
Vino semakin enggak kuat sama rasa sakit perut karena makanan dan minuman yang tadi diminumnya, Vino sudah berkali kali masuk kamar mandi dan kondisinya menjadi lemah, membuat Lukman yang melihatnya jadi enggak tega akhirnya mengajak untuk pulang.
" Budi, kamu kenapa?" Tanya Angel kwartir dari tadi Vino bulak balik kamar mandi
" Cuman masuk angin saja Angel, yah sudah kita pamit pulang dulu." Ucap Vino, Vino langsung jalan ke luar ruko.
" Yah sudah kita permisi pulang dulu" Ucap Lukman kwartir
" Kalo ada apa apa tolong hubungi saya ya pak" Lanjut Angel kwartir
Lukamn langsung nyusul Vino ke conter beruntung di sana ada kamar mandi, memudahkan Vino untuk buang air. Vino bener bener lemes karena isi perutnya terkuras karena ulah Teguh tadi
" Kamu sudah pakai pempers?" Tanya Lukman melihat Vino
" Sudah, untung Beby langsung belikan. sekarang cepetan ke rumah sakit supaya segera diobati. jijik pakai pempers seperti ini.' Protes Vino kesel
Vino jalan duluan kedalam mobil disusul sama Lukman dibelakang, Beby yang melihatnya langsung membersihkan kamar mandi bekas Vino tadi.
" Apa pak Vino habis dikerjain sama pak Teguh yah, tega juga tuh orang bener bener benci sama cowok culun dan status sosialnya sama seperti dia heran. tapi kasihan juga pak Vino." Batin Beby, Beby merasa enggak tega Vino semakin dikerjain sama Teguh.
Dilain sisi, Angel penasaran sama minuman yang diminum Vino, Angel mencium aroma garam yang menyengat didalam gelas bekas Vino.
" Bapak, bapak kasih garam yah?" Tanya Angel kesel
" Iyah, belagu sekali dia nitip minuman sama pak Lukman enggak sadar diri sekali, karyawan biasa saja enggak sopan sama atasan sendiri heran. cuman sepuluh sendok garam dan cemilan super pedas. kasihan si culun sampai diare begitu hahahaha" Ledek Teguh ketawa puas
__ADS_1
" Astaga bapak, selama pak Lukman biasa saja yah biarkan saja sih pak, itu urusan mereka pak. kok bapak semakin jahat sih sama Budi pak, Budi kan enggak pernah jahat sama bapak." Lanjut Angel kesel dan sedih bapaknya Setega itu
" Halah, peduli amat sih Angel, sudah jangan bela terus, bagus kan si culun sakit itu artinya enggak akan kesini dalam waktu yang lama hahahaha." Lanjut Teguh ketawa puas.
Teguh meninggalkan Angel yang kesel sama dirinya, Teguh cuek mendengar ucapan anaknya, Teguh kedepan ruko, Angel merasa semakin enggak tega melihat Vino semakin dikerjain sama Teguh.
Dilain sisi, Vino mengganti pempers dan langsung mendapatkan obat diare dari dokter, Dokter melakukan Ronsen pada perut Vino yang mengalami diere yang berlebihan. Vino terpaksa harus menerima obat dari Infus
" Sial, bener bener sial Teguh, dia kira lucu akhirnya seperti ini." Bentak Vino kesel, Vino semakin kesel sama Teguh.
" Sabar Vin, istirahat saja dulu, jangan mikirin apapun dulu." Ucap Lukman berusaha menenangkan Vino
" Bagaimana bisa tenang Man, badan saya sampai lemes seperti ini, bulak balik ke kamar mandi, orang itu semakin rese sekali." Bentak Vino penuh amarah
" Balas perbuatan Teguh, kirim makanan yang super pedes dan minuman lebih asin lagi. biarin dia merasakan yang saya rasakan sekarang. dikira lucu seperti ini, kalo bukan ayah nya Angel sudah saya hajar dia tadi." Bentak Vino semakin kesel, kesel orang yang cari masalah orang tua perempuan yang sangat dicintainya.
