
Vino yang mendapatkan WhatsApp dari Lukman terpaksa untuk kembali pulang, Vino masih betah duduk berduaan seperti ini sama Angel, tapi pekerjaan sudah pada menunggu, Teguh yang melihat Vino merasa lega akhirnya siculun pulang dengan sendirinya
" Pulang sana, enggak penting terlalu lama disini kamu." Tegas Teguh yang terang terangan menunjukan rasa enggak sukanya kehadiran Vino dengan penyamarannya.
" Saya juga sudah mau pulang pak, terimakasih makanannya,saya pamit dulu.' Ucap Vino Salim ke Teguh walaupun langsung dilepas dengan kasar
Vino langsung jalan kemobilnya, Vino bener bener kesel sama Teguh yang enggak luluh sama sekali, Vino perlahan melanjutkan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Dilain sisi, ayah nya Vino keliling di perusahaannya Vino, ayah nya Vino sangat rindu disaat dirinya memimpin perusahaan sebelum Vino mampu ngambil alih perusahaannya.
" Selamat siang pak, sudah lama sekali anda enggak ke perusahaan pak." Ucap sekretarisnya Vino, karyawan yang sudah lama bekerja di perusahaannya.
__ADS_1
" Sepertinya banyak wajah baru yah?" Tanya ayah nya Vino yang bingung
" Bener sekali pak, banyak tikus yang sudah diusir dari sini pak. pak Vino marah besar saat mengetahui jabatan penting di perusahaan ini justru tikus tikusnya pak." Ucap Lukman terus terang
" Apa banyak tikus, jahat sekali yah, Vino jauh lebih baik loh dari saya yang memikirkan kepentingan karyawan sampai membuka banyak usaha untuk kesejahteraan karyawan. ternyata masih ada saja yang kekurangan heran." Lanjut ayah nya Vino kesal saat tahu perusahaan yang dulu dipimpinnya, ternyata banyak karyawan yang enggak jujur sama sekali
" Kurang rasa bersyukur pak, yah itu lah orang pak, semaksimal apapun kebaikan kita masih ada saja yang merasa kekurangan pak. tapi Alhamdulillah sekarang sih sudah bersih baik disini maupun di tempat usahanya pak Vino pak." Lanjut Lukman, Lukman semakin memperketat pengawasan keuangan seluruh tempat usaha milik Vino dan keuangan perusahaan.
" Kerja yang bagus Lukman, saya bangga sama Vino yang mampu menyelesaikan masalah dengan cara sendiri tanpa melibatkan orang tua sama sekali, bisa bangkit kembali." Lanjut Ayah nya Vino bangga sama sama anaknya, Bersyukurnya Vino bukan anak yang manja jadi mampu berfikir menyelesaikan masalahnya sendiri.
" Sebenernya ada apa Beby? kenapa setiap hari ke salon, dan sekarang beli begini Beby?" Tanya Angel yang semakin penasaran
__ADS_1
" Saya cuman disuruh saja Angel, kalo penasaran nunggu pak Vino sendiri yang menjelaskan nya. yang jelas ada surprize untuk kamu, membuat kamu rutin ke salon sampai surprize itu dikasih langsung ke kamu dari pak Vino sendiri." Ucap Beby sengaja membuat Angel penasaran, Beby enggak tega membuat Angel terus menerus penasaran
" Surprize apa yah, huff baik lah saya akan nunggu sampai Vino sendiri yang bilang.' Lanjut Angel pasrah
Beby melanjutkan acara belanjanya sebelum pulang, Angel yang penasaran menebak surprize dari Vino membuat Angel senyum senyum sendiri.
Dilain sisi, Vino menatap kedua orangnya dengan perasaan bahagia, Vino enggak menyangka kedua orang tuanya mau mempercepat pernikahannya sama Angel, Vino enggak menyangka kedua orang tuanya sudah mencari rekomendasi untuk sovenir, undangan, makanan, bahkan tempat resepsi pernikahan yang mewah dan terbaik di kota Jakarta.
" Ayah dan bunda serius mempercepatnya Vino bahagia sekali mendengarnya" Ucap Vino langsung meluk kedua orang tuanya.
" Bener nak, jadi dua hari lagi kita lamar Angel, dan bahas pernikahan sekalian supaya kalian semakin cepat nikahnya." Ucap ayah nya Vino bahagia
__ADS_1
" Kita ingin kamu ada yang mengurus selama dua puluh empat jam dan menemani kamu terus menerus, dan kita juga ingin secepatnya mendapatkan momongan Vino." Ucap Bunda terus terang
" Insya Allah mom, yang penting resmi dulu mom baru prosesinya bunda. terimakasih ayah dan bunda mau mempercepat pernikahan Vino" Lanjut Vino bahagia, perjuangan mendapatkan Angel enggak sia sia