
Bapak nya Vino menatap anaknya yang marah marah sama Ibu nya, Vino yang selama ini terkenal pendiam dan enggak pernah melawan orang tua bisa berubah dengan drastis demi mendapat kan restu, Ayah nya Vino sudah tahu semuanya tentang Vino dari Lukman diam diam memberikan informasi dan kasih tahu tujuan Vino ke US.
" Jangan bikin bunda marah Vino, ternyata Vino bisa marah juga yah nak." Ucap ayah nya Vino senyum licik
" Bisa lah ayah, apa lagi kedatangan Vino kesini buat minta restu dan ajak kalian ke Indonesia, eh kalian justru mempersulit kan jadi marah lah." Protes Vino kesal sama kelakuan orang tuanya.
" Mau dapatkan restu, jangan mimpi kamu Vino, sikap seenaknya itu dengan mudah mendapatkan restu orang tua." Bentak ayah nya Vino sengaja
" Sial" Bentak Vino semakin kesal, tanpa Vino sadari rencana ngerjain Vino semakin lancar dilakuin sama kedua orang tuanya.
Dilain sisi, Beby kini tinggal sendirian di ruko, awalnya Lukman menawarkan karyawan baru buat temani Beby untuk tinggal di ruko bareng.
" Enggak usaha sayang, aku sendiri juga enggak masalah kok, lagian pak Vino pulang juga pasti pak Teguh dan Angel diminta pulang juga kesini. nanti kasihan tempat tinggalnya nanti sayang." Ucap Beby nolak keinginan Lukman
__ADS_1
" Ya sudah, kalo ada apa apa kasih kabar yah sayang." Ucap Lukman cemas dan ragu turutin keinginan Beby.
" Siap komandan" Lanjut Beby, Beby langsung melanjutkan merapihkan ruko
Lukman membiarkan Beby merapihkan ruko, fikiran Lukman terbang seluas angkasa. sampai membayangkan malam panas berdua Beby di ruko tanpa ada yang ganggu.
" Astaga, Lukman ngapain mikir seperti itu sih, kamu laki laki baik baik kenapa berfikir seperti itu astaga." Batin Lukman menyesal, Lukman meninggalkan Beby dari pada fikirannya semakin kemana mana.
" Angel maafkan saya, saya menyesal meninggalkan kamu." Ucap Angga lirih, Angga adalah cinta monyet nya Angel, Angga meninggalkan Angel demi perempuan kota yang bisa menjamin kehidupannya.
" Pergi sana, jangan ganggu nona Angel, karena nona Angel pacar atasan saya." Tegas Bodyguard menatap sinis kearah Angga
" Hubungan kita sudah berakhir mas Angga, maaf saya sudah punya pengganti kamu. jadi pergi lah, jangan cari masalah." Ucap Angel takut, Angel tahu betul Angga orangnya bisa nekat.
__ADS_1
" Enggak Angel, sampai kapan pun kamu tetep lah pacar saya, saya masih mencintai kamu, perempuan waktu itu meninggalkan saya Angel." Lanjut Angga lirih, Angga pegang kuat tangganya Angel.
Bodyguard yang melihat Angel kesakitan dan berusaha melepaskan tangannya, langsung menghajar Angga dari belakang dan pegang kedua tangannya.
" Jangan lagi berani hadir didepannya Angel maupun pak Teguh, kalo berani nekat kamu akan berhadapan langsung sama saya mengerti." Bentak Bodyguard penuh amarah, Bodyguard mendorong badannya Angga sampai jatuh ke lantai
" AW, sial sekali." Bentak Angga kesal, Angga berusaha berdiri tapi kakinya diinjek sama Bodyguard.
" Jangan ganggu Angel lagi" Bentak bodyguard semakin marah melihat Angga masih berusaha membujuk Angel
" Nona Angel, hayo kita pulang sekarang" Sambung bodyguard melihat Angel
Angel ngangguk dan ikutin bodyguard meninggalkan Angga yang kesakitan, Angel dan Teguh tinggal di Rumah singgah Vino yang mewah tentunya ditemani dua bodyguard menemani Teguh untuk bekerja.
__ADS_1