CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Bos bucin yang berkuasa


__ADS_3

Vino setelah puas jalan jalan ke mall bareng Angel merasa bahagia sekali, Vino mengajak Angel main di Timezone membuat Angel bahagia sekali, Vino membelikan Angel dua baju dan sandal yang bagus. Angel awalnya nolak tapi karena Vino melancarkan tipu tipuannya akhirnya Angel nurut saja, sejujurnya Angel merasa enggak enak selalu dimanja sama bosnya yang enggak pernah ketemu sama sekali. Lukman yang dipaksa bicara sama Angel akhirnya Angel pasrah menerima pemberian atasannya.


" Kamu sepertinya enggak bahagia Angel?" Tanya Vino melirik Angel


" Bukan enggak bahagia Budi, tapi saya ngerasa jadi karyawan yang selalu merepotkan bos yah selalu diberikan barang mewah dan makanan enak." Ucap Angel bingung


" Duh nih perempuan bener bener baik, dimanjakan merasa enggak enak segitunya. semakin kagum sama kamu" Batin Vino bahagia, karena Vino enggak salah pilih calon istri


" Sudahlah jangan difikirkan terus Angel, dinikmati saja bekerja dengan baik dan nikmati fasilitas dari bos. saya juga sama kok seperti kamu, walaupun saya supir tapi pak Vino baik pengertian sama saya kok, selalu memberikan apapun buat saya, baju bagus biar terlihat rapih dan menyesuaikan tempat kalo diajak sama pak Vino. makanan enak yah karena pak Vino suka berbagi tanpa membicarakan apa yang dikasih ke orang lain. jadi santai saja yah." Bujuk Vino, lagi lagi Vino membanggakan diri sendiri.


" Yang kenal baik pasti tahu kebaikan pak Vino yah, maafkan saya yah Budi. jangan bilang yah sama pak Vino, walaupun saya enggak bisa ganti pemberian pak Vino, tapi saya berusaha semaksimal mungkin bekerja dengan baik engga bolos kerja." Lanjut Angel pasrah, Angel berusaha enggak pernah minta apapun membiarkan bosnya yang memberikan nya. Angel cukup sadar diri

__ADS_1


Vino melihat Angel tersenyum bahagia, wanita pilihannya bener bener perempuan baik dalam segala hal, Vino engga pernah merasa kesel atau marah marah sama Angel. membuat Vino semakin nyaman didekat Angel. mobil setibanya didepan ruko, Vino dan Angel turun dari mobil dan jalan ke depan ruko, Vino membuka pintu ruko.


" Yah sudah saya pulang dulu yah, Sampai ketemu besok Angel, saya tutup pintunya dari luar yah, kamu juga pegang kunci kan?"Tanya Vino senyum ramah melihat Angel


" Iyah pegang Budi, yah sudah hati hati dijalan Budi." Ucap Angel senyum melihat Vino, Angel langsung masuk kedalam ruko. Vino yang melihat Angel semakin jauh langsung menutup pintu ruko dan langsung jalan ke mobil


Dilain sisi, Lukman yang mendengar suara Vino dan Angel dari layar monitor CCTV yang tersambung di handphonenya, langsung melihat Vino yang sepertinya selesai mengantarkan Angel pulang. membiarkan Vino sampai rumah, Lukman melihat rekaman CCTV sebelum sampai ruko, Lukman cuma bisa geleng-geleng kepalanya mendengarkan ucapan dustanya Vino, Vino selalu berusaha memuji diri sendiri didepannya Angel.


" Dasar mau terlihat baik, dasar bos bucin. ah dia sudah sampai rumah telefon ah." Ledek Lukman, Lukman langsung nelefon Vino yang sudah turun dari mobil.


" Sudah, memangnya pak Teguh bicara apa sampai kamu nelefon saya?" Tanya Vino diseberang telefon, Vino duduk di sofa

__ADS_1


" Pak Teguh mau ke ruko, mau lihat langsung kehidupan anaknya selama tinggal di ruko. pak Teguh enggak terima Angel tinggal di ruko sedangkan kamu di rumah yang dianggap fasilitas. terus pak Teguh merasa kebalik masa perempuan yang ngurus toko sendiri lebih banyak sedangkan kamu cuma delapan jam. walaupun sama sama diberikan fasilitas" Penjelasan Lukman jujur, Lukman bisa melihat jelas ekspresi nya Vino


" Oh hal sepele, biarkan saja namanya juga orang tua Lukman. toh saya juga sampai ruko pagi sekali kok, membantu Angel merapihkan buah buahan, peti, karung, dan perlengkapan buat bikin jus. saya juga enggak tega membiarkan my Angel ngurus sendiri toko lah" Ucap Vino, Vino jalan ke kamarnya


" Alhamdulillah kalo kamu rajin Vin, berarti pas pak Teguh datang engga emosi dong yah enggak anggap anaknya kerja sendiri." Ledek Lukman, Lukman nahan ketawa


" Yah lah, kita menyiapkan ruko itu buat modusin Angel lebih banyak, bukan buat kerja sesungguhnya, walaupun Jaka bakal emosi sih dia juga enggak bakal bisa mecat saya hahaha." Lanjut Vino ketawa bangga


" Ya lah mana berani yang ada, dia yang kehilangan pekerjaan selama bertahun-tahun gara gara protes sama kamu hahaha." Ledek Lukman, Lukman faham sekali setiap keinginan Vino apa lagi soal bawahnya. yang seenaknya dan bicara sembarangan hari itu juga langsung kehilangan pekerjaan tanpa ada ampun.


" Nah itu tahu, yah sudah saya cape mau tidur besok mau modusin my Angel lagi." Lanjut Vino, Vino langsung mematikan telepon begitu saja

__ADS_1


" Bos bucin yang berkuasa yah beginilah." Ledek Lukman, saat melihat Vino siap siap mandi.


Sambil tunggu new episode jangan lupa Votenya yah semuanya, biar saya semakin semangat bikin next episodenya 😘😘😘😘


__ADS_2