" Siap bos" Lanjut Lukman, Lukman faham rasa kesel yang dirasakan Vino saat ini, Vino berusaha sabar dan bisa berusaha santai menghadapi Teguh. tapi kali ini Vino males untuk berusaha cuek.
Lukman memerintahkan Bodyguard membelikan Tiga makanan, setiap box ditulis untuk Angel, Beby, dan Teguh. supaya enggak ketuker begitu juga dengan minuman, Bodyguard mengantarkan makanan online ke ruko. Lukman memperhatikan cctv dan memperhatikan Angel, Beby, dan Teguh makan.
" Minuman apa ini? Asin sekali sial, restoran apa yang tiba tiba membelikan makanan pedas dan minuman seasin ini" Bentak Teguh kesal, Teguh merasakan gejolak didalam perutnya.
" Masa sih pak asin, perasaan punya kita manis loh pak." Ucap Beby nahan ketawa, Beby sudah menduga ini ulah Lukman, karena tadi Vino mengalami hal yang sama.
" Kalo enggak percaya coba saja, ah sial, harus ke kamar mandi." Lanjut Teguh kesel, Teguh langsung masuk kedalam kamar mandi diikuti sama Angel.
__ADS_1
" Waktunya ditukar" Batin Beby, Beby dengan gerakan cepat mengganti minuman milik Teguh, beruntungnya Bodyguard membelikan minuman yang sama dan rasa manis.
Beby nyusul Teguh yang bulak balik ke kamar mandi, mengeluarkan seluruh isi perutnya, Angel kwartir dengan keadaan bapaknya.
" Pak, bagaimana kondisinya pak? tadi Budi begini dan sekarang bapak juga, apa lagi musim diare kali yah." Ucap Angel dengan polos
" Bisa jadi Angel, yah sudah kerokin bapak kamu sana dan kasih obat. nih minuman bapak enak kok sama sama manis." Ucap Beby bohong
" Enggak mungkin Beby, saya bisa membedakan mana asin dan manis. haduh mau keluar lagi." Bentak Teguh kesel, Teguh langsung masuk ke kamar mandi, Teguh merasakan perutnya sangat panas dan perih sekali, kondisi yang sangat menyiksa.
Lukman yang melihat cctv tersenyum bahagia, Beby menjalankan tugas dengan baik, Lukman senyum puas melihat kondisinya Teguh, walaupun terkesan jahat tapi balasan yang setimpal buat orang yang berani berani nya ngerjain Vino.
Dilain sisi, Vino mulai tenang kondisinya sudah enggak merasakan nyeri diperutnya dan sudah berhenti diarenya. Vino makan makanan dari rumah sakit dengan lahap, Vino merasakan perutnya bener bener kosong karena diare tadi terkuras habis membuatnya bener bener lemes.
" Bagaiman balas dendam sama Teguh sial itu yah, Berani sekali dia mengerjakan saya seperti ini.bener bener nguji kesabaran." Ucap Vino kesal, Vino melakukan Vidio call sama Lukman.
" Balas dendam berhasil Vin, kata Beby bikin Teguh terus menerus bulak balik ke kamar mandi. dan sampai dikerok sekalian hahahaha." Ucap Lukman bohong, dan ketawa puas, Lukman terus memantau cctv melihat kondisinya Teguh
" Kerja yang bagus, biar Teguh mikir sama apa yang dia lakukan dengan seenaknya." Lanjut Vino, Vino sengaja melakukan Vidio call.
" Jangan terlalu seenaknya ngerjain orang lain, Sudah yah Vin, saya mau istirahat sampai jumpa besok." Lanjut Lukman mematikan teleponnya dengan sengaja
Dilain sisi, Teguh bener bener lemes dengan kondisinya saat ini, perut terus menerus mengeluarkan isinya. Teguh paling males minum obat dan harus bulak balik seperti ini.
" Bapak tidur saja yah, sudah Angel kerok dan minum air hangat pak, insya Allah besok enakan badannya." Ucap Angel sedih, sedih melihat kondisinya Teguh yang lemes karena diarenya terus menerus, dan kondisinya Vino yang harus dirawat di rumah sakit.
__ADS_1