
Vino diam diam memerintahkan Bodyguard untuk membawakan barang belanjaannya, Teguh langsung masuk kedalam ruko Teguh merasa kesel sekali rencana nya gagal untuk ketemu sama Vino asli, Bodyguard memberikan jus yang sudah disiapkan saat Lukman bilang sudah mau sampai ruko
" Kalian apa mau lihat conter pulsa?" Tanya Lukman, Lukman menikmati jus yang dibuat Bodyguard
" Boleh pak Lukman, Kalo enggak merepotkan Anda." Ucap Angel
" Oke hayo." Lanjut Lukman
Vino ikutin Lukman ngajak Angel dan Beby melihat conter pulsa yang baru dibuat Vino, halaman ruko cukup luas membuat Lukman membeli contener dijadikan conter pulsa, ukuran sedang cukup banyak aksesoris handphone yang disiapkan Lukman, dan ada juga kursi dan kulkas.
" Wow conternya bagus sekali" Puji Angel melihat isi contener
" Apa kamu suka sama conternya?" Tanya Vino
" Sangat suka Sayang, ya ampun kenapa pak Vino bikin ini yah sayang.padahal Buah buahan rame loh?" Tanya Angel penasaran
__ADS_1
" Disini kan yang tinggal bertiga, biar ada kesibukan tambahan saja." Ucap Lukman bohong
" Oh seperti itu yah pak, asik juga dikasih AC dan kulkas mantap sekali" Puji Angel
" Saya betah pak nungguin conter seperti ini pak" Ucap Beby dengan terkekeh
" Boleh boleh" Lanjut Lukman singkat
" Yah sudah yuk masuk kedalam ruko, enggak enak sama pak Teguh kelamaan diluar seperti ini." Ajak Vino, Vino pegang tangannya Angel
Angel, Vino, Beby,dan Lukman. masuk kedalam ruko, Vino jalan santai masuk kedalam ruko walaupun Teguh dengan jelas memberikan tatapan sinis ke Vino, membuat Vino menahan emosinya.
" Rukonya semakin bagus saja pak Lukman, fasilitas yang diberikan pak Vino luar biasa pak. saya ingin mengucapkan terimakasih secara langsung." Ucap Teguh dengan modus
" Disana susah sinyal pak, nanti saya sampaikan melalui email saja. yah sudah malam kita pulang dulu, selamat bekerja untuk pak Teguh, Angel,dan Beby." Ucap Lukman sengaja, sengaja pulang cepat supaya enggak ada pertanyaan pertanyaan dari Teguh.
__ADS_1
" Baik lah, hati hati dijalan pak Lukman titip salam untuk pak Vino yah." Lanjut Teguh mengabaikan Penyamaran Vino
" Baik pak Teguh nanti saya sampaikan." Lanjut Lukman
Vino tanpa bicara apapun langsung pergi saking emosinya sama Teguh, Lukman yang melihat ekspresi Vino yang menahan emosi karena Teguh.
Teguh melihat Angel dan ngajak ngobrol Angel, Teguh yang merasa kesel rencananya gagal langsung melampiaskan ke Angel. Beby yang mendengar ucapan Teguh rasanya enggak tega penyamaran Vino terlalu direndahkan dan diremehkan sama Teguh. cuman Beby selalu diingat kan untuk menjaga emosinya untuk enggak terlalu ikut campur.
" Jangan semakin dekat sama Budi, walaupun dia karyawannya pak Vino tapi bapak enggak suka kamu terlalu Deket bertemennya sama cowok culun itu." Ucap Teguh menekan kalimat akhirnya
" Astaga pak, bapak melarang karena gagal ketemu sama pak Vino?, tolong pak jangan terlalu egois seperti ini. kalo pun Deket memangnya kenapa pak, sudahlah jangan terus menerus merendahkan orang lain pak, kita juga sama seperti Budi orang susah. posisi Angel sama seperti Budi dilihat status sosial jelas Angel enggak pantas sama pak Vino pak, dia orang kaya dan orang sibuk sedangkan Angel karyawan pak Vino dan orang susah. jadi hargai status sosial orang lain pak, karma itu ada loh pak, bapak enggak mau kan Angel direndahkan juga pak." Ucap Angel memelas melihat Teguh
" Apa sih Angel, terus saja bela Budi, kamu dikasih apa sama Budi sampai segitunya membela Budi hah. Drajat perempuan enggak akan terlalu dipermasalahkan yang penting bisa memberikan keturunan beda sama laki laki, yang diliat harta dan wajah. jadi stop deketin laki laki culun itu titik jangan bantah lagi." Bentak Teguh kesel
Teguh meninggalkan Angel dengan perasaan kesel dan kecewa anaknya begitu susah untuk menjauhi Vino, Beby mengajak Angel masuk kedalam kamar untuk istirahat. Angel enggak sadar pekerjaan sebenarnya Beby andai Angel tahu pasti Angel enggak akan setuju kalo ada asisten pribadi untuknya.
__ADS_1
Sambil nunggu new episode bos bucin , jangan lupa mampir ke karya karya saya * Sikembar mencari pacar orang kaya*,* TTM CEO tampan*,* jangan paksa aku jadi teman ranjangmu*,* istri ke 2 ku wanita malam*, novel baru * Om CEO suamiku*