran
"Enggak usah, biar mereka lihat sendiri kehadiran saya. tapi kantor dan toko toko sudah bersih kan dari tikus?" Tanya Vino penasaran
" Bersih tenang saja." Lanjut Lukman, Lukman enggak tega melihat Vino setres lagi.
Vino dan Lukman keluar dari rumah dan jalan menuju mobil, Lukman perlahan meninggalkan rumahnya Vino. Vino sengaja mematikan handphone nya selama bekerja, supaya Angel enggak menghubunginya sejujurnya sedih menjalankan aktifitas engga bareng seperti ini. tapi Vino ingin fokus bekerja.
" Selamat pagi pak Vino dan pak Lukman" Ucap sekretarisnya Vino
" Pagi juga, mulai sekarang saya sudah aktif menjalankan perusahaan.jadi kalo ada berkas langsung kasih ke Lukman sebagian langsung ke saya." Ucap Vino tegas, Vino enggak ingin terlalu sibuk.
" Baik pak Vino, selamat datang kembali. kalo begitu saya pamit dulu permisi." Lanjut sekretarisnya Vino
Vino dan Lukman masuk kedalam ruangannya Vino, ruangannya sudah dirapihkan dan diisi Snack dan minuman kesukaan Vino.
" Saya enggak betah lama lama jauh dari Angel, apa saya bekerja cuman sampai siang saja yah." Ucap Vino, Vino duduk dikursi kebesarannya
" Sabar lah bro, jangan egois lagi meninggalkan perusahaan untuk urusan pribadi terus. sudah selamat bekerja dan permisi saya kembali keruangan saya." Ucap Lukman kesel, Vino sekarang kurang fokus dan kurang profesional semenjak fokus memikirkan Angel.
__ADS_1
" Yah sudah sana jomblo irian, saya juga mau bekerja." Protes Vino kesel.
Vino yang melihat Lukman pergi, berusaha fokus mengerjakan pekerjaan kantor. Vino merasa pusing karena pertama kalinya harus fokus mempelajari berkas berkas yang ada di mejanya.
Dilain sisi, Teguh menyusun buah buahan kedepan ruko, Angel yang melihat bapaknya sibuk langsung membantunya. Angel yang ingin banyak komunikasi sama Vino enggak bisa karena Vino beralasan kalo kerja enggak mau main handphone dan membuat Angel berusaha memahami keinginan pacarnya.
" Pak Vino mau kesini, kamu harus makeup jangan dekil, masa cantik cantik enggak memoles wajahnya supaya terlihat lebih cantik." Tegur Teguh dengan tegas.
" Pak, jangan berlebihan. lagian Angel enggak suka pak Vino pak tolong jangan maksa Angel terus menerus seperti ini pak." Protes Angel kesel
" Bapak mau mendapatkan menantu orang kaya, jadi bapak akan berjuang supaya kamu pantas mendapatkan cinta dan perhatian pak Vino, dia masih bujangan dan kaya raya. enggak akan menyesal mendapatkan cinta pak Vino." Tegas Teguh sedikit kesel
" Maaf Angel engga mau" Lanjut Angel kesel, Angel jalan ke dapur, Angel ingin membuat kan jus dan mengambil cemilan untuk Teguh
" Dasar enggak melihat kesempatan dapatin calon suami kaya. tampan, dan masih bujangan lagi. anak enggak tahu bersyukur." Ucap Teguh kesel, anaknya selalu menolak dijodohkan sama Vino.
Dilain sisi, Vino memimpin rapat,.Vino memijit kepalanya. ternyata bener yang disampaikan Lukman kemarin
" Kita promosi pembangunan apapun permintaan client kasih diskon 20% selama sebulan, semoga kondisi perusahaan lebih meningkat." Ucap Vino tegas
" Baik pak Vino, akan kita buatkan informasinya, ada lagi pak Vino?" Ucap manajer marketing pemasaran
" Cukup, ya sudah selamat melanjutkan pekerjaan kalian." Lanjut Vino berusaha santai
Vino meninggalkan ruangan rapat, sedangkan Lukman mencatat hasil rapat. para petinggi perusahaan ingin sekali menanyakan selama ini Vino kemana tapi mereka takut ikut campur urusan pribadinya Vino.
Jangan lupa like, komentar, hadiah, dan votenya.
__ADS_1