
Teguh setelah makan langsung pamit ke kamarnya, malas melihat Budi si culun berlama lama di ruko, Lukman memberikan jadwalnya Vino. Vino membaca jadwal meetingnya dua Minggu ini, Vino akan sibuk sibuknya mendatangi meeting sama client selama dua Minggu kedepannya.
" Sayang kenapa kesel begitu?" Tanya Angel penasaran, seorang bos saja bisa ngeluh apa lagi karyawan biasa
" Aku malas sayang, perjalanan dinas ke beberapa hari membuat aku ninggalin kamu disini." Ucap Vino sedih
" Lebay sekali sih bucin, enggak biasanya seperti ini sih." Protes Lukman kesel
" Ah, Ikut perjalanan dinas yuk sayang, temani aku kerja. kamu bisa tinggal di apartemen sendiri, atau ajak Beby juga boleh sayang?' Tanya Vino memberikan ide.
" Astaga sayang, aku akan ganggu konsentrasi kamu, enggak usah yah sayang." Ucap Angel dengan lirih.
" Kalo Angel enggak ikut, kamu saja yang booking rapat beda perusahaannya lagi. semuanya kamu yang ngurus" Ledek Vino melihat Lukman dengan kesel
" Huff, kena deh resenya Vino." Batin Lukman parah
__ADS_1
" Baik baik, yah sudah Angel ikut saja temani Vino rapat. kasihan kalo Vino enggak semangat bekerja." Lanjut Lukman sedikit paksa
" Yah sudah berapa hari memangnya?" Tanya Angel pasrah
" Perjalanan dinasnya dua Minggu, kita ada dua kota sih, tenang kita akan nginep di apartemen ada dua kamar. kamu sama Vino di apartemen yang sama." Lanjut Lukman
" Cara bilang bapak bagaimana kalo saya ikut perjalanan dinas?" Tanya Angel bingung
" Serahkan saja sama ahli ngibul kita sayang, semuanya akan beres dalam sekejap." Ledek Vino nepuk bahunya Lukman
" Dasar bos bucin sial." Protes Lukman kesel, bisa bisanya di bilang ahli ngibul
" Kita sudah biasa sayang, saling ledek walaupun akhirnya saling dukung dan saling membantu kok." Lanjut Vino nyengir kuda
" Alasan huh." Protes Angel kesel
__ADS_1
" Kasihan deh hahahaha" Ledek Lukman ketawa puas melihat Angel merajuk ke Vino
Vino ngajak Angel pergi dari pada harus ketemu sama Lukman kelamaan, Vino pegang tangannya Angel untuk jalan.
Dilain sisi, Beby menimbang buah buahan pesenann pembelinya, Beby melihat Teguh duduk santai di counter membuat Beby sedikit kesel bisa bisanya males lebih fokus ngurus jual beli buah dari pada nungguin counter pulsa
" Untungnya Camer nya pak Vino, kalo bukan sudah saya omelin tuh orang." Batin Beby kesel melihat Teguh
Beby nulis hasil timbangannya dan merapihkan kardus pesanan konsumennya.
Dilain sisi Vino mengajak Angel belanja baju dan cemilan untuk besok perjalanan dinas, Vino yang tahu Angel hobi masak akhirnya memutuskan untuk membeli perlengkapan masak untuk Angel. di apartemen Vino enggak menyediakan perlengkapan masak karena Vino selalu pesen online dan lebih praktis.
" Sayang, disana kamu mau masak apa saja selama tujuh hari?" Tanya Vino melihat Angel
" Aku mau masak seafood, sayur, ikan, daging, dan sayur sayang." Ucap Angel, Angel ingin masak enak enak untuk Vino dan memanjakan perut Vino dengan masakannya.
__ADS_1
" Oke sayang, kita belanja itu." Lanjut Vino melihat Angel
Vino bawa mobil menuju mall untuk beli bahan masakan untuk Angel, beberapa cemilan dan minuman segar. Vino berasa beruntung memiliki pacar yang hobi masak.