
promosi karya temen dulu geng sebelum baca next episode yah, jangan lupa vote nya yah semuanya supaya semakin semangat nulisnya jangan lupa vote, like, dan komentar nya yah. semakin banyak vote semakin semangat nulisnya. happy reading new episode semuanya 😋😍
Lukman yang mendengar ucapan Teguh ditelepon tadi, akhirnya menelfon Vino supaya Vino enggak melakukan kesalahan apapun, karena kapan pun Teguh bisa muncul tiba-tiba, Lukman memaklumi keinginan Teguh sebagai orang tua, tapi Lukman enggak bisa egois sama Vino mau bagaimana pun Vino adalah atasannya. Lukman melihat Vino dari monitor CCTV dan langsung menelfon nya.
" Halo bus bucin?" Ledek Lukman melihat Vino lagi merapihkan toko
" Apa sih asisten jomblo" Ledek Vino kesel, nelefon langsung ngeledek dirinya
" Mau kemana? Kok sepertinya mau tutup? Masih sore padahal." Tanya Lukman penasaran
" Mau jalan jalan dong, sama my Angel. mau beli baju dan makan di mall." Lanjut Vino duduk santai di kursi
" Begini nih, kalo toko bukan jadi tempat usaha beneran cuman dijadiin tempat modus, baru juga buka heran." Ucap Lukman kesel, karena biaya yang dikeluarkan enggak murah.
__ADS_1
" Berisik sekali kamu, tujuan nelefon ada apa. mumpung my Angel lagi mandi." Lanjut Vino kesel, nelefon engga penting
" Dikirain lagi santai, setelah pulang dari mall kamu telefon saya. ada hal penting yang mau dibahas soal pak Teguh." Lanjut Lukman akhirnya, Lukman enggak ingin merahasiakan tentang ucapan Teguh kwatir menggagalkan rencana Vino
" Baik lah nanti saya telepon kamu, sudah yah Angel sudah selesai mandinya." Lanjut Vino melihat Angel terlihat cantik, Angel memakai lipstik dan bedak membuatnya semakin cantik dan mempesona
" Sudah siap?" Tanya Vino melihat Angel dari ujung kepala sampai ujung kaki
" Sudah Hayo Budi" Ucap Angel tersipu malu, karena dilihatin Vino tanpa mengedipkan matanya
" Kamu belajar mobil dari kapan? Sepertinya sudah terbiasa?" Tanya Angel melihat Vino
" Dari lulus sekolah, pak Vino sudah minta saya belajar mobil kalo butuh sesuatu bisa beli atau antar barang. memang nya kenapa ?" Tanya Vino melihat Angel sambil senyum manis
" Pantesan lancar sekali, enggak tegang sama sekali." Lanjut Angel melihat Vino, ada kekaguman yang Angel rasakan saat melihat Vino
__ADS_1
Lukman yang melihat monitor CCTV cuman bisa ledekin Vino diam diam, karena Vino pandai sekali membuat Angel memujinya.
" Dasar bos bucin, didepan Angel hidup sederhana sedangkan dibelakang Angel engga kuat dan enggak betah hidup sederhana dasar bucin." Ledek Lukman melihat Vino menjawab pertanyaan pertanyaan yang diberikan Angel.
Dilain sisi, Vino mengajak Angel makan di sebuah cafe yang bagus dan romantis tempat tongkrongan anak muda, Vino sengaja memakai bajunya supaya enggak malu masa muka cakep, bawa mobil, baju lusuh dan sandal jepit. Angel tanya yang dipakenya jawaban Vino santai dibelikan sama pak Lukman, Angel langsung percaya sama bualan nya Vino.
" Tempatnya bagus sekali Budi" Ucap Angel mengagumi dekorasi setiap setiap dinding yang dihias dan beberapa bunga yang dipajang di setiap sudut tempat
" Apa kamu suka saya ajak kesini, memang tempatnya bagus?" Tanya Vino menarik kursi buat Angel
" Suka sekali, Terimakasih sudah ajak saya kesini, apa enggak merepotkan pak Vino sepertinya mahal makanan disini?" Tanya Angel merasa enggak enak
" Katanya bebas kita mau makan dimana dan harganya, sudah nikmatin saja makanan dan suasananya." Lanjut Vino, Vino enggak ingin membahas harga makanan karena Vino sendiri ingin mengajak Angel makan malam ditempat romantis
" Ah, baiklah Budi." Lanjut Angel pasrah, Angel merasa ada yang aneh sama Budi alias Vino tapi Angel engga tahu merasa aneh dalam hal apa sama Vino..
__ADS_1
Angel dan Vino menikmati makanan yang sudah dipesen Vino, Vino diberikan ATM miliknya sama Lukman, sebelum berangkat ke toko sudah mengambil beberapa juta untuk acara jalan jalan malam ini.