
Vino merencanakan menyewa cafe yang sederhana tapi romantis, Vino ingin sekali memantapkan hatinya untuk melanjutkan hubungan nya kejenjang yang lebih serius sama Angel.
" Kamu yakin Vin?" Tanya Lukman, Lukman melihat Vino menyiapkan segalanya
" Yakin Man, semakin kesini saya semakin mencintai Angel, dan enggak tega melihat Angel selalu sedih karena penyamaran saya bapaknya selalu iseng sama saya. saya enggak bisa diam terus ladenin Teguh yang semakin seenaknya sama penyamaran saya." Ucap Vino, Vino menggunting kertas bertuliskan * Mau kah jadi pendamping hidup ku, dan istri ku*
" Kalo Angel tanya sewa cafenya bagaimana bos bucin, dia kan tahunya kamu orang susah. bisa sewa cafe buat lamar dia." Lanjut Lukman, Lukman mengingatkan penyamaran Vino
" Heh, jomblo abadi, bilang saja dibantu sama pak Lukman yang baik hati dan bos Vino yang selalu peduli sama karyawannya. alasan mudah dicari kali, cincin juga saya bilang saja habis dapat bonus dari kamu. gampang kan." Lanjut Vino dengan santai
" Oon dipelihara, enggak mikir apa, katanya mau terus terang kalo bohong kebanyakan Angel jadi kesel sama kamu dong Vino haduh. cari alasan yang tepat dong." Lanjut Lukman, Lukman pijit keningnya saking pusing ngurusin Vino
" Langsung jujur siapa saya gitu, atau lamar dulu baru jujur?" Tanya Vino bingung
" Mending jujur dulu deh, baru kamu lamar Angel, kasih tahu alasan kamu melamar sampai kamu ingin memiliki Angel sebagai istri kamu." Lanjut Lukman, sejujurnya Lukman belum pernah pacaran. tapi nasehat nasehatnya seolah sudah terbiasa bahkan Vino selalu nurutin apapun yang disarankan Lukman.
" Yah yang itu saja deh, semoga jadi menikah. huff optimis." Lanjut Vino, Vino merapihkan spanduk dan karton karton yang dibuatnya.
Dilain sisi, Baby membantu Angel untuk siap siap ngedate bareng Vino, Beruntungnya Teguh diajak ke kota Malang sama Vino, supaya acara romantis malam ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan dari siapapun
" Kamu cantik sekali Angel, pantas pak Budi mencintai kamu." Ucap Beby, Beby merasa puas hasil makeup buat Angel
" Bisa saja kamu Beby, kenapa saya deg dengan yah padahal cuman makan malam biasa." Ucap Angel melihat hasil make up yang dikasih Beby.
" Perasaan bahagia saja Angel, sebentar lagi pak Budi kesini, hayo kedepan. supaya pak Budi bangga sama hasil karya saya." Lanjut Beby, Beby sengaja membeli perlengkapan makeup lengkap untuk Angel malam ini, supaya terlihat lebih cantik
" Iyah hayo" Lanjut Angel tersipu malu
Angel melihat lagi penampilannya, penampilan yang sempurna untuk malam yang sempurna dan indah, Vino terpaksa suruh Teguh ke Malang beberapa hari. Vino enggak ingin hari bahagianya di ganggu dulu sama camer.
__ADS_1
Mobil Vino sampai di depan ruko, Vino melihat Angel terlihat cantik dengan full makeup hasil karya Beby. Vino turun dari mobil dan mendekati Angel dan Beby.
" Malam sayang" Ucap Vino senyum manis melihat Vino
" Malam juga sayang, memang nya kita mau makan dimana? kenapa aku diminta makeup dan pakai baju sebagus ini sayang?" Tanya Angel bahagia dan tersipu malu
" Rahasia sayang, nanti juga kamu tahu sayang. hayo kita jalan, aku sudah lapar sayang." Lanjut Vino, Vino pegang tangannya Angel dan jalan kearah mobil
" Have fun pak Budi dan Angel." Teriak Beby, Beby enggak sabar mendengar cerita Angel saat tahu dirinya dilamar sama Budi alias Vino bos sendiri.
Dilain sisi, Lukman menyalakan Cctv didalam mobil, Lukman penasaran sama pembicaraan Angel dan Vino saat dijalan mau ke tempat spesialnya.
" Untungnya bos bucin punya ide mendadak, kasihan sebenarnya Teguh dikerjain seperti ini, tapi dia juga keterlaluan sih sama penyamaran Vino, untungnya calon menantu bosnya sendiri bisa suka suka hati memerintahkan camernya pergi sesuka hati Vino." Ucap Lukman, Lukman mendengar obrolan ringan yang dibahas sama Vino Angel.
Dilain sisi, Angel nunduk malu, saat Vino beberapa kali melihatnya dengan senyum manisnya. Angel susah beberapa kali minta Vino fokus bawa mobilnya dan jangan seperti kepala bebek enggak bisa diem.
" Sayang, nanti nabrak loh. fokus kedepan saja sayang." Ucap Angel manja, Angel melihat Vino.
" Terimakasih sayang, aku tersanjung mendengarnya sayang." Lanjut Angel tersipu malu
Angel enggak henti hentinya senyum bahagia, Angel merasa beruntung memiliki pacar seperti Vino, Angel merasa selama ada Budi kehidupannya semakin menyenangkan
Dilain Sisi, Lukman memerintahkan bodyguard menjaga ruko, sedangkan Beby nemenin Lukman didalam Ruko.
" Ada apa pak Lukman kesini?" Tanya Beby penasaran
" Mau lihat lihat saja, oh yah Teguh enggak curiga kan disuruh ke kota Malang mendadak?" Tanya Lukman, Lukman menikmati buah jeruk
" Enggak sama sekali pak, kan memang sebelumnya pak Teguh mau kesana juga kan, tapi enggak jadi jadi." Lanjut Beby, Beby perlahan mulai nyaman didekat Lukman
__ADS_1
" Syukurlah kalo enggak nyaman, oh yah saya sudah transfer ke rekening kamu yah. bonus karena bos bucin suka sama hasil makup lengkapnya Angel terlihat semakin cantik." Puji Lukman, Lukman kalo enggak ingat Angel pacarnya Vino sudah memujinya.
" Wih mantap pak, Terimakasih atas bonusnya pak. oh yah saya mau ambil libur yah." Lanjut Beby merasa enggak enak
" Mau kemana?" Tanya Lukman penasaran
" Mau ajak keluarga saya jalan jalan pak, apa lagi bonusnya besar pak, tapi setelah pak Teguh pulang bagaimana pak?" Tanya Beby penuh harap
" Boleh ko Beby, biar bodyguard yang gantiin pekerjaan kamu jagain counter pulsa." Lanjut Lukman
" Beres pak Lukman" Lanjut Beby bahagia akhirnya keinginannya mau jalan jalan bisa terwujud.
Dilain sisi, Vino membantu Angel turun dari mobil, Vino menutup matanya Angel dan perlahan membantu Angel masuk kedalam cafe.
" Aku percaya sama kamu sayang\= Ucap Angel sambil senyum manis
" Terimakasih sayang, atas kepercayaannya." Ucap Vino, Vino merasa lega karena Angel enggak takut matanya ditutup. Vino terus membawa Angel sampai ke ruangan yang sudah disiapkan.
" Sayang, penutup matanya aku buka yah." Angel membuka matanya setelah penutup matanya dibuka sempurna
" Surprise sayang" Ucap Vino bahagia, Vino ngajak Angel jalan ke tempat yang sudah disediakan
" Ini?" Tanya Angel singkat saking bahagianya.
" Sebelum aku membahas ini, aku mau jujur sama kamu sayang." Lanjut Vino, Vino merasa yakin sudah waktunya membuka jati dirinya.
" Jujur soal apa sayang? jangan bikin aku takut sayang." Lanjut Angel dengan Lirih
Vino pegang tangan Angel, menciumnya dan langsung menceritakan awal mula Vino memutus kan untuk menyamar dan meninggalkan kemewahan, awalnya Vino yakin hidup sederhana, ternyata kehidupan sederhana senggak mudah dibayangkan sama Vino. Angel yang mendengar ucapan Vino.
__ADS_1
Maaf yah part ini digantung dulu guys, biar pada penasaran sama ekspresinya Angel saat mendengar kejujurannya bos bucin.