CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
kalo tahu siapa saya enggak akan sejudes ini


__ADS_3

Lukman memperhatikan Vino utak Atik handphonenya membuat Lukman penasaran, Lukman melihat handphonenya Vino yang ternyata mencari cara melamar yang sederhana dan berkesan.


Masih niat ngelamar Angel dengan status palsu kamu Vin?" Tanya Lukman heran


" Entahlah Man, Angel lebih nyaman saya jadi Budi dari pada seperti ini. tapi kalo ketahuan nanti pasti lebih marah lagi, bikin bingung tahu." Ucap Vino bingung


" Konsekuensinya seperti itu Vin, lebih baik buka jati diri dulu baru melamar Angel, jangan tahu mendadak kwatirnya Angel berfikir negatif sama kamu Vin." Saran Lukman, Lukman enggak ingin Vino frustasi karena Angel marah marah


" Yah sudah deh, terus terang saja dulu, baru melamar Angel, dan mau lihat sebesar apa Angel mencintai saya." Lanjut Vino pasrah


" Nah bagus tuh, mending jujur dulu, lihat ekspresi Angel dia lebih bahagia kamu seperti apa Vin, yah sudah sana lanjut kerja jangan galau terus sama pacar sendiri, tetep semangat bro." Lanjut Lukman, Lukman langsung keluar dari ruangannya Vino


Vino memikirkan apa yang dibilang Lukman tadi, Vino berusaha melanjutkan pekerjaannya dan berusaha fokus mengerjakan dokumen yang ada didepan meja

__ADS_1


Dilain sisi, Beby ngajak Angel bikin kue, Beby disuruh sama Lukman bikin kue buat Vino, Angel yang enggak tahu apa apa nurut saja ajakan temennya.


" Bikin banyak Beby?" Tanya Angel penasaran


" Iyah dong, buat kita, pak Teguh, pak Lukman dan pak Budi. biar mereka menikmati masakan kita." Ucap Beby, Beby bentuk adonannya sesuai seleranya.


" Kamu kenapa panggil Budi selalu sebutan pak?" Tanya Angel penasaran


" Enggak apa apa Angel, sudah bikin yang enak enak buat ayank beb kamu." Lanjut Beby, Beby diam diam Vidio kegiatannya Angel dan kirim ke Vino.


" Mau jujur sekarang?" Tanya Lukman, Lukman masuk kedalam mobil disusul sama Vino


" Iyah Man, saya akan ajak Angel jalan. biasa yah jagain biar Teguh enggak berulah" Ucap Vino, Vino males kalo rencananya gagal kerena Teguh yang banyak atur

__ADS_1


" Beres bos" Lanjut Lukman, Lukman perlahan mobilnya meninggalkan kantor, Lukman yang sudah biasa ngurusin masalah pribadinya Vino jadi tahu apa saja yang harus dilakukannya.


Dilain sisi, Teguh yang melihat anaknya sibuk bikin kue sedikit kesel, karena tahu keinginannya bikin. kue buat Budi penyamarannya Vino, Teguh merasa heran sama Angel yang selalu ingin Deket Deket sama si culun


" Kalo bukan saja dia karyawannya pak Vino sudah diusir dari sini, anak cantik cantik masih saja betah betemen Deket sama si culun, seperti enggak ada yang tampan saja" Batin Teguh kesel Teguh meninggalkan dapur dan membiarkan anaknya bikin kue.


Dilain sisi, Lukman dan Vino turun dari mobil dan masuk kedalam ruko, Teguh yang melihat Budi datang bareng Lukman langsung buang muka.


" Tumben sepi pak?" Tanya Lukman basa basi


" Lagi pada bikin kue pak, sepertinya sebentar lagi sih jadi." Ucap Teguh, Teguh males ngobrol sama Budi.


" Kue apa pak? kita lihat boleh?" Tanya Vino ramah

__ADS_1


" Disini saja Budi, Angel dan Beby juga sebentar lagi selesai kok." Tolak Teguh menatap sinis Vino.


" Astaga nih orang, kalo tahu siapa saya enggak akan sejudes ini" Batin Vino sedikit kesel


__ADS_